Jualan 'Glitter Dada', Wanita Ini Berpenghasilan Rp 850 Miliar per Tahun
Kiki Oktaviani - wolipop
Selasa, 30 Jul 2019 10:01 WIB
Jakarta
-
Inilah wanita di balik tren glitter dada. Dia menjual aksesori tubuh tersebut hingga jadi viral. Kini, Jenna Meek jadi kaya raya berkat bisnisnya itu.
Di 2016, wanita asal Inggris itu berhenti dari pekerjaannya dan mengejar hasratnya untuk jadi desainer. Bukan desainer biasa, Jenna membuat perusahaan glitter tubuh yang diberi nama The Gypsy Shrine.
Memulai bisnis dari kamarnya, Jenna mengikuti bazar di berbagai festival musik. Di awal-awal dia hanya mengikuti bazar di Inggris, kemudian sampai internasional. Glitter untuk tubuh itu jadi populer setelah dipakai oleh Kylie Jenner, Ariana Grande sampai Paris Hilton.
Hingga glitter tubuh tersebut dimanfaatkan sebagai aksesori dada. Para wanita yang hadir di festival musik, termasuk Coachella hadir dengan menutupi payudaranya dengan aksesori tersebut. Tercetuslah tren 'glitter dada'.
Bisnisnya laris manis dalam waktu yang terbilang singkat. Kini wanita 26 tahun itu mengaku memiliki penghasilan 50 juta poundsterling atau sekitar Rp 850 miliar per tahunnya.
"Dimulai dari brand festival kecil menjadi brand gaya hidup global dengan omzet sekitar 50 juta sangat menggembirakan dan berada di tempat yang hanya bisa aku impikan saat di awal bisnis," ujar Jenna.
Jenna kini sudah memiliki toko permanen di London. Brand body glitter-nya itu sudah bekerjasama dengan brand-brand ternama lainnya, salah satunya adalah Maybelline. (kik/kik)
Di 2016, wanita asal Inggris itu berhenti dari pekerjaannya dan mengejar hasratnya untuk jadi desainer. Bukan desainer biasa, Jenna membuat perusahaan glitter tubuh yang diberi nama The Gypsy Shrine.
Memulai bisnis dari kamarnya, Jenna mengikuti bazar di berbagai festival musik. Di awal-awal dia hanya mengikuti bazar di Inggris, kemudian sampai internasional. Glitter untuk tubuh itu jadi populer setelah dipakai oleh Kylie Jenner, Ariana Grande sampai Paris Hilton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: dok. Instagram |
Hingga glitter tubuh tersebut dimanfaatkan sebagai aksesori dada. Para wanita yang hadir di festival musik, termasuk Coachella hadir dengan menutupi payudaranya dengan aksesori tersebut. Tercetuslah tren 'glitter dada'.
Bisnisnya laris manis dalam waktu yang terbilang singkat. Kini wanita 26 tahun itu mengaku memiliki penghasilan 50 juta poundsterling atau sekitar Rp 850 miliar per tahunnya.
"Dimulai dari brand festival kecil menjadi brand gaya hidup global dengan omzet sekitar 50 juta sangat menggembirakan dan berada di tempat yang hanya bisa aku impikan saat di awal bisnis," ujar Jenna.
Jenna kini sudah memiliki toko permanen di London. Brand body glitter-nya itu sudah bekerjasama dengan brand-brand ternama lainnya, salah satunya adalah Maybelline. (kik/kik)
Home & Living
Bikin Kue Lebaran Anti Gagal! Pentingnya Takaran Bahan yang Tepat dengan Alat Dapur Ini
Home & Living
Tidur Berkualitas Lebih Rileks! Upgrade Kenyamanan dengan Set Perlengkapan Memory Foam
Makanan & Minuman
PediaSure Vanila untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak, Ini Kandungannya
Makanan & Minuman
Usir Rasa Haus di Momen Berbuka dengan ABC Special Grade Melon
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
50 Ucapan Selamat Hari Perempuan Sedunia untuk Sahabat dan Rekan Kerja
5 Cara Bikin Konten yang Menarik untuk Jualan di TikTok Selama Bulan Puasa
Pengakuan Jujur Atlet Es Skating Bertanding Saat Menstruasi: Sulit & Menakutkan
Viral Bos China Bagi-bagi Bonus Rp 436 M, Pegawai Bebas Ambil Uang di Meja
Kisah Pegawai Cetak Rekor, Kerja di Posisi yang Sama Selama 65 Tahun
Most Popular
1
Ramalan Zodiak 7 Maret: Capricorn Tertekan, Aquarius Kurang Mujur
2
Intip Potret Febby Rastanty Umrah Perdana dengan Suami di Bulan Ramadan
3
Baju Lebaran 2026
Berburu Tren Baju Lebaran Warna Butter Yellow di Bazar Rendezvous AEON Mall
4
Baju Lebaran 2026
Kata Desainer Denny Wirawan Soal Tren Baju Lebaran Gamis Bini Orang
5
Ramalan Zodiak 7 Maret: Libra Lebih Perhatian, Scorpio Harus Mengalah
MOST COMMENTED












































Foto: dok. Instagram