Kisah Inspiratif Paskibraka

Cerita Gloria, Paskibraka Cantik dengan Paspor Prancis yang Cinta Indonesia

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 17 Agu 2019 12:15 WIB
Gloria nyaris gagal menjadi Paskibraka karena masalah paspor Prancis. Foto: Ikhwanul Habibi/detikcom Gloria nyaris gagal menjadi Paskibraka karena masalah paspor Prancis. Foto: Ikhwanul Habibi/detikcom

Jakarta - Gloria Natapradja Hamel, paskibraka cantik ini namanya sempat viral di tahun 2016 karena masalah kewarganegaraan. Meski pada akhirnya Gloria tetap bertugas sebagai Among Presiden saat penurunan bendera, kisahnya hingga kini masih diperbincangkan.

Mengenang masa saat menjadi Paskibraka, Gloria menceritakan bahwa ia dicoret dari daftar pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) di Istana Negara. Alasannya saat itu karena ia masih memegang paspor kewarganegaraan Prancis yang berlaku sejak Februari 2014 hingga Februari 2019.

"Aku kan memang dasarnya dual citizenship kan, karena memang aku punya hak di dua negara. Cuman kebetulan paspor yang aku ambil itu Prancis, begitu ketahuan aku langsung didiskuifikasi pada saat 17 agustus 2016," kata Gloria saat berbincang dengan Wolipop di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).



Cerita Gloria, Paskibraka Cantik dengan Paspor Prancis yang Cinta IndonesiaGloria nyaris gagal menjadi Paskibraka karena masalah paspor Prancis. Foto: Gresnia Arela/Wolipop


Gloria yang akrab disapa Glow ini sempat kaget dan kecewa saat namanya di diskualifikasi, tetapi ia tidak sedih berlarut-larut. "Aku mengibarkan bendera atau nggak pun aku tetap bahagia. Karena sudah menjalani semua prosesnya. We grow from that, bukan dari hasilnya," ujarnya.

Siswi Sekolah Islam Dian Didaktika Cinere Depok ini pada akhirnya diminta menghadap Presiden Jokowi. Sang presiden memberinya kalimat yang sebelumnya tak didapatnya karena dia dicoret dari daftar pasukan pengibar bendera pusaka.

"Pak Jokowi bilang, 'saya melihat usaha kamu dan saya bangga sama kamu. Sekarang saya kukuhkan kamu sebagai seorang paskibraka'," ucap Gloria mengenang ucapan Jokowi padanya.

[Gambas:Instagram]


Gloria menuturkan bahwa seseorang dianggap sah sebagai anggota Paskibraka ketika dikukuhkan oleh Presiden RI. Dia pun sangat bahagia ketika akhirnya dikukuhkan langsung oleh Jokowi. Setelah pengukuhan itu, dia bisa bertugas sebagai Paskibraka untuk penurunan bendera pusaka. Gloria juga menjadi pasukan gordon.

"Aku jadi pasukan pagar ayunya pak presiden ketika dia jalan. Pagar ayu itu namanya pasukan Gordon, yang bertugas di di belakang panggung," jelasnya.

Pengalaman nyaris gagal dengan segala drama yang harus dihadapinya saat menjadi Paskibraka ini menjadi cerita berharga untuk Gloria. Apalagi enam bulan setelah kisahnya itu berlalu, dia mendapat berbagai macam tawaran baik di dunia entertainment maupun pemerintahan. Salah satu tawaran tugas yang dijalaninya adalah menjadi Duta Pemuda Pelajar Kemenpora periode 2016 hingga 2018.

Gloria nyaris gagal menjadi Paskibraka karena masalah paspor Prancis. Gloria nyaris gagal menjadi Paskibraka karena masalah paspor Prancis. Foto: Gresnia Arela/Wolipop


Gloria sama sekali tak menyangka jalan hidupnya bisa begitu semarak berkat Paskibraka. Padahal dulu dirinya sama sekali tidak mengetahui apa itu Pasuka Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

"Teman aku ada yang nawarin ke aku ikut seleksi Paskibraka. Aku kaget karena nggak pernah dengar istilah Paskibraka. Benar-benar seada-adanya nggak tahu," cerita Gloria yang berayahkan seorang WNA Prancis, Didier Hamel.

Gloria merasa tawaran mencoba seleksi Paskibraka ini adalah jawabannya atas keinginannya saat membuat resolusi Tahun Baru 2016 bahwa dia ingin melakukan sesuatu yang belum pernah dicobanya. "Aku berpikir itu semuanya hal nggak aku suka di satu tempat. Jadi aku merasa, aku harus masuk nih," katanya.

Seleksi demi seleksi pun dijalani Gloria hingga dia sukses mencapai tingkat nasional. Sebagai remaja yang tadinya tak tahu-menahu mengenai Paskibraka, dia berjuang demi bisa lolos seleksi.

"Aku latihan benar-benar. Dari satu menit push up cuma mampu tiga kali sampai semenit push up bisa 70 kali. Itu benar-benar perjalanannya susah banget. Banyak banget hal yang aku korbanin demi mencapai kesuksesan itu," tutur Gloria.

Setelah menjalani seleksi Paskibraka, Gloria merasakan pengalaman itu sebagai sebuah tantangan. Cara pandangnya pun menjadi berbeda dari yang awalnya hanya ingin memenuhi salah satu resolusi, akhirnya malah jatuh cinta pada Paskibraka.

"Pada akhirnya aku melakukan itu benar-benar karena buat bendera Merah-PUtih. Akhirnya aku mengerti kenapa aku harus ada di sini," pungkas wanita kelahiran 1 Januari 2000 itu.




Simak Video "Bak Putri Duyung, Model Tiongkok Ini Bernyanyi di Bawah Air"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)