Karena Corona, Pramugari Ini Beralih Profesi Jadi Pekerja Supermarket

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 28 Apr 2020 09:39 WIB
Sara Haider Foto: Instagram @flygirlfitness_uk
Jakarta -

Pandemi Corona membuat banyak orang kehilangan penghasilan dan pekerjaan. Tak hanya pedagang atau pekerja di tempat publik, profesi pramugari juga terancam karena penyakit menular ini. Seorang pramugari pun bercerita mengenai kesehariannya yang beralih dari melayani penumpang pesawat menjadi menata barang di supermarket.

Sara Haider dan 8000 pekerja Virgin Atlantic lain terpaksa harus cuti dari pekerjaannya sebagai pramugari. Dari profesi yang dikenal glamour tersebut, Sara beralih ke supermarket karena tidak ingin duduk diam di rumah dan tidak melakukan apa-apa meski gaji pekerjaan barunya tidak seberapa. Selain untuk menambah penghasilan, Sara pun ingin membantu lingkungan di masa krisis ini.

"Aku melamar untuk bergabung dengan tim di Asda jadi aku bisa berkontribusi dalam komunitas. Apakah itu dengan terbang ke AS, Karibia, Timur Jauh atau Afrika Selatan, aku selalu senang bekerja dengan orang dan tetap aktif.

"Jadi pekerjaan ini cocok untukku selama menunggu kehidupan kembali normal. Aku sangat beruntung bisa mendapatkan pekerjaan baru dan aku sangat senang bisa mengambil peran dalam menyediakan makanan untuk bangsa," kata Sara kepada Dailymail.

"Negaramu membutuhkanmu. Jika itu menjadi garda terdepan dalam menata rak atau mengendarai truk pengantar, aku siap. Aku menghabiskan kebanyakan pagiku melamar pekerjaan seperti ini. Jika aku tidak dapat melakukan dua karier sekarang aku ingin membantu negara ketika dibutuhkan," ungkap wanita 36 tahun yang juga binaragawan itu di Instagram.
Sebelum lockdown ditetapkan, Sara masih sempat bekerja sebagai pramugari akhir Maret lalu. Ia pun berharap bisa berjumpa lagi dengan para penumpang dan perusahaannya bisa melalui krisis pandemi.
Sebelumnya bos Virgin Atlantic Richard Branson dikritik karena meminta uang bantuan dari pemerintah karena pandemi Corona meski ia sendiri dikenal sebagai salah satu orang terkaya dunia.


Simak Video "Merugi Rp 6,4 Triliun Saat Corona, Zara Akan Tutup 1.200 Tokonya"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)