Kumpulan Chat Pelamar Kerja Tak Punya Etika Bikin Netizen Geleng Kepala

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 19 Nov 2020 13:11 WIB
fokus gaji 8 juta Foto: Dok. iStock
Jakarta -

Umumnya para pelamar akan menunjukkan sikap sebaik mungkin di hadapan para perekrut. Harapannya tentu agar terlihat potensial untuk diterima kerja. Tapi sepertinya tidak semua orang punya pengertian akan etika dasar di lingkungan profesional. Belakangan beredar chat-chat antara pelamar yang bikin netizen syok karena kurangnya sikap sopan santun mereka.

Dalam sebuah akun base menfess @tubirfess beberapa waktu lalu ramai dibahas mengenai chat-chat orang-orang yang ingin melamar kerja. Di luar dugaan ternyata banyak orang yang seperti tidak butuh pekerjaan. Berdasarkan skrinsut percakapan yang dikirim, sejumlah orang tampak tidak mengetahui etika dasar dan sikap profesional yang terlihat lucu sekaligus bikin miris.

Dalam empat percakapan yang terkirim di akun @tubirfess, para pelamarnya terlihat tidak mau ribet dalam mengikuti proses mendapatkan pekerjaan. Terlebih hal tersebut ditunjukkan dengan kalimat yang tidak menyenangkan atau menunjukkan kesopanan.

Kalimat seperti, 'Gue nanya benar kali. Situnya aja belagu', 'Yang gajinya paling gede di posisi apa kakak?', 'Gak jadi deh ribet', 'Ribet bapak/ibu yah. Mendingan saya ngelamar jadi polisi sekalian' tentu tidak seharusnya dikirim kepada HRD, calon manajer, atau perekrut kerja.

Dan kasus seperti itu ternyata tidak hanya terjadi pada pengirim saja. Di kolom komentar, banyak netizen yang juga pernah mengalami hal serupa. Seorang wanita dengan akun @LailyDinda mengaku hal itu didapatkannya setiap hari. Mulai dari mengirim huruf 'p', menelepon pukul 24:00 hingga memaksa minta dicarikan pekerjaan.



Beberapa juga mengirimkan testimoni berhadapan dengan pelamar yang bikin geleng-geleng kepala. Ternyata memang banyak orang yang merasa membuat lamaran dan wawancara kerja adalah sesuatu yang menyusahkan.

Selain kemampuan dan nilai akademis, sikap dan etika profesional juga sangat diperlukan ketika melamar kerja. Orang yang dianggap punya kepribadian dan perilaku yang baik bahkan lebih dianggap potensial untuk diterima kerja. Etika dan kesopanan tersebut mungkin bukan suatu yang tertulis dalam kualifikasi tapi penting ditunjukkan baik ketika bertemu langsung atau via chat.

Kamu yang berniat untuk mencari pekerjaan melalui pesan atau telepon, berikut tujuh etika berbicara dengan perekrut:

1. Bicara dengan sopan dan formal. Ucapkanlah salam pembuka dan bertanya dengan hormat. Jika mengetahui nama perekrut, panggil dengan ucapan yang menghormati atau sesuai.
2. Perlihatkan respon yang menampakkan bahwa kamu tertarik untuk bekerja di perusahaan tersebut.
3. Jangan keluar topik apalagi sampai minta dicarikan pekerjaan di tempat lain.
4. Banyaklah mendengar apa yang dikatakan calon manajer, perekrut, atau pewawancara. Hindari terlalu banyak bicara atau bertanya yang kurang relevan.
5. Tidak ada salahnya untuk melakukan 'small talk' atau mengobrol sebentar dengan lawan bicara terkait pekerjaannya atau perusahaan. Hal ini membuat kamu terlihat lebih cerdas dan ramah.
6. Jika harus mengontak perekrut, pertimbangkanlah waktu. Hubungi mereka di waktu kerja melalui pesan atau email.
7. Hindari memberikan kesan negatif dengan mengeluh mengenai pekerjaan yang dilamar atau pekerjaan kamu sebelumnya. Meski kamu tidak ingin diterima, hal itu bisa membuat imej kamu jelek dan mengurangi kesempatan kerja selanjutnya.

(ami/ami)