Liputan Khusus Wisuda Online

Wisuda Online Sendiri Tanpa Ortu, Anak UI Ini Ungkap Kisah Sedihnya

Gresnia Arela Febriani - wolipop Minggu, 11 Okt 2020 18:30 WIB
Anastasya Leony yang memakai toga Foto: Dok. pribadi Leony.
Jakarta -

Wisuda merupakan momen yang paling dinanti bagi mahasiswa. Dan biasanya saat wisuda, orangtua serta keluarga lainnya ikut hadir menyaksikan langsung momen membanggakan tersebut. Sayangnya tak semua mahasiswa bisa merasakan momen tersebut bersama orangtua atau keluarga tercinta.

Dan di tengah pandemi Corona ini pun para mahasiswa yang sudah lulus tak bisa menjalani prosesi wisuda sebagaimana biasanya. Wisuda kini dilakukan secara virtual untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Anastasya Leony yang merupakan lulusan jurusan Teknik Sipil Universitas Indonesia termasuk salah satu yang harus menjalani wisuda online ini. Lebih sedihnya, Leony menjalani wisuda online tersebut sendirian tanpa didampingi kedua orangtuanya.

"Aku asalnya dari Bandung dan aku di sini ngerantau. Jadi mau nggak mau wisudaku sendiri. Kemarin kebetulan aku sudah langsung keterima kerja dan tidak bisa pulang karena WFO (work from office atau bekerja di kantor). Orangtua juga nggak bisa datang karena masih bekerja," kata Leony yang akan menjalani wisuda online bersama wisudawan Universitas Indonesia lainnya pada 16 Oktober 2020.

Anastasya Leony yang memakai togaAnastasya Leony berfoto memakai toga, persiapan wisuda online. Foto: Dok. pribadi Leony.

Menjalani wisuda online sendirian tanpa didampingi orangtua, Leony pun merasa sedih. Apalagi biasanya momen wisuda merupakan salah satu peristiwa penting dalam hidup yang dihabiskan bersama keluarga atau orang tersayang.

"Aku sedih karena kepenginnya sama keluarga, senang-senang bareng. Biasanya wisuda itu makan-makan atau didatangin pacar. Kalau wisuda online kan nggak bisa. Mau nggak mau kan? Tapi di balik kesedihan aku, sebenarnya seneng juga karena akhirnya setelah menjalani satu semester dan skripsi nggak bisa penelitian, harus memakai software semuanya, akhirnya bisa lulus tapi nggak ngulang satu semester," ucap wanita 22 tahun itu saat berbincang dengan Wolipop, Kamis (8/10/2020).

Leony menambahkan kedua orangtuanya juga merasa senang karena dia sudah berhasil menjadi sarjana teknik. Meskipun mereka tidak bisa ikut menemaninya wisuda online, keduanya tetap ingin mengadakan sesi foto usai wisuda, saat bertemu nanti.

Menjadi sarjana yang harus menjalani wisuda online, Leony mengaku perasaannya campur aduk. "Semua angkatan aku merasakannya sedih pasti tapi senang juga karena sudah lulus. Apalagi situasi pandemi dan demo saat kami lulus. Jadinya lulusan aku kerjanya jadi dipersulit," kata wanita yang sudah dua bulan ini bekerja di sebuah perusahaan interior di kawasan Jakarta Timur itu.

(gaf/eny)