Menguak Bisnis Influencer
Bukan Artis, Selebgram Seperti Ini yang Lagi Laris Terima Job Iklan
Hestianingsih - wolipop
Jumat, 26 Apr 2019 19:12 WIB
Jakarta
-
Semakin banyak follower di Instagram, daya jual seorang influencer terhadap sebuah produk atau brand memang bisa lebih tinggi. Tapi bagi influencer yang baru memiliki seribuan atau puluhan ribu tidak perlu berkecil hati.
Akun dengan 2.000 atau di bawah 50 ribu follower, atau disebut micro influencer, juga punya pangsa pasarnya sendiri. Terlebih lagi saat ini permintaan micro influencer dalam digital marketing justru sedang tinggi-tingginya.
Menurut Director of Marketing Gushcloud Indonesia Edo Oktorano Erhan, tren digital marketing sekarang ini menjurus ke micro influencer sebagai media promosi. Ada beberapa faktor yang menyebabkan itu terjadi.
1. Bujet Lebih Terjangkau
"Secara bujet lebih murah. Bahkan perusahaan yang levelnya UMKM bisa pakai micro influencer," ujar Edo kepada Wolipop, belum lama ini.
Edo menceritakan pernah mendapatkan klien seorang penjual buah di daerah Jawa Tengah. Ia pun memanfaatkan influencer marketing untuk mempromosikan dagangannya. Selain itu ada pula petani yang memiliki brand sendiri dan menjual makanan organik, juga lebih memilih micro influencer sebagai salah satu strategi penjualan.
"Makanan organik kan lagi naik daun, atau katering sehat. Banyak banget," ucapnya.
2. Konten yang Bersahabat
Edo menuturkan bahwa para micro influencer umumnya tahu benar bagaimana membuat konten yang lebih organik dan dipercaya audiens. Konten yang dihadirkan lebih relevan sehingga bisa mudah diterima follower-nya.
"Makanya kalau bicara soal demand, macam-macam tergantung dari objektifnya. Tapi sekarang arahnya yang rising adalah micro influencer," tambah Edo.
3. Review yang Lebih Otentik
Dijelaskan Chief Operations Officer Gushcloud Marketing Group Oddie Randa, ada beberapa brand yang tidak bermasalah ketika produknya diulas jujur dan apa adanya oleh seorang influencer. Ulasan produk yang lebih personal dan otentik ini biasanya datang dari micro influencer.
"Brand nggak masalah ketika influencer review-nya jelek. Karena pada akhirnya, audiens tetap penasaran. 'Mungkin di influencer nggak cocok tapi di gue bagus kali ya', seperti itu," tuturnya. (hst/hst)
Akun dengan 2.000 atau di bawah 50 ribu follower, atau disebut micro influencer, juga punya pangsa pasarnya sendiri. Terlebih lagi saat ini permintaan micro influencer dalam digital marketing justru sedang tinggi-tingginya.
Menurut Director of Marketing Gushcloud Indonesia Edo Oktorano Erhan, tren digital marketing sekarang ini menjurus ke micro influencer sebagai media promosi. Ada beberapa faktor yang menyebabkan itu terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Bujet Lebih Terjangkau
"Secara bujet lebih murah. Bahkan perusahaan yang levelnya UMKM bisa pakai micro influencer," ujar Edo kepada Wolipop, belum lama ini.
Edo menceritakan pernah mendapatkan klien seorang penjual buah di daerah Jawa Tengah. Ia pun memanfaatkan influencer marketing untuk mempromosikan dagangannya. Selain itu ada pula petani yang memiliki brand sendiri dan menjual makanan organik, juga lebih memilih micro influencer sebagai salah satu strategi penjualan.
"Makanan organik kan lagi naik daun, atau katering sehat. Banyak banget," ucapnya.
2. Konten yang Bersahabat
Edo menuturkan bahwa para micro influencer umumnya tahu benar bagaimana membuat konten yang lebih organik dan dipercaya audiens. Konten yang dihadirkan lebih relevan sehingga bisa mudah diterima follower-nya.
"Makanya kalau bicara soal demand, macam-macam tergantung dari objektifnya. Tapi sekarang arahnya yang rising adalah micro influencer," tambah Edo.
3. Review yang Lebih Otentik
Dijelaskan Chief Operations Officer Gushcloud Marketing Group Oddie Randa, ada beberapa brand yang tidak bermasalah ketika produknya diulas jujur dan apa adanya oleh seorang influencer. Ulasan produk yang lebih personal dan otentik ini biasanya datang dari micro influencer.
"Brand nggak masalah ketika influencer review-nya jelek. Karena pada akhirnya, audiens tetap penasaran. 'Mungkin di influencer nggak cocok tapi di gue bagus kali ya', seperti itu," tuturnya. (hst/hst)
Olahraga
Olahraga Saat Puasa Tetap Bisa Maksimal! Cukup 10 Menit di Rumah dengan Alat Simpel Ini
Olahraga
Sepatu Lari Wanita yang Wajib Diburu Runner! Ringan, Empuk, dan Siap Bikin Lari Lebih Ngebut
Olahraga
Aktif Olahraga? 2 Tas Crossbody NIKE Ini Jadi Andalan untuk Bawa Perlengkapan Olahraga Kamu
Pakaian Pria
Pria Wajib Punya! 2 Essential Wardrobe Ini Bikin Tampilan Santai Tapi Tetap Keren
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Cara Bikin Konten yang Menarik untuk Jualan di TikTok Selama Bulan Puasa
Pengakuan Jujur Atlet Es Skating Bertanding Saat Menstruasi: Sulit & Menakutkan
Viral Bos China Bagi-bagi Bonus Rp 436 M, Pegawai Bebas Ambil Uang di Meja
Kisah Pegawai Cetak Rekor, Kerja di Posisi yang Sama Selama 65 Tahun
Orientasi Seksualnya Sempat Disorot, Rob Jetten Resmi Jadi PM Belanda Termuda
Most Popular
1
Gaya Couple Ashanty & Aurel Hermansyah di Korea, Ibu-Anak Bak Bestie!
2
Foto Terbaru Zendaya Diduga Jadi Bukti Dirinya Sudah Nikah dengan Tom Holland
3
Sinopsis Mile 22, Misi Rahasia Mark Wahlberg Kawal Intel Cesium
4
Bukan Banyak Minum, Ini Kunci Skin Barrier Sehat Saat Puasa Kata Dokter
5
Pesona Berlian Alami dan Kotak Perhiasan, Makna Desain Baru Toko Frank & co
MOST COMMENTED











































