5 Tokoh Wanita Palestina yang Terkenal dan Inspiratif
Perjuangan rakyat Palestina selalu menarik perhatian sebagian warga Indonesia. Apalagi sampai saat ini warga Palestina belum bisa meraih kebebasannya. Perjuangan rakyat Palestina ini sendiri juga melibatkan sejumlah tokoh wanita inspiratif.
Mohammed El-Kurd seorang penulis dari Yerusalem mengungkap bagaimana perjuangan wanita Palestina lewat kisah yang diceritakan oleh neneknya. Sampai sekarang jarang sekali ia melihat atau membaca esai atau artikel dari Barat tentang wanita Palestina yang sebenarnya.
"Esai Barat yang bermaksud baik tentang wanita Palestina justru sering kali menghina dan mereduksi, menggambarkan wanita yang tidak berdaya, tidak berpendidikan, dan stereotip yang digambar dengan warna orientalisme. Belum lagi artikel-artikel Barat yang secara terang-terangan melukiskan perempuan Palestina sebagai teroris," ujarnya dikutip dari Al-Jazeera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana perjuangan para wanita Palestina? Kelima tokoh wanita Palestina yang inspiratif ini bisa menjadi gambarannya. Mereka membela dan memperjuangkan tanah kelahirannya sendiri dengan cara masing-masing.
Berikut lima tokoh wanita Palestina yang terkenal dan inspiratif:
1. Laila Shawa
Laila Shawa lahir pada tahun 1940 dari salah satu keluarga lama pemilik tanah Gaza, Laila Shawa berusia 8 tahun saat keluarganya terpaksa mengungsi dari Palestina. Sejak itu dia tinggal dan bekerja dari London dan Vermont, tetap berhubungan dekat dengan Palestina melalui bantuan kemanusiaan dan seni.
Laila Shawa Foto: Dok. Facebook Laila Shawa |
Shawa belajar di Sekolah Seni Leonardo da Vinci di Kairo dan Akademi Seni Rupa di Roma. Karyanya sejak itu membentuk ruang di mana dia memberikan suara kepada orang-orang Palestina di saat mereka tidak dapat berbicara untuk diri mereka sendiri.
Dengan karya yang ditampilkan dalam pameran di seluruh dunia, Shawa baru-baru ini memulai kritik sosio-politik terhadap peran perempuan di dunia Arab, mengangkat isu-isu kolonialisme, patriarki, ekstremisme, dan seksisme.
2. Linda Sarsour
Linda Sarsour adalah aktivis keadilan rasial dan hak sipil pemenang penghargaan, pengorganisir komunitas, maverick media sosial, pejuang Islam, dan ibu dari tiga anak.
Limda dikenal sebagai wanita yang berambisi, blak-blakan dan berani. Linda mengubah stereotip perempuan Muslim sambil juga menghargai warisan agama dan etnisnya. Dia adalah seorang Amerika Muslim Palestina yang besar di Brooklyn, New York.
Linda Sarsour Foto: Dok. Facebook Linda Sarsour |
Ia berada di garis depan kampanye hak-hak sipil besar, menyerukan diakhirinya pengawasan yang tidak beralasan terhadap komunitas Muslim New York dan bekerja untuk membangun solidaritas di antara komunitas Muslim Amerika.
Linda adalah anggota Justice League NYC, sekelompok aktivis dan seniman yang berdedikasi untuk mereformasi sistem peradilan pidana. Dia adalah penyelenggara terkemuka Women's March Januari lalu.
KLIK DI SINI untuk membaca siapa lagi tokoh wanita Palestina yang terkenal dan inspiratif.
(eny/eny)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Cegah Retur Nakal, Penjual Online Pakai Label Unik Mouse Pad-Pakaian Dalam
Daddoa YouTuber KBeauty Meninggal di Usia 29, Pernah Curhat Soal Bullying
Viral Wanita Jadi Operator Ekskavator, Dihias Motif Hello Kitty Biar 'Girlie'
6 Artis Beri Bonus Akhir Tahun untuk Staf, Lisa BLACKPINK Kasih Tas LV
Sosok Ben Gordam, Bos Brand Parfum Byredo yang Disebut Pacar Kendall Jenner
Rebutan Uang Duka, Konflik Menantu dan Mertua Berujung Tragis
Potret Cilia Flores, Istri Presiden Venezuela Maduro yang Ikut Ditangkap AS
Kisah Cinta Viral: Wanita 50 Tahun Nikahi Pria 23 Tahun, Kenalan dari TikTok
Era Glitchy Glam 2026, Saat Kecantikan Tidak Sempurna Justru Jadi Tren













































