Kisah Inspiratif Paskibraka
Dari Paskibraka Jadi Ikut Pertukaran Pemuda Antar Negara
Gresnia Arela Febriani - wolipop
Sabtu, 17 Agu 2019 08:19 WIB
Jakarta
-
Paskibraka atau pasukan pengibar bendera pusaka selalu menarik atensi setiap upacara 17 Agustus. Kekompakan dan kedisplinan anggota Paskibraka saat baris-berbaris dan mengibarkan bendera akan memukau siapa saja yang melihatnya.
Tentunya apa yang dicapai para anggota Paskibraka saat upacara 17 Agustus ini tidak didapat dengan mudah. Menjadi anggota Paskibraka melalui banyak rintangan. Anggota paskibraka juga orang-orang pilihan dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kesempatan langka untuk menjadi Paskibraka ini dirasakan benar oleh Anindita Wiryomulyono, anggota Paskibraka Provinsi Banten 2008. Anindita mengaku butuh proses yang panjang hingga dia terpilih untuk menjadi anggota Paskibraka.
"Tahun 2008 itu masih kabupaten Tanggerang. Dari kabupaten sudah terpilih tujuh pasang dan dikirim ke provinsi Banten, lalu dikirim lagi untuk ke Istana Negara dan provinsi Bantennya sendiri. Saya bertugas di Provinsi Banten," kata Anindita yang akrab disapa Anin saat berbincang dengan Wolipop di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019).
Proses panjang untuk menjadi Paskibraka bagi Anin kenangan yang tak akan terlupakan dalam hidupnya. Berkat Paskibraka juga dia mendapatkan kesempatan langka lainnya yaitu mengikuti pertukaran pemuda antar negara ke Kanada.
Anin menceritakan berkat ikut Paskibraka dia memiliki jaringan pertemanan yang lebih luas. Berkat pertemanannya itu dia mendapatkan informasi mengenai adanya kesempatan mengikuti Pertukaran Pemuda Antara Negara (PPAN) yang diadakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.
"Setelah terpilih saya menjadi perwakilan kontingen di kota Tangsel, waktu itu slotnya sudah habis. Tetapi saya sewaktu lagi pelatihan dapat kabar lagi bahwa kebagian jatah untuk putra dan putri Banten untuk ke Kanada," ujarnya.
Anin pun terpilih menjadi perwakilan pemuda Indonesia yang mengikuti PPAN ke Kanada pada 2014. Dia menjalani pertukaran di negeri beribukota Ottawa tersebut selama setahun.
Saat mengikuti pertukaran pemuda ke Kanada ini, Anin mengaku dia baru saja lulus sidang skripsi. Saat itu dia menempuh pendidikan di jurusan Sastra Inggris, Sekolah Tinggi Bahasa Asing LIA. Alhasil karena menjalani pertukaran pemuda di negeri orang selama setahun, dia absen mengikuti wisuda.
Manfaat menjadi anggota Paskibraka dirasakan Anin saat dia mengikuti pertukaran pemuda ke Kanada. Wanita 27 tahun yang kini bekerja sebagai pegawai swasta itu mengatakan karantina Paskibraka sudah melatihnya hidup berjauhan dari orangtua dan disiplin dalam hal waktu.
Membuat saya lebih bisa mengelola waktu untuk bangun pagi. Saya juga menjadi orang yang disiplin waktu sampai sekarang dan tepat waktu. Dulu kan masa karantina, terlambat sedikit langsung disuruh push up. Dan harus benar-benar ditaati," kata Anin.
(gaf/eny)
Tentunya apa yang dicapai para anggota Paskibraka saat upacara 17 Agustus ini tidak didapat dengan mudah. Menjadi anggota Paskibraka melalui banyak rintangan. Anggota paskibraka juga orang-orang pilihan dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kesempatan langka untuk menjadi Paskibraka ini dirasakan benar oleh Anindita Wiryomulyono, anggota Paskibraka Provinsi Banten 2008. Anindita mengaku butuh proses yang panjang hingga dia terpilih untuk menjadi anggota Paskibraka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses panjang untuk menjadi Paskibraka bagi Anin kenangan yang tak akan terlupakan dalam hidupnya. Berkat Paskibraka juga dia mendapatkan kesempatan langka lainnya yaitu mengikuti pertukaran pemuda antar negara ke Kanada.
Anin menceritakan berkat ikut Paskibraka dia memiliki jaringan pertemanan yang lebih luas. Berkat pertemanannya itu dia mendapatkan informasi mengenai adanya kesempatan mengikuti Pertukaran Pemuda Antara Negara (PPAN) yang diadakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.
"Setelah terpilih saya menjadi perwakilan kontingen di kota Tangsel, waktu itu slotnya sudah habis. Tetapi saya sewaktu lagi pelatihan dapat kabar lagi bahwa kebagian jatah untuk putra dan putri Banten untuk ke Kanada," ujarnya.
Foto: gresnia/wolipop |
Anin pun terpilih menjadi perwakilan pemuda Indonesia yang mengikuti PPAN ke Kanada pada 2014. Dia menjalani pertukaran di negeri beribukota Ottawa tersebut selama setahun.
Saat mengikuti pertukaran pemuda ke Kanada ini, Anin mengaku dia baru saja lulus sidang skripsi. Saat itu dia menempuh pendidikan di jurusan Sastra Inggris, Sekolah Tinggi Bahasa Asing LIA. Alhasil karena menjalani pertukaran pemuda di negeri orang selama setahun, dia absen mengikuti wisuda.
Manfaat menjadi anggota Paskibraka dirasakan Anin saat dia mengikuti pertukaran pemuda ke Kanada. Wanita 27 tahun yang kini bekerja sebagai pegawai swasta itu mengatakan karantina Paskibraka sudah melatihnya hidup berjauhan dari orangtua dan disiplin dalam hal waktu.
Membuat saya lebih bisa mengelola waktu untuk bangun pagi. Saya juga menjadi orang yang disiplin waktu sampai sekarang dan tepat waktu. Dulu kan masa karantina, terlambat sedikit langsung disuruh push up. Dan harus benar-benar ditaati," kata Anin.
Pakaian Pria
Rayakan Chinese New Year 2026 dengan 3 Celana Pria untuk Tampil Rapi, Elegan, dan Percaya Diri!
Pakaian Pria
Menyambut Chinese New Year 2026 dengan Dompet Baru Lebih Berkelas yang Bikin Rezeki Terasa Makin Fresh!
Hobi dan Mainan
Traveling Saat Ramadhan 2026 Jadi Lebih Praktis dengan 3 BAGSMART Organizer yang Wajib Kamu Punya!
Hobi dan Mainan
Rayakan Chinese New Year 2026 Lebih Meriah dengan 2 Game Kartu Seru Andalan Banyak Orang!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
6 Warna Baju yang Bikin Kamu Kelihatan Kurang Percaya Diri Menurut Psikologi
Arti Status Open To Work yang Bikin Prilly Latuconsina Ramai Dinyinyir
Prilly Latuconsina Cari Kerja Lewat LinkedIn, Ingin Coba Jadi Sales
Kerja Berlebihan Tak Kenal Libur, Pria Ini Berakhir Kehilangan Nyawa
Cara Kerja Affiliate Pemula untuk Tambah Penghasilan dari HP
Most Popular
1
5 Gaya Margot Robbie Pakai Gaun Terbuat dari Rambut Asli Manusia
2
Skip Sarapan Vs Skip Makan Malam, Mana Lebih Efektif Menurunkan Berat Badan?
3
Gaya Wulan Guritno di NTT, Tampil Tradisional nan Stylish Pakai Kain Songket
4
Kucing Karl Lagerfeld Dapat Warisan Tapi Keluarga Tidak, Harta Rp 4 T Digugat
5
Apa Itu Hopeless Romantic? Terlalu Bucin Bisa Jadi Tandanya
MOST COMMENTED












































Foto: gresnia/wolipop