Menguak Bisnis Influencer

5 Tips Agar Jadi Influencer Sukses dan Mendatangkan Penghasilan

Hestianingsih - wolipop Minggu, 28 Apr 2019 19:45 WIB
Foto: Instagram/TasyaFarasya Foto: Instagram/TasyaFarasya

Jakarta - Influencer bisa dibilang menjadi profesi yang sedang naik daun di kalangan millennial dan gen Z saat ini. Lahan pekerjaan di bidang influencer marketing pun diprediksi masih akan sangat menjanjikan hingga tiga tahun mendatang.

Menjadi influencer dianggap sebagai profesi yang mudah bagi kebanyakan orang. Namun untuk bisa sukses dan mendapatkan penghasilan tak semudah dengan memotret dan mem-posting foto di Instagram. Banyak faktor yang perlu diperhatikan agar konten media sosial kamu menarik dan mendatangkan banyak follower maupun subscriber.

Dua petinggi manajemen dan agensi influencer Gushcloud, memberi tips agar menjadi influencer sukses:

1. Konten Menarik dan Berkualitas
Menurut Director of Marketing Gushcloud Indonesia Edo Oktorano Erhan, hal terpenting menjadi influencer sukses adalah memiliki konten menarik di media sosial. Tak hanya menarik, tapi juga dekat dengan audiens.

2. Konsisten
Konsistensi juga menjadi kunci keberhasilan influencer. Tentukan frekuensi tayang atau postingan di media sosial, misalnya satu hari sekali untuk Instagram, atau 1-2 kali seminggu video di YouTube. Dengan begitu konten kamu akan selalu ditunggu-tunggu audiens.

"Ada beberapa influencer yang punya konten bagus tapi nggak ada konsistensi untuk menjaganya. Atau dia nggak punya ide lain untuk menambahkan atau maintain kesenangan audiens. Akhirnya audiens juga, buat apa kita follpw dia kalau udah nggak seproduktif dulu," terang Edo.

3. Rajin Membaca Tren
Kemampuan YouTuber dan influencer membaca tren dunia juga menentukan eksistensinya di media sosial. Namun bukan sekadar ikut-ikutan tren, melainkan mengadaptasi tren tersebut untuk diimplementasikan sesuai karakter atau ciri yang telah dibangunnya.

"Banyak top influencer Indonesia yang mereka lakukan simply melihat apa yang sedang terkenal lalu di-convert atau diubah jadi konten," tutur COO Gushcloud Marketing Group Oddie Randa.

4. Mengetahui Demografi Audiens
Oddie mengatakan, salah satu faktor yang membuat Atta Halilintar menjadi YouTuber pertama yang memiliki 13 jutaan subscriber di Asia Tenggara, adalah kepiawaiannya membaca tren dan mengetahui hal-hal apa saja yang disukai audiens di channel YouTube-nya.

"Konten Atta Halilintar merefleksikan apa yang disukai followers-nya. Dia tahu usia audiens nya kebanyakan anak muda, rata-rata 13 tahunan. Jadi kontennya user friendly dan mudah dicerna," kata Oddie.

Maka menurutnya faktor itu pula yang harus diperhatikan kamu yang tertarik menjadi influencer. Membaca tren, dan mencari tahu sendiri profil serta demografi pengikut kamu.

5. Berani Coba Banyak Hal
Tips paling penting adalah mulai mencoba dengan postingan atau video pertama. Baru setelah membuat konten, kamu bisa melihat bagaimana respon audiens dan mengetahui seberapa besar kedekatan kamu dengan mereka. Dengan begitu kamu bisa menentukan identitas serta ciri khas sebagai influencer.

"Lihat siapa saja yang berdatangan, sering baca-baca komentar. Harus berani coba-coba dan dicari tahu dulu. Kecuali kamu punya skill khusus," ucap Oddie. (hst/ami)