McDonald's Gugat Mantan CEO karena Pacaran dengan Banyak Karyawan

Hestianingsih - wolipop Selasa, 11 Agu 2020 16:40 WIB
CHICAGO, IL - JUNE 04:  McDonalds CEO Stephen Easterbrook unveils the companys new corporate headquarters during a grand opening ceremony on June 4, 2018 in Chicago, Illinois.  The company headquarters is returning to the city, which it left in 1971, from suburban Oak Brook. Approximately 2,000 people will work from the building.  (Photo by Scott Olson/Getty Images) Steve Easterbrook, mantan CEO McDonald's. Foto: Getty Images
Jakarta -

Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin itu pepatah yang tepat untuk menggambarkan nasib mantan CEO McDonald's Steve Easterbrook. Setelah dipecat pada 2019 lalu karena ketahuan pacaran dengan karyawan, kini perusahaan yang pernah dipimpinnya itu, mengajukan gugatan hukum terhadapnya.

McDonald's menggugat Steve Easterbrook karena berbohong terkait hubungan asmara yang terjadi di perusahaan. Dia diduga memberikan informasi yang tidak benar selama penyelidikan dan kini ia dituntut untuk memulihkan manfaat kompensasi PHK.

Saat skandal asmara Steve Easterbrook pertama kali terkuak pada November 2019, pria 53 tahun ini mengaku hanya memacari seorang karyawan. Namun setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut ditemukan bahwa dia terlibat asmara dan hubungan seksual dengan lebih dari tiga orang.

Dalam dokumen yang dilayangkan pada Senin (10/8/2020), McDonald's mengklaim berdasarkan investigasi internal yang dilakukan perusahaan, Steve Easterbrook telah bohong dan menghancurkan bukti-bukti untuk menutupi tabiat aslinya. Tak hanya berhubungan seksual, dia juga terlibat sexting atau saling berkirim pesan teks seksual dengan karyawan.

"Hasil investigasi mengonfirmasi bahwa dugaan hubungan asmara itu benar terjadi dan bersifat non-fisik, melibatkan berkirim pesan teks dan video call," demikian bunyi dokumen tersebut, seperti dikutip dari CNN.

Hubungan asmara Steve Easterbrook dengan tiga karyawan disebut berlangsung beberapa minggu di tahun yang sama sebelum dia dipecat. McDonald's juga mengklaim sudah mengantongi bukti-bukti adanya hubungan terlarang mulai dari bukti foto telanjang, nyaris telanjang, atau foto dan video tak senonoh beberapa wanita.

Dia diduga mengirimkan foto-foto tersebut dari email kantor ke email pribadinya. Investigasi juga menemukan bahwa Steve Easterbrook telah memberikan gratifikasi dalam jumlah besar kepada salah satu karyawan yang terlibat dalam skandal itu, saat keduanya menjalin hubungan asmara. Dan dia terbukti telah berbohong kepada penyidik tentang hal itu.

Sebelumnya karena pemecatan, Steve Easterbrook dijanjikan uang pesangon sebanyak 26 minggu gaji, sekaligus pembagian bonus yang nilainya USD 42 juta atau sekitar Rp 619 miliar.

Steve Easterbrook dipecat setelah empat tahun menjabat sebagai CEO McDonald's. Sebagai salah satu perusahaan cepat saji raksasa, McDonald's menetapkan aturan yang melarang atasan berhubungan asmara dengan bawahan.



Simak Video "Kenali Arti Warna-warni Buah dan Sayur"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)