Pakai Piyama Saat WFH Tidak Disarankan, Bisa Ganggu Kesehatan Mental

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 04 Feb 2021 09:39 WIB
Mobile Office at home. Young woman in pajamas sitting on bed at home working using on laptop pc computer. Lifestyle girl studying indoors. Freelance business quarantine concept Foto: Getty Images/iStockphoto/Iuliia Zavalishina
Jakarta -

Salah satu keuntungan dari WFH adalah bisa terlepas dari tuntutan untuk tampil rapi. Saat bekerja di rumah pasti banyak orang yang tidak mengutamakan mandi hingga menjadikan piyama untuk baju sehari-hari. Hal tersebut mungkin tidak salah tapi memang kurang disarankan. Menurut penelitian terbaru, bekerja pakai piyama bahkan bisa merugikan kesehatan mental.

Di rumah memang paling nyaman pakai piyama. Namun tanpa disadari jika mengenakan baju yang biasa dipakai tidur untuk bekerja dapat berkontribusi pada kesehatan jiwa. Hal itu pun terungkap dalam sebuah studi yang baru-baru ini dilakukan Medical Journal of Australia. Hasil menunjukkan jika mereka yang pakai piyama untuk WFH mengalami gangguan pada mental mereka.

Eksperimen dilakukan untuk mengetahui apakah busana mempengaruhi produktivas kerja saat WFH. Para peneliti pun meminta sejumlah staf (peneliti dan bukan peneliti) serta mahasiswa di lima institut medis di Sydney, New South Wales untuk jadi partisipan. Hasil studi mengungkap bahkan jika partisipan hanya memakai baju tidur sehari dalam seminggu, mereka mengalami penurunan kualitas kesehatan mental selama bekerja di rumah.

Banyak orang berpikir jika piyama tidak baik dipakai saat kerja karena bikin malas kerja. Namun penelitian membuktikan pemakaian baju tidur tidak terlalu berdampak dengan produktivitas secara keseluruhan.

Namun kadang hal ini juga bisa berbeda untuk setiap orang. Berdasarkan studi, pekerja yang juga merupakan orangtua terlihat tidak memiliki banyak masalah mental selama mereka WFH. Namun produktivitas mereka bisa menurun karena adanya anak-anak. Begitu juga dengan pekerja yang baru memulai karier cenderung lebih mudah terganggu produktivitasnya dibanding rekan-rekan senior selama pandemi.

Penelitian ini tidak berbicara bahwa piyama akan menyebabkan masalah kesehatan mental yang serius di masa depan. Tapi yang pasti mengenakan busana lebih rapi saat WFH bisa membantu mengurangi keparahan depresi bagi mereka yang mengalami atau rentan mengalaminya.

"Saran simpelnya adalah ganti baju sebelum mulai bekerja di pagi hari mungkin bisa melindungi dari efek pembatasan COVID-19 pada kesehatan mental dan mungkin akan lebih murah daripada baju tidur atau loungewear fashionable yang sedang populer ketika bekerja di rumah jadi norma baru," kata peneliti.

(ami/ami)