Heboh Kadis Cium Staf Saat Selfie, Ini yang Dilakukan Saat Terima Pelecehan
Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 02 Sep 2019 13:07 WIB
Jakarta
-
Kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang Kadis (Kepala Dinas) dan staf sedang hangat jadi perbinncangan. Masalah ini berawal ketika Kadis Pemkab Jeneponto, Sulawesi yang meminta bawahan wanitanya datang ke ruangan untuk selfie. Ketika itu, Kadis S tersebut malah mencium staf J.
Staf J pun telah melaporkan peristiwa yang dianggap pelecehan seksual ini. Psikolog Nirmala Ika K., M.Psi.,Psi. pun mengungkap bahwa plecehan seksual di lingkup profesional mungkin banyak terjadi. Namun sering kali ada perasaan tidak nyaman dari korban untuk menuntut apalagi jika pelakunya memiliki posisi lebih tinggi sehingga jarang dilaporkan.
Nirmala lanjut menjelaskan bahwa pelecehan seksual merupakan tindakan terhadap orang lain berupa perhatian seksual yang tidak diminta, tidak diinginkan dan tidak diterima oleh si penerima perlakuan. Menurutnya, dampak dari pelecehan pun bisa beragam dan sangat tergantung penghayatan dan nilai penerima. Selain berupa sentuhan, pelecehan juga bisa berwujud verbal dan nonverbal.
"Verbal bisa berupa melontarkan komentar bernada seksual, menceritakan candaan berbau seksual, melontarkan ejekan mengenai jenis kelamin, cat calling, dan lain-lain. Nonverbal berupa menampilkan materi seksual yang eksplisit misalnya lewat pesan singkat, email, menunjukkan langsung dengan bahasa tubuh bernuansa seksual, atau membuat kode-kode dengan gestur seksual.
"Sedangkan fisik bisa berupa menyentuh, mencubit, membelai meremas, mengusap, memegang, dan lain-lain," ujarnya.
Ketika menerima perlakuan seperti ini, apa yang harus dilakukan? "Pertama, kita harus berani menyatakan tidak kepada org yang melakukan dan tunjukkan bahwa kita tidak bisa menerima perbuatan tersebut. Kedua, bila perbuatan terus berlanjut, laporkan kepada pihak-pihak perusahaan yang berkepentingan dengan hal tersbut. Beberapa perusahaan punya layanan pengaduan untuk hal ini.
"Ketiga bila perusahaan tidak memiliki mekanisme penanganan terhadap peristiwa tersebut maka dapat melaporkan kepada pihak berwenang (kepolisian)," kata Nirmala.
(ami/ami)
Staf J pun telah melaporkan peristiwa yang dianggap pelecehan seksual ini. Psikolog Nirmala Ika K., M.Psi.,Psi. pun mengungkap bahwa plecehan seksual di lingkup profesional mungkin banyak terjadi. Namun sering kali ada perasaan tidak nyaman dari korban untuk menuntut apalagi jika pelakunya memiliki posisi lebih tinggi sehingga jarang dilaporkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedangkan fisik bisa berupa menyentuh, mencubit, membelai meremas, mengusap, memegang, dan lain-lain," ujarnya.
"Ketiga bila perusahaan tidak memiliki mekanisme penanganan terhadap peristiwa tersebut maka dapat melaporkan kepada pihak berwenang (kepolisian)," kata Nirmala.
(ami/ami)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral! Pasutri Rela Terjang Hutan dan Ancaman Harimau demi Sekolah Terpencil
Kisah Pria 1 Tangan Jadi Ojol untuk Biaya Pernikahan Bikin Salut Netizen
Cegah Retur Nakal, Penjual Online Pakai Label Unik Mouse Pad-Pakaian Dalam
Daddoa YouTuber KBeauty Meninggal di Usia 29, Pernah Curhat Soal Bullying
Viral Wanita Jadi Operator Ekskavator, Dihias Motif Hello Kitty Biar 'Girlie'
Most Popular
1
Katy Perry Pamer Liburan Tahun Baru Bareng Justin Trudeau, Beri Kecupan Manis
2
7 Foto Mesra Salshabilla Adriani dan Ibrahim Risyad yang Sedang Jadi Sorotan
3
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
4
Viral! Pasutri Rela Terjang Hutan dan Ancaman Harimau demi Sekolah Terpencil
5
Sosok Callum Turner, Tunangan Dua Lipa yang Diisukan Jadi James Bond
MOST COMMENTED











































