Populer Sepekan: Pria Indonesia Dibayar Adobe Rp 90 Juta, Jago Edit Foto

Rahmi Anjani - wolipop Minggu, 13 Sep 2020 18:30 WIB
Kevin Pramudya Utama Kevin Pramudya Utama. Foto: Instagram @pramudyakevin
Jakarta -

Kisah Kevin Pramudya Utama menginspirasi banyak anak muda untuk jadi insan kreatif. Berbekal kemampuan edit foto, ia direkrut perusahaan software Adobe dan dibayar Rp 90 juta. Kesuksesannya pun menarik perhatian banyak pembaca Wolipop dalam sepekan ini.

Bagaimana ceritanya?

Awalnya pemilik akun Twitter @sadness_loop tersebut menulis bahwa ia dihubungi Adobe hingga dikontrak dengan bayaran US$ 6000 atau sekitar Rp 90 jutaan. Karena mendapat banyak respon positif untuk menceritakan kisahnya, pria yang tinggal di Jepang itu mengungkapnya menjadi sebuah thread yang jadi viral. Ternyata Kevin sukses direkrut Adobe setelah mencoba mengikuti sebuah kontes foto.

Dalam cuitannya, Kevin yang telah dikonfirmasi Wolipop untuk diangkat kisahnya ini menulis bahwa ia menyukai dunia fotografi. Beberapa waktu lalu pria 23 tahun itu pun mengikuti kontes Lightroom yang diadakan Adobe dan JNTO (Japan National Tourism Organization). Sempat pesimis akan menang, ternyata dua foto Kevin terpampang di daftar para juara. Saking tidak disangkanya, ia mengaku menangis.

Kevin Pramudya UtamaKevin Pramudya Utama. Foto: Instagram @pramudyakevin

"11 Maret 2020, Foto saya muncul ga tuh di paling atas sendiri, menangidddddd rasanya demi apapun, pulang kerja sepanjang perjalanan nangis karena terharu bangsat menang ga tuh wkwowkwokwo ga nangis dirumah karena malu diliatin temen serumah," tulisnya.

"Ga cukup sampai di situ, scroll kebawah lagi niatnya ngecek pemenang yang lain juga, DEMI APA TERNYATA ADA FOTO SAYA YANG LAIN LAGI, dipilih sama sponsor yang lain, mau meninggal aja udah..," tambahnya.

Meski dua fotonya sukses juara, kemenangan tersebut sebenarnya tidak membawa hadiah. Tapi perjuangan Kevin mengirim sejumlah fotonya untuk lomba ternyata tidak sia-sia. Karena beberapa hari setelahnya ia malah dihubungi oleh product manager Adobe untuk diajak bekerja sama. Tak lama kemudian, mereka mengadakan meeting.

"Ternyata ga main-main, saya yang sama sekali belum pernah online meeting seumur hidup sekalinya online meeting langsung sama Adobe, rambut disisir rapi pokoknya udah kayak anak kecil abis mau main sore-sore tuh tinggal dibedakin aja, udah terobos aja lah yang penting yakin," tulisnya.

Kevin Pramudya UtamaKevin Pramudya Utama. Foto: Instagram @pramudyakevin

Dari situlah, Kevin mendapatkan pekerjaan untuk membuat Discovery Files dan 20 tutorial editing untuk Lightroom. Proyek itu pun diakuinya butuh perjuangan yang 'berdarah-darah' namun untungnya dapat diselesaikan dengan baik.

Kevin pun mengisahkan bahwa dulu editannya sering diejek namun kini mendapatkan kesempatan untuk bekerja sama dengan sebuah perusahaan software grafis besar. "Gimana ga nyangka coba, saya itu editannya dulu cuma diejek, direndahin, dan segala macem yang pokoknya jahat deh :') eh kok bisa-bisanya dipercaya Adobe buat bikin tutorial edit foto, sekali lagi, rencana Tuhan emang ga ada yang tau.."



Simak Video "Louis Partridge, Si Tewksbury yang Curi Perhatian di 'Enola Holmes'"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/hst)