Menyentuh, Curhatan Viral Perawat Soal Profesinya yang Tak Banyak Orang Tahu

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 17 Mei 2019 14:39 WIB
Foto: iStock Foto: iStock

Jakarta - Perawat jadi salah satu profesi yang banyak diimpikan anak. Namun saat dewasa, banyak yang mundur dari cita-cita tersebut karena sejumlah hal. Bayangan takut menghadapi darah atau jijik melayani orang sakit pun menjadi sesuatu yang mereka pertimbangkan. Tapi dalam sebuah postingan yang viral, seorang perawat mengungkap sejumlah hal yang membuat orang berpikir ulang mengenai hal tersebut.

Seorang perawat bernama Andrea Pellerin mengunggah sekelumit cerita mengenai profesinya yang tak banyak orang tahu. Postingan yang awalnya diunggah di Tumblr tersebut ditujukkan untuk mereka yang ingin jadi 'suster' tapi masih ragu. Perawat Covenant Health Care di Michigan, AS itu mengungkap jika rasa jijik atau takut darah bukan hal terburuk dalam profesinya.

"Untuk mereka yang takut menjadi perawat karena punya 'perut yang lemah', bukan muntah atau jarum atau darah atau urin atau feses yang membuat perutmu mual. Kamu akan terbiasa dengan itu. Kamu akan menerima bahwa itu hanya bagian pekerjaan dan sampai pada tahap di mana kamu memikirkan 38 hal lain yang harus dilakukan selagi tanpa sadar membersihkan kotoran," tulis Andre.

Kemudian Andrea mengungkap apa yang benar-benar bisa membuat orang merasakan 'mual' dalam profesinya. Menurutnya, hal-hal menyedihkan terkait pasien lah yang justru membuat pekerjaan tersebut sedikit lebih sulit.

"Apa yang akan membuat mual adalah 40 napas dangkal dalam semenit pada pasien yang mengalami gangguan pernapasan. Bayi baru lahir yang lemah dan berwarna biru dan belum menangis. Tiga kali tingkat troponin dalam pasien yang berkeringat dan cemas ketika kamu sadar mereka kena serangan jantung.

"Merasakan ada tali ketika melakukan cek serviks lalu mencoba untuk menyembunyikan suara yang bergetar dari pasienmu selagi meminta bantuan. Kulit pucat dari orang Jehovah Witness dengan tingkat hemoglobin 4 karena dia menolak transfusi darah dan mengucapkan salam perpisahan kepada keluarganya karena dokter belum menemukan sumber pendarahan dan sudah kehabisan waktu.

"Tingkat alkohol dalam darah mencapai 18 pada anak empat tahun yang tidak sadar dan diintubasi setelah mabuk karena menelan obat kumur dan membentur kepalanya. Wanita tua di ICU menandatangi DNR selagi anaknya menangis memohonnya untuk mempertimbangkan, mengetahui jika perawatan dihentikan ibunya akan mati. Anak di ICU pediatrik yang belum dikunjungi selama sebulan. Tidak bisa mendengar detak suara pada ibu hamil yang belum merasakan bayinya bergerak.

"Dari semua hal yang datang padamu ketika menjadi perawat. Aku berjanji kamu akan terbiasa dengan kotoran manusia," tutupnya.

Postingan itu kemudian diunggah di Facebook oleh Kayla Marie Thomas dan menjadi viral. Unggahan menyentuh tersebut pun telah dibagikan lebih dari 30 ribu kali dan mendapat 76 ribu komentar dari sesama perawat dan orang biasa. Tentunya banyak orang meninggalkan komentar baik dan doa kepada para 'suster'. "Berkat untuk para perawat! Kamu membuat perubahan dalam hidup banyak orang!," tulis seorang komentator. (ami/ami)