Liputan Khusus Henna Artist

Wanita Depok Bisa Keliling Dunia karena Jadi Henna Artist, Hobi yang Dibayar

Gresnia Arela Febriani - wolipop Minggu, 28 Mar 2021 15:00 WIB
Kisah inspiratif wanita yang menekuni dunia henna. Foto: Dok. pribadi Dewi Henna.
Depok -

Henna artist kini dilirik menjadi suatu profesi yang cukup menjanjikan. Pekerjaan ini menggunakan henna yang berasal dari tumbuhan untuk merias kuku dan tangan. Biasanya para wanita merias kuku dan tangan dengan henna untuk acara tertentu seperti pernikahan. Butuh keahlian khusus untuk melukis tangan dan kuku dengan henna ini.

Salah satu yang memiliki keahlian itu dalah Dewi Masitoh. Merintis bisnis henna melalui Instagramnya @dewihenna, Dewi kini populer di media sosial dengan followers lebih dari 30 ribu.

Menjadi henna artist bagi Dewi seperti melakukan hobi yang dibayar. Pasalnya dia memang sudah hobi melukis dengan henna sejak duduk di bangku SMA.

"Awalnya tahun 2008 pas SMA iseng-iseng tahu ada tato temporer coba-coba di tangan sendiri ternyata bisa dan seru. Seneng aja ada kegiatan baru, terus karena hobi juga. Dari kecil TK dan SD sudah suka melukis dan menggambar," kata Dewi saat dihubungi Wolipop melalui pesan singkat, Kamis (25/3/2021).

Kisah inspiratif wanita yang menekuni dunia henna.Kisah inspiratif wanita yang menekuni dunia henna. Foto: Dok. pribadi Dewi.

Orang pertama yang ia gambar dengan henna adalah ibunya sendiri setelah dia bosan memakai tangan sendiri. Melihat kemampuan Dewi dalam mengaplikasikan henna, pada 2009 ia diminta oleh sepupunya untuk menghias tangan dan kuku untuk hari pernikahan.

"Padahal gambarnya masih belum beraturan. Tapi dari situ jadi ada tantangan buat gambar yang rapi dan bagus," kenang Dewi.

Wanita cantik yang tinggal di Depok, Jawa Barat ini memutuskan untuk serius menekuni profesi henna artist setelah banyaknya permintaan henna yang ia terima. Bermula dari hobi, kini kesukaannya menggambar dengan henna menjadi peluang bisnis.

"2009 akhir setelah lulus SMA dan masuk kuliah. Update di Facebook ternyata ada beberapa teman dari situ lihat dan mau dihenna saat mereka nikah," tuturnya.

Kini berkat profesi sebagai henna artist Dewi bisa mendapatkan penghasilan yang lumayan. Namun semenjak pandemi Corona, dia mengalami penurunan penghasilan karena berkurangnya juga pekerjaan menjadi henna artist untuk acara pernikahan.

"Kalau omzetnya itu nggak bisa diprediksi sih, tapi hitung rata-rata 1 bulan sekitar Rp 7-8 juta sebelum pandemi ya. Kalau untuk sekarang buat aku menurun," ujarnya.

Kuliah Sambil Kerja Jadi Henna Artist

Ketika menjalani pekerjaan sampingan sebagai henna artist, ia mendapatkan dukungan dari kedua orangtuanya. Di sela-sela hari libur kuliahnya, ia mengambil pekerjaan sebagai henna artist.

"Kalau saat kuliah sih dukung-dukung aja, karena kan jalanin jobnya setelah kuliah ataupun kan lebih seringnya weekend. Jadi mendukung karena uang jajan udah punya sendiri dan beli apa udah pakai uang sendiri saat kuliah," jelas lulusan Universitas Negeri Jakarta jurusan PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) itu.

Setelah lulus kuliah, Dewi mengalami dilema. Dia bingung apakah akan menjadikan profesi henna artist sebagai pekerjaan utama atau bekerja kantoran.

"Sempat nggak dibolehin orangtua, harus tetep kerja juga. Tapi dari hati itu kayak menolak buat kerja, jadi dengan tekad bilang ke orangtua. Insya Allah ini jadi kerjaan yang diseriusin," lanjut Dewi.

Kisah inspiratif wanita yang menekuni dunia henna.Kisah inspiratif wanita yang menekuni dunia henna. Foto: Dok. pribadi Dewi.

Wanita yang berusia 29 tahun itu menjelaskan henna adalah seni tradisional yang harus terus dilakukan supaya tidak hilang dan punah. Zaman dulu henna digunakan para istri untuk mempercantik diri khusus buat suami.

"Makanya tradisi di Indonesia itu dipakainya saat menikah, selain untuk suami itu juga sebagi tanda kalau kita sudah menikah," imbuhnya.

Dewi menambahkan jika henna bukan hanya bisa digunakan untuk mempercantik tangan dan kuku di acara pernikahan saja. "Semua bisa kok pakai henna asal tahu fungsinya untuk apa. Kalau hias-hiasan di tangan ya khusus perempuan, dari anak-anak sampai ibu hamil pun aman," jelasnya.

Dalam melukis menggunakan henna, Dewi mengaku tak ada teknik khusus. Ia hanya mengandalkan imajinasinya untuk memperkaya motif lukisan henna.

"Kalau untuk teknik itu lebih ke selera, suka ke arah desain Arabic atau Indian. Kesulitan teknik nggak ada. sesuai imajinasi aja. Paling kesuliatan yang sering dialami cari bahan Henna yang kulitasnya bener-bener bagus dan aman untuk semua jenis kulit," terang Dewi.

Kisah inspiratif wanita yang menekuni dunia henna.Kisah inspiratif wanita yang menekuni dunia henna. Foto: Dok. pribadi Dewi.

Keliling Dunia Berkat Henna

Dewi mengungkapkan berkat keahliannya dalam dunia henna ia bisa berkeliling dunia. Dia pun bisa berkenalan dengan berbagai kalangan selebriti dan selebgram ternama tanah air.

"Sukanya bisa keliling dunia, ibadah umrah gratis dan ketemu banyak orang yang membuat ilmu kita semakin banyak," kata Dewi saat ditanya apa hal yang menyenangkan dari profesinya.

Selama bekerja sebagai henna artist, Dewi mengaku tak ada duka yang berarti. Apalagi baginya pekerjaan ini adalah hobinya. Jadi dia seperti melakukan hobinya saja dan menyenangkannya dia dibayar.

Karena ini hobi jadi dijalaninnya selalu happy. Paling mood dari diri sendiri aja. Tapi kalau sudah ketemu klien dan mulai gambar pasti mood jeleknya hilang dan seneng-seneng aja," tambahnya.

Populer sebagai henna artist, Dewi pernah mendapatkan kesempatan untuk bergabung mengisi acara di Kementerian Pariwisata dan weddding organizer kelas dunia. Sedangkan beberapa selebgram dan artis ibukota yang pernah menjadi kliennya di antaranya Dian pelangi dan Adelia Pasha.

Pengalaman tak terlupakan bagi Dewi saat menjalani pekerjaan sebagai henna artist adalah dia pernah dilamar oleh seorang pria Arab. "Pernah diajak nikah sama orang Arab, pas lagi ngehenna di Arab acara Kementrian Pariwisata," kata Dewi.

Dewi kini sudah menjalani pekerjaan sebagai henna artist selama 11 tahun. Dia masih tidak menyangka bisa keliling Indonesia dan dunia karena profesi henna artist yang dijalaninya.

"Dari awal mulai ngejalanin, banyak yang sudah skeptis, kenapa nggak ngajar, nggak daftar CPNS, nggak kerja setiap hari, cuma ngehenna aja kan sayang ijazahnya. Tapi ternyata dari nghenna sedikit bisa membanggakan orangtua sekarang," tutupnya.

Kisah inspiratif wanita yang menekuni dunia henna.Kisah inspiratif wanita yang menekuni dunia henna. Foto: Dok. pribadi Dewi.
(gaf/eny)