Gugat Perusahaan karena Pekerjaan Membosankan, Pria Ini Dapat Rp 574 Juta

Vina Oktiani - wolipop Rabu, 10 Jun 2020 11:07 WIB
ilustrasi pria depresi Foto: iStock
Prancis -

Bekerja adalah salah satu cara untuk menghasilkan uang dan memenuhi kebutuhan hidup. Sayangnya tidak semua orang bisa memilih untuk memiliki pekerjaan enak, menyenangkan, atau sesuai minatnya.

Seperti pria yang satu ini. Saking membosankan pekerjaannya, pria asal Prancis ini melaporkan dan menggugat perusahaan.

Seperti dikutip dari Daily Mail, pria bernama Parisian Frederic Desnard ini pada 2015 bekerja sebagai manajer di Interparfum. Awalnya Desnard menggugat perusahaan wewangian itu sebesar Rp 8 miliar karena telah memberikan pekerjaan yang menurutnya sangat membosankan sehingga membuatnya depresi dan terpaksa keluar dari pekerjaannya tersebut.


Desnard mengatakan bahwa selama 4 tahun berada di dalam perusahaan yang berbasis di Paris itu, ia terpaksa mengerjakan tugas-tugas kasar sebagai konsekuensi karena telah kehilangan sejumlah klien penting. Tugas-tugas tersebut yang kemudian membuatnya merasa tertekan, hancur, dan malu.

Desnard juga sempat dikeluarkan dari pekerjaannya selama 6 bulan karena kondisi kesehatan mental yang memburuk akibat kebosanan di tempat kerjanya tersebut. Hal itu membuatnya merasa seperti tidak berguna lagi bagi perusahaan.

Pihak pengadilan lantas membandingkan kondisi 'bore-out' atau membosankan yang dialami oleh Desnard dengan 'burn-out' yang merupakan kebalikan dari kondisi tersebut, dimana seseorang merasa memiliki gangguan syaraf karena memiliki tugas yang terlalu banyak. Jenis pekerjaan yang dinilai membosankan oleh Desnard adalah ketika dirinya harus mengonfigurasi tablet CEO dan mengawasi para pedagang di rumah bosnya.


Pengadilan lalu memutuskan bahwa terdapat hubungan antara masalah kesehatannya dengan perubahan yang dialaminya dalam pekerjaan. Desnard pun akhirnya mendapatkan kompensasi sekitar Rp 574 juta dari gugatannya tersebut.

Perusahaan parfum tempatnya bekerja sendiri mengklaim bahwa Desnard tidak pernah menceritakan dan membuat perusahaannya tersebut paham akan apa yang dideritanya. Para ahli sendiri percaya bahwa sepertiga dari para pekerja di Prancis juga mengalami apa yang dirasakan oleh Desnard di tempat kerja.

[Gambas:Youtube]





Simak Video "Kondisi Hati Penentu Performa Milenial Dalam Bekerja"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/hst)