Kasus Staf Dicium Kadis Saat Selfie, Ini Kata Psikolog Soal Pelecehan Seks
Rahmi Anjani - wolipop
Minggu, 01 Sep 2019 18:16 WIB
Jakarta
-
Seorang staf menuntut Kadis Pemkab (Kepala Dinas Pemerintah Kabupaten) Jeneponto, Sulawesi dengan tuduhan pelecehan seksual setelah dicium ketika foto selfie. Kini perkara wanita berinisial J tersebut telah diusut pihak berwajib.
Berdasarkan laporan, staf J diminta oleh Kadis S untuk datang ke ruangannya dan berfoto pada suatu pagi setelah pelantikan anggota DPRD. Pada momen tersebut, pelapor mengaku dicium di pipi yang membuatnya mempolisikan masalah ini.
Melihat laporan yang diberikan staf J, kejadian seperti ini termasuk pelecehan seksual di tempat kerja. Menurut Psikolog Nirmala Ika K., M.Psi.,Psi., pelecehan seksual di lingkungan profesional memang bisa saja banyak terjadi tapi sayangnya tidak semua dilaporkan. Sayangnya sering kali ada perasaan tidak nyaman dari korban untuk menuntut jika pelakunya memiliki posisi lebih tinggi.
"Belum lagi bila di perusahaan tidak ada mekanisme pelaporan yang jelas sehingga penerima (pelecehan seksual) mungkin juga tidak tahu harus melaporkan ke mana, belum lagi harus menghadapi pandangan orang lain yang mungkin hanya akan menganggap perilaku itu adalah hal yang biasa saja," ungkap Nirmala ketika dihubungi Wolipop.
Terkait kasus ini, Nirmala pun mengaku tidak bisa menjawab apakah hal tersebut benar pelecehan seksual karena perlu melihat dan menelaah situasi lebih lanjut. Namun ia menjelaskan bahwa pelecehan seksual adalah tindakan terhadap org lain berupa perhatian seksual yang tidak diminta, tidak diinginkan, dan tidak diterima oleh si penerima perilaku. Menurutnya, dampak dari pelecehan pun bisa beragam dan sangat tergantung penghayatan dan nilai penerima.
"Untuk itu penting sekali melihat konteks dari perbuatan tersebut dan ini perlu dilakukan sebuah investigasi netral dan berperspektif gender. Secara psikologis, dampak pelecehan bisa beragam, sangat tergantung dengan penghayatan dan nilai-nilai dari penerima.
"Jadi jangan melihat dampak hanya dari perilaku yg diterima saja, mohon diperhatikan juga penghayatan penerima terhadap peristiwa tersebut. Bila diperlukan dapat berkonsultasi dengan tenaga-tenaga profesional ahli untuk membantu mengatasi dampak yang lebih luas," ungkapnya.
Pelecehan seksual tentu bukan sesuatu yang ingin dialami siapa pun. Ketika hal ini terjadi Nirmala menyarankan agar berani melaporkan. "Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah bersikap tegas dan berani mengatakan tidak ketika ada perilaku-perilaku seksual yang diberikan oleh orang-orang di lingkungan kerja. Bila pelecehan tetap terjadi, laporkan kepada pihak-pihak yang berwenang di perusahaan sehingga dapat dilakukan upaya penangan yang lebih serius," kata Nirmala. (ami/agm)
Berdasarkan laporan, staf J diminta oleh Kadis S untuk datang ke ruangannya dan berfoto pada suatu pagi setelah pelantikan anggota DPRD. Pada momen tersebut, pelapor mengaku dicium di pipi yang membuatnya mempolisikan masalah ini.
Melihat laporan yang diberikan staf J, kejadian seperti ini termasuk pelecehan seksual di tempat kerja. Menurut Psikolog Nirmala Ika K., M.Psi.,Psi., pelecehan seksual di lingkungan profesional memang bisa saja banyak terjadi tapi sayangnya tidak semua dilaporkan. Sayangnya sering kali ada perasaan tidak nyaman dari korban untuk menuntut jika pelakunya memiliki posisi lebih tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait kasus ini, Nirmala pun mengaku tidak bisa menjawab apakah hal tersebut benar pelecehan seksual karena perlu melihat dan menelaah situasi lebih lanjut. Namun ia menjelaskan bahwa pelecehan seksual adalah tindakan terhadap org lain berupa perhatian seksual yang tidak diminta, tidak diinginkan, dan tidak diterima oleh si penerima perilaku. Menurutnya, dampak dari pelecehan pun bisa beragam dan sangat tergantung penghayatan dan nilai penerima.
"Untuk itu penting sekali melihat konteks dari perbuatan tersebut dan ini perlu dilakukan sebuah investigasi netral dan berperspektif gender. Secara psikologis, dampak pelecehan bisa beragam, sangat tergantung dengan penghayatan dan nilai-nilai dari penerima.
"Jadi jangan melihat dampak hanya dari perilaku yg diterima saja, mohon diperhatikan juga penghayatan penerima terhadap peristiwa tersebut. Bila diperlukan dapat berkonsultasi dengan tenaga-tenaga profesional ahli untuk membantu mengatasi dampak yang lebih luas," ungkapnya.
Pelecehan seksual tentu bukan sesuatu yang ingin dialami siapa pun. Ketika hal ini terjadi Nirmala menyarankan agar berani melaporkan. "Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah bersikap tegas dan berani mengatakan tidak ketika ada perilaku-perilaku seksual yang diberikan oleh orang-orang di lingkungan kerja. Bila pelecehan tetap terjadi, laporkan kepada pihak-pihak yang berwenang di perusahaan sehingga dapat dilakukan upaya penangan yang lebih serius," kata Nirmala. (ami/agm)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Kisah Pria 1 Tangan Jadi Ojol untuk Biaya Pernikahan Bikin Salut Netizen
Cegah Retur Nakal, Penjual Online Pakai Label Unik Mouse Pad-Pakaian Dalam
Daddoa YouTuber KBeauty Meninggal di Usia 29, Pernah Curhat Soal Bullying
Viral Wanita Jadi Operator Ekskavator, Dihias Motif Hello Kitty Biar 'Girlie'
6 Artis Beri Bonus Akhir Tahun untuk Staf, Lisa BLACKPINK Kasih Tas LV
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
2
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED











































