Potret 6 Wanita yang Dobrak Stereotip, Kapten Bola Hingga Direktur Konstruksi

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 12 Des 2019 18:14 WIB
Foto: Sylke Febrina Laucereno Foto: Sylke Febrina Laucereno
Jakarta - Wanita masih dihadapkan dengan berbagai stereotip yang kadang menghalangi mereka untuk berkembang. Tapi tentu tak semua wanita terjebak dengan stereotip masyarakat dan berhasil membuktikan bahwa mereka bisa melebihi ekspektasi. Dalam acara Summit On Girls yang diselenggarakan Yayasan Plan Indonesia, enam wanita berbagi bagaimana mereka mendobrak stereotip dan sukses menjadi kapten bola hingga direktur konstruksi. Simak profil singkat mereka.

1. Yanti, Kapten Girls Football NTT

Bermain bola bukan aktivitas yang disukai banyak anak perempuan. Namun Yanti punya ketertarikan bahkan bercita-cita membela negara dengan menjadi pemain profesional. Remaja 15 tahun ini awalnya sempat ditantang oleh ibu bahkan guru dan diledek teman-temannya. Namun Yanti kini membuktikan bahwa ia memang jago bahkan menjadi kapten bola.

"Guru-guru mengejek saya katanya nanti kulit saya jadi hitam. Mama juga melarang. Teman-teman laki-laki mengejek katanya nggak pantas dan skill saya tidak sama dengan mereka," ungkap Yanti dalam acara yang diadakan di Balai Kartini beberapa waktu lalu.

"Tapi saya dapat manfaat dari bola bukan hanya tentang teknik tapi belajar (menghindari) perilaku-perilaku berisiko pada remaja seperti merokok, narkoba, bullying. Saya juga dapat teman dan fans," tambahnya.

Potret 6 Wanita yang Dobrak Stereotip, Kapten Bola Hingga Direktur KonstruksiFoto: Rahmi Anjani/Wolipop

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5 6