Viral Pria Disebut Dosen Paling Jelek, Netizen Terkejut dengan Sosok Aslinya

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 07 Jun 2021 18:06 WIB
Wei Dongyi Foto: Douyin
Jakarta -

Seorang pria 'culun' baru-baru ini muncul dalam sebuah wawancara yang membuatnya tiba-tiba jadi terkenal. Pengajar di Universitas Peking itu kedapatan membawa botol, sekantong bakpao, dengan penampilan berantakan ketika ditanya mengenai pesannya untuk calon mahasiswa baru.

Asisten profesor bernama Wei Dongyi itu menjawabnya dengan canggung yang malah menjadikannya viral. Netizen pun sukses menggali lebih dalam sosok aslinya yang mengejutkan.

Minggu lalu sosok Wei Dongyi jadi perbincangan online. Tak butuh waktu lama untuk netizen mengetahui siapa dia sebenarnya. Pria 29 tahun itu ternyata dijuluki 'Dewa Wei' oleh teman-teman karena kepandaiannya dalam memecahkan soal matematika. Ia juga sering memenangkan olimpiade dan masuk universitas tanpa tes. Fakta-fakta lain di balik penampilannya yang berantakan membuat banyak orang kaget sekaligus kagum.

Salah satu fakta mengejutkan mengenai pria ini adalah ia menolak masuk perguruan tinggi elite di Amerika. Dilansir SCMP, guru SMA Wei Dongyi mengatakan mantan muridnya pernah ditawari jadi kandidat mahasiswa PhD Universitas Harvard. Bahkan universitas bergengsi dunia itu telah mengatakan ia tak perlu melakukan tes bahasa Inggris dan akan menyediakan interpreter. Sayangnya Dongyi tak tertarik.

Sedangkan di kampus tempatnya bekerja, Wei bukan hanya dikenal sebagai 'legenda' matematika tapi juga sosok sederhana yang fokus pada penelitian. Pria yang sering dijuluki 'guru paling jelek di kampus' ini punya kebiasaan-kebiasaan unik yang jauh dari kata mewah. Di balik kepintarannya, banyak orang mengakui jika ia memang tidak pandai berkomunikasi.

Wei DongyiWei Dongyi Foto: Dok. Baidu

"Mengenai perbedaan antara jenius ini dan orang lain, aku pikir dia suka mengecek air atau meteran listrik ketika mengunjungi asrama orang lain. Dia tidak terlalu pandai berkomunikasi. Mungkin mengecek air atau meteran listrik adalah caranya berkomunikasinya dengan orang lain," kata salah satu temannya.

Laporan lain dari Zhejiang Daily menyebutkan jika Wei Dongyi memang suka hidup hemat, tidak menggunakan media sosial, dan tidak suka menjawab telepon. Yang juga mengejutkan adalah penerima beasiswa $15.655 atau Rp 223 jutaan per tahun ini hanya menggunakan 300 yuan atau sekitar Rp 600 ribuan per bulan padahal ia tidak kekurangan uang.

Karena itu, netizen yang awalnya melihat aneh penampilan Dongyi malah memujinya. "Ini seperti jenius dalam satu generasi hanya yang tertarik dengan dunianya sendiri. Kita tidak pernah mengerti kebahagiaannya. Dia tidak peduli dengan opini orang atau yang disebut orang EQ," "Aku hanya bisa memujinya. Bagaimana dia bisa dipandang aneh oleh orang?" tulis netizen.




(ami/ami)