10 Etika Berkirim Pesan Online yang Perlu Kamu Tahu

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 23 Sep 2019 19:04 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock

Jakarta - Di era digital, paling tidak setengah komunikasi dilakukan dengan gadget baik melalui aplikasi pesan, email maupun media sosial. Meski tidak harus formal, berkirim pesan online juga perlu memperhatikan etika. Pakar etika pun mengumpulkan sejumlah hal yang perlu diwaspadai dalam komunikasi modern agar pesan tersampaikan dengan baik dan tidak terkesan tak acuh. Berikut 10 etika berkirim pesan online yang perlu diketahui:

1. Pesan yang Jelas
Pakar dari perusahaan coaching Debrett mengungkap jika cara berkirim pesan bisa menjadi refleksi diri. Karena itu, penting mengetahui etikanya apalagi untuk Anda yang sering berkirim pesan untuk keperluan pekerjaan. Disarankan untuk selalu membuat empresi yang baik. Hindari memberi pesan ambigu yang bisa disalahartikan. Agar pesan yang tersampaikan dengan baik, Anda bisa menambahkan emoji kepada penerima.

2. Singkat dan Manis
Hindari mengirim pesan dengan paragraf panjang. Pastikan pesan tetap singkat dan 'to the point' tapi tidak terkesan sombong atau kurang peduli. Jika ingin menyampaikan sesuatu yang panjang dan detail, disarankan untuk menelepon saja.

3. Jangan Mengulang
Pesan berulang adalah sesuatu yang bisa jadi menyebalkan. Apalagi jika hal tersebut dilakukan karena Anda meminta penerima untuk segera membalas pesan. Kebiasaan itu bisa menggambarkan Anda orang yang tidak sabar.

4. Berbagi Pesan
Salah satu etika berkiran pesan digital yang kadang diabaikan adalah membagi pesan pribadi seseorang untuk Anda kepada orang lain dengan mengopi kalimat atau screen shot. Jika harus melakukannya, ada baiknya untuk meminta izin terlebih dahulu dan tampilkan apa yang perlu saja.

5. Tahu dengan Siapa Bicara
Tidak ada aturan pasti bagaimana melakukan percakapan melalui aplikasi pesan. Tapi tetap ketahui etikanya dan tahu dengan siapa Anda berbicara. Beberapa waktu lalu ada seorang pegawai yang dipecat hanya karena membalas pesan bos dengan emoji. Meski tak selalu salah, sebaiknya sesuaikan cara Anda menyampaikan pesan. Hindari pula bercanda dengan orang yang tidak terlalu dikenal.

6. Jangan Digantung
Sebaiknya jangan menggantung seseorang dengan hanya membaca pesan tanpa membalas. Apalagi jika pesan terakhir dari pengirim adalah berupa pertanyaan.
Begitu juga dengan chatting group. Usahakan untuk selalu menjawab pertanyaan atau paling tidak memberi respon dengan emoticon. Hal ini membuat Anda terlihat seperti orang yang memang peduli dengan orang lain.

7. Cepat Balas
Usahakan untuk tidak sengaja menunda membalas pesan seseorang. Apalagi jika Anda tahu bahwa pesannya adalah sebuah pertanyaan atau sesuatu yang butuh jawaban segera. Lama saat membalas pesan bisa membuat orang malas berhubungan dengan Anda ke depannya.

8. Hindari 'Ghosting'
'Ghosting' adalah istilah dalam hubungan percintaan di mana seseorang pergi tanpa kabar termasuk dengan tidak merespon pesan. Hal ini bisa jadi sesuatu yang sangat 'menyiksa' pengirim pesan bahkan membuatnya stres dan cemas. Meski percakapannya bisa jadi canggung, usahakan untuk tetap merespon mantan gebetan dengan baik.

9. Tahu Kapan Berhenti
Tahu waktu adalah salah satu etika dalam berpikir pesan. Hindari mengirim pesan di waktu-waktu istirahat apalagi jika penerima tidak terlalu dekat dengan Anda.

10. Selalu Pamit
Tak ada salahnya untuk pamit ketika selesai bercakap melalui aplikasi pesan. Terlebih saat di tengah percakapan, Anda harus meninggalkan ponsel dan tidak bisa membalas. Mengirim 'sampai bertemu besok' atau sekadar 'oke' ketika berniat mengakhiri percakapan bisa menandakan Anda orang yang ramah.

Simak Video "Saat Api Menari Mengikuti Alunan Musik"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)