Liputan Khusus TKI Jadi YouTuber

Cerita Nindi Jadi TKI YouTuber di Korea: Hidup di Sana Tak Seindah Drakor

Gresnia Arela Febriani - wolipop Minggu, 05 Jul 2020 15:41 WIB
nindi yusinta TKI sukses jadi YouTuber di Korea Selatan, Nindi Yusinta. Foto: instagram @nindiyusinta
Jakarta -

Korea Selatan masih menjadi negara favorit untuk merantau, karena gajinya yang menggiurkan dibanding negara lainnya. Satu dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang beruntung bisa bekerja di sana adalah Nindi Yusinta.

Bukan hanya menjadi TKI, Nindi pun merintis karier sebagai YouTuber. Saat berbincang dengan Wolipop, wanita 26 tahun itu mengungkapkan awalnya dia tidak terpikir bekerja di Negeri Ginseng karena membutuhkan biaya yang cukup besar. Nindi mengaku berasal dari keluarga yang sangat sederhana.

"Saya berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja bahkan bisa dibilang pas-pasan atau minus. Lulus sekolah SMA, saya langsung kerja di salah satu pabrik sepatu di kota Pandaan, Pasuruan untuk membantu orangtua. Tapi upah hanya pas-pasan untuk kebutuhan sehari-hari dan bayar kost. Apalagi untuk membantu meringankan beban orangtua saya yang lumayan berat," kata Nindi saat dihubungi Wolipop, Jumat (3/7/2020).


Anak pertama dari dua orang bersaudara ini mengaku keinginan untuk bekerja di Korea datang setelah diyakinkan kekasihnya yang kini sudah jadi suami. Sang kekasih bernama Andik sudah lebih dulu kerja menjadi TKI di Korea Selatan.

"Andik dan orangtuanya mendukung saya untuk mencoba mengikuti tes ke Korea. Bahkan dia meminjamkan uang kepada saya yang bagi saya tidak sedikit untuk proses kerja ke Korea. Pada Februari 2014 saya mulai kursus bahasa Korea, Juni 2014 saya ikut tes. Alhamdulillah lulus. Lalu Januari 2015 saya ikut preliminary training di Jakarta. Hingga akhirnya 10 Februari 2015 saya bisa terbang ke Korea," jelas wanita asal Blitar, Jawa Timur ini.

nindi yusintaTKI sukses jadi YouTuber di Korea Selatan, Nindi Yusinta. Foto: instagram @nindiyusinta


Wanita berambut panjang ini mengaku tak menemukan kesulitan saat pertama kali tinggal di Korea dan bekerja di pabrik. Hal itu karena dia sudah pernah bekerja di pabrik di Indonesia selama tiga tahun.

"Saya cuma butuh sedikit adaptasi di makanannya aja, apalagi bau kimchi," kata Nindi seraya tertawa.


Nindi bekerja di kota Gwangju, Jeollanam Do, Korea Selatan. Ia menjadi karyawan pabrik bagian operator mesin, pengecekan barang, packing dan pekerjaan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan pabrik. Setelah dua tahun lebih menjadi TKI di Korea Selatan dan seiring semakin populernya YouTube, Nindi pun mencoba membuat video mengenai kesehariannya di Negeri K-Pop tersebut. Dia melakukan itu dengan tujuan mengabadikan momen-momen pengalamannya di Korea.

"Niatnya ya cuma pengin mengabadikan momen aja waktu saya bekerja di Korea. Menurutku kalau ditaruh YouTube, sewaktu-waktu saya kangen Korea, bisa liat videoku di situ gitu," ujar Nindi.

nindi yusintaTKI sukses jadi YouTuber di Korea Selatan, Nindi Yusinta. Foto: instagram @nindiyusinta


Isi konten Youtube Nindi seputar kegiatannya saat bekerja sebagai karyawan pabrik, kehidupan di Korea, makanan khas Korea dan tema lainnya. Akun Youtubenya dengan nama Nindi Yusinta mulai dikenal sejak dia membuat konten tentang situasi tempatnya bekerja yang berjudul 'PABRIK tempat kerja ku di KOREA SELATAN || begini penampakannya .. 😂.' Video tersebut sudah ditonton lebih dari 200.000‬ kali.

Nindi sudah mendapatkan 22.800 Subscribers di akun Youtubenya. Dengan malu-malu, dia enggan menyebutkan apa saja yang diperolehnya dengan menjadi TKI YouTuber.

[Gambas:Youtube]




"Maaf nggak bisa nyebutin satu-satu. Tapi paling nggak, sudah bisa buat hidup kita lebih baik. Sudah bisa mandiri sama suami. Dari materi, sejujurnya belum ada. Walaupun sudah dapat hasil dari adsense tapi uangnya belum bisa dicairin," ucapnya.

Di akhir wawancara, Nindi pun memberikan tambahan pengalamannya saat bekerja di Korea.

"Saya pernah buat video yang judulnya 'Korea tak seindah poto profil' di situ saya memberikan penjelasan bahwa memang di Korea tak seindah dramanya (karena saya ke Korea memang untuk jadi buruh bukan untuk main drama). Aku pernah tinggal di kontainer, bukan masalah kalau di negara tropis kaya Indonesia. Tapi kalau di Korea yang punya 4 musim itu lumayan jadi challenge buat saya," tuturnya.

"Apalagi waktu musim dingin yang suhunya bisa -15°C itu dingin banget walaupun di dalam lantainya ada penghangat dan heater yang bentuknya kayak kipas angin itu, tetap saja masih kerasa dingin. Setiap TKI mengalami masalahnya masing-masing. Aku masih beruntung karena pabrikku jujur, gaji selalu tepat waktu, orang-orangnya termasuk baik-baik," pungkas Nindi.



Simak Video "Louis Partridge, Si Tewksbury yang Curi Perhatian di 'Enola Holmes'"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/hst)