Kata Risa Santoso yang Viral karena Jadi Rektor Termuda di Indonesia

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 07 Nov 2019 09:34 WIB
Risa Santoso, rektor termuda Indonesia. Foto: Dok. Pribadi Risa Santoso Risa Santoso, rektor termuda Indonesia. Foto: Dok. Pribadi Risa Santoso

Jakarta - Nama Risa Santoso belakangan viral. Dalam berbagai pemberitaan, ia disebut-sebut sebagai rektor termuda di usia 27 tahun.

Risa memang baru dilantik sebagai rektor Institut Teknologi dan Bisnis ASIA di Malang, Jawa Timur. Kepada Wolipop, Risa mengaku tidak pernah mengklaim dirinya adalah rektor termuda.

Namun mengingat usianya yang baru 27 tahun, ia tergolong muda untuk menjadi seorang pemimpin universitas. Bisa jadi karena hal tersebut banyak yang menyebutnya sebagai rektor termuda.

Kata Risa Santoso yang Viral karena Jadi Rektor Termuda di IndonesiaRisa Santoso, rektor termuda Indonesia. Foto: Instagram santosorisa

"Saya tidak mengira akan menjadi pemberitaan. Saya berterima kasih pada rekan-rekan media atas dukungannya. Yang pasti, tugas dan tanggung jawab baru ini menjadi perjalanan karier saya yang cukup menantang. Karena saya percaya, hanya pendidikan yang bisa menyelamatkan masa depan," ungkapnya ketika diwawancara Wolipop, Kamis (7/11/2019).

Momen ini pun ingin digunakan Risa untuk membuktikan bawa wanita dan anak muda juga bisa jadi pemimpin.

"Dan yang terpenting lagi, saya bisa katakan bahwa anak muda dan perempuan juga mampu menjadi pemimpin dan berkarya untuk bangsa ini," kata wanita lulusan Harvard University Graduate School of Education tersebut.

Kata Risa Santoso yang Viral karena Jadi Rektor Termuda di IndonesiaRisa Santoso, rektor termuda Indonesia. Foto: instagram

Menjadi seorang rektor di usia cukup muda menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar untuk Risa. Karenanya, wanita yang pernah menjadi tenaga ahli muda di staf kepresidenan itu merasa campur aduk.

"Rasanya campur aduk. Tapi yang pasti saya merasa terhormat telah diberi kepercayaan besar dari Yayasan Wahana Edukasi Cendekia sebagai pemimpin sebuah perguruan tinggi. Tinggal bagaimana ke depannya saya diuji kemampuannya akan membuat kampus dan mahasiswa Institut ASIA seperti apa nanti," ujar Risa.

Simak Video "Sebuah Pengakuan Seorang Cross Hijaber"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/hst)