Curhat Wanita yang Syok Karena Diminta Bos Prianya Cukur Bulu Kaki
Rahmi Anjani - wolipop
Kamis, 22 Agu 2019 19:00 WIB
Jakarta
-
Banyak wanita rutin mencukur bulu-bulu halus di tubuh, terutama pada kaki dan ketiak. Meski begitu mencukur atau tidak adalah sebuah pilihan personal. Karena itu, seorang wanita merasa syok ketika diminta untuk mencukur bulu kaki oleh seseorang. Apalagi orang tersebut adalah pria yang merupakan bosnya. Wanita itu pun curhat di sebuah forum online yang mendapat berbagai komentar dari netizen.
Seorang wanita berusia 21 tahun yang dipercaya berasal dari Amerika Serikat menulis cerita di situs Reddit. Suatu hari, wanita tersebut diprotes mengenai sesuatu yang tidak terduga yakni soal bulu kaki. Padahal wanita itu mengaku bukan orang yang berbulu lebat. Setelah membaca cerita si wanita, banyak netizen membelanya dan mengatakan jika si manajer bersikap seksis dan misoginistik.
"Jadi aku adalah wanita 21 tahun. Aku merasa aku harus mengatakan ini karena hal-hal ini yang biasanya dikatakan orang ketika tahu aku jarang mencukur bulu kaki. Aku heteroseksual, aku sangat feminin, dan aku hanya tidak suka membuang uang untuk mencukur kaki. Satu-satunya waktu aku pernah bercukur ketika aku mengencani pria baru dari hidupku dan aku sudah bersamanya tiga tahun. Dan dia tidak peduli apakah aku mencukur bulu kakiku," tulisnya di Reddit.
Wanita tersebut kemudian menjelaskan bahwa ia biasanya tidak bekerja di kantor karena mengurus berbagai acara. Tapi suatu hari, ia harus pergi ke perusahaan untuk mengambil sejumlah barang. Ketika menyapa bosnya, wanita itu diajak untuk berbicara berdua mengenai sesuatu.
"Dia memerah dan tergagap tapi akhirnya dia memberi tahuku bahwa kami perlu berbicara mengenai higienitas. Aku benar-benar syok. Aku sangat malu dan bertanya apa maksudnya. Bosku lalu lanjut mengatakan bahwa beberapa orang mengeluhkan aku tidak mencukur kaki dan mereka mengatakan itu melanggar aturan perusahaan bahwa aku tidak higienis. Aku lebih syok," lanjutnya.
Pekerja tersebut pun menanyakan apa hubungan semua itu dan bertanya balik apakah bosnya juga mencukur kaki. Selagi si bos terdiam, wanita tersebut mengatakan jika permasalahan ini hanya akan dilanjutkannya jika ada pihak HRD. Tapi kemudian bos itu mengaku tak akan membahasnya lagi.
"Kemudian hari ini aku mendapat email dari HRD mengatakan mereka akan mengadakan pertemuan minggu depan untuk berbicara lebih lanjut mengenai diskusi yang terjadi hari ini. Aku panik dan ini membuatku sangat cemas. Apakah aku orang yang menyebalkan karena tidak bercukur untuk pekerjaanku?," tutupnya.
Hal ini pun langsung mendapat respon dari para netizen yang tentunya membela si wanita. "Adalah sebuah penghinaan untuk berpura-pura bahwa ini ada hubungannya dengan higienitas" "Dia sangat salah karena menghampirinya sendiri dalam sebuah ruangan. Ini bisa dilihat sebagai pelecehan dan diskriminasi" "'Aturan Perusahaan' terdengar misoginistik, kecuali jika itu menyatakan perusahaan juga harus mencukur kaki mereka," tulis netizen. (ami/ami)
Seorang wanita berusia 21 tahun yang dipercaya berasal dari Amerika Serikat menulis cerita di situs Reddit. Suatu hari, wanita tersebut diprotes mengenai sesuatu yang tidak terduga yakni soal bulu kaki. Padahal wanita itu mengaku bukan orang yang berbulu lebat. Setelah membaca cerita si wanita, banyak netizen membelanya dan mengatakan jika si manajer bersikap seksis dan misoginistik.
"Jadi aku adalah wanita 21 tahun. Aku merasa aku harus mengatakan ini karena hal-hal ini yang biasanya dikatakan orang ketika tahu aku jarang mencukur bulu kaki. Aku heteroseksual, aku sangat feminin, dan aku hanya tidak suka membuang uang untuk mencukur kaki. Satu-satunya waktu aku pernah bercukur ketika aku mengencani pria baru dari hidupku dan aku sudah bersamanya tiga tahun. Dan dia tidak peduli apakah aku mencukur bulu kakiku," tulisnya di Reddit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia memerah dan tergagap tapi akhirnya dia memberi tahuku bahwa kami perlu berbicara mengenai higienitas. Aku benar-benar syok. Aku sangat malu dan bertanya apa maksudnya. Bosku lalu lanjut mengatakan bahwa beberapa orang mengeluhkan aku tidak mencukur kaki dan mereka mengatakan itu melanggar aturan perusahaan bahwa aku tidak higienis. Aku lebih syok," lanjutnya.
"Kemudian hari ini aku mendapat email dari HRD mengatakan mereka akan mengadakan pertemuan minggu depan untuk berbicara lebih lanjut mengenai diskusi yang terjadi hari ini. Aku panik dan ini membuatku sangat cemas. Apakah aku orang yang menyebalkan karena tidak bercukur untuk pekerjaanku?," tutupnya.
Hal ini pun langsung mendapat respon dari para netizen yang tentunya membela si wanita. "Adalah sebuah penghinaan untuk berpura-pura bahwa ini ada hubungannya dengan higienitas" "Dia sangat salah karena menghampirinya sendiri dalam sebuah ruangan. Ini bisa dilihat sebagai pelecehan dan diskriminasi" "'Aturan Perusahaan' terdengar misoginistik, kecuali jika itu menyatakan perusahaan juga harus mencukur kaki mereka," tulis netizen. (ami/ami)
Makanan & Minuman
Cuma 5 Menit Masak! Ini Rahasia Stok Frozen Food Enak & Praktis yang Wajib Ada di Rumah
Kesehatan
Kolesterol Tinggi? Coba Cara Praktis Ini Tanpa Ribet ke Rumah Sakit
Kesehatan
Jarang Disadari! Kekurangan Zinc Bisa Bikin Mudah Sakit & Jerawatan
Olahraga
Jangan Asal Pilih Topi! 2 Topi Sport Ini Bikin Kamu Tetap Stylish dan Terlindungi dari Panas
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Kris Jenner Dijuluki 'Ratu Janda' di China, Jadi Simbol Keberuntungan Gen Z
50 Kata-kata Motivasi Kerja Singkat agar Lebih Semangat Usai Libur Lebaran
Kisah Pria Di-bully di Sekolah Hingga Tempat Kerja, Kini Didekati Banyak Wanita
Tolak Bumil WFH Hingga Sebabkan Bayi Meninggal, Perusahaan Didenda Rp 382 M
8 Cara Atasi Stres Setelah Liburan, Biar Balik Kerja Tetap Waras
Most Popular
1
Cara Mandi yang Benar agar Kulit Bersih & Sehat Menurut Dokter, Ini Urutannya
2
Ramalan Zodiak 31 Maret: Libra Banyak Pikiran, Scorpio Jaga Ucapan
3
Foto: Gaya Nelly Furtado Penuh Percaya Diri, Berjuang Lawan Body Shamming
4
Foto Prewedding Syifa Hadju-El di London, Cantik Unreal Bak Princess
5
Wanita Muda Akhiri Hidup dengan Eutanasia, Kisah Kontroversi yang Bikin Haru
MOST COMMENTED











































