Bisnis Bikin Caption Berbayar, Zarry Hendrik Sukses Raup Omzet Rp 40 Juta

Nada Saffana - wolipop Rabu, 09 Jan 2019 16:38 WIB
Penulis Zarry Hendrik menjadi caption creator, bisnis yang membuatnya meraih untung. Foto: dok. zarry hendrik Penulis Zarry Hendrik menjadi caption creator, bisnis yang membuatnya meraih untung. Foto: dok. zarry hendrik

Jakarta - Seiring perkembangan media sosial banyak orang dituntut menjadi kreatif. Kreativitas inilah yang dimunculkan penulis Zarry Hendrik dalam memulai bisnis yang kini tengah jadi perbincangan. Berawal dari gimik untuk mempromosikan buku terbarunya, Titik Lemah, akun twitter @zarryhendrik menjadi viral karena jasa rangkai kata yang ia cetuskan.

"Awal mulanya saya iseng, menawarkan diri bikin caption gratis untuk followers, lalu karena banyak yang minta, besoknya saya bercanda 'Kali ini bayar, nggak gratis' ternyata banyak yang bersedia untuk bayar, " ujar Zarry Hendrik saat dihubungi Wolipop Selasa (8/1/2019).

Zary menamabhkan jasa membuat caption itu juga awalnya dia buka untuk mempromosikan bukunya. Namun ternyata jasa tersebut malah begitu diminati. Padahal penulis buku itu sudah mengatakan pada calon pengguna jasanya, membeli bukunya akan menjadi lebih murah bagi mereka dibandingkan menggunakan keahliannya membuat caption romantis.



Penulis Zarry Hendrik menjadi caption creator.Penulis Zarry Hendrik menjadi caption creator. Foto: dok. zarry hendrik


"Pesannya: daripada beli caption, lebih baik beli buku. Ternyata, permintaan caption tidak berhenti, malah semakin numpuk," ujar pria yang populer di Twitter dengan followers lebih dari 328 ribu itu.

Bisnis jasa rangkai kata yang dirintis ini dipesan sesuai kebutuhan. Awalnya Zarry hanya menyediakan jasa rangkai kata untuk pembuatan caption media sosial dan pesan pribadi. "Karena caption, jadi membuka untuk pembuatan pesan pribadi. Yang order puisi juga ada, sajak, dan lirik lagu bersifat personal," tambahnya.



Dibantu oleh lima orang teman, Zarry tidak membatasi pesanan membuat caption hingga pesan pribadi tiap harinya. Walaupun dibantu, dia tetap mengoreksi kata-kata itu sebelum diberikan kepada klien. "Kalau pesanan lagi banyak dan saya dikejar waktu, biasanya saya ada kapasitas 8-15 caption per hari," ungkap Zarry.

Untuk saat ini jasa rangkai kata Zarry mematok harga sebesar Rp 50 ribu untuk pembuatan caption, Rp 100 ribu untuk pesan pribadi, Rp 150 ribu untuk puisi dan sajak. Namun, harga bisa bertambah sesuai dengan tenggat waktu. Misalnya saja pesanan rangkaian kata ingin diselesaikan dalam waktu semalam atau beberapa jam, harga pun bisa naik beberapakali lipat tergantung kesepakatan.

"Ada yang pesan tanggal 31 siang untuk ucapan tahun baru harus selesai sebelum pukul 12 malam. Berani bayar saya 500 ribu," imbuh Zarry.

Banyak tanggapan negatif mengenai hal ini, namun Zarry tidak begitu menanggapi karena ia memang suka menulis, suka merangkai kata-kata dan suka mendengarkan orang bercerita. Dan terbukti, walaupun ada yang kontra, jasa rangkai kata ini banyak diminati. Dalam kurun waktu tiga minggu, dia sudah meraih omzet Rp 40 juta. Lebih menyenangkannya lagi, Zarry mengaku sudah mendapat investor untuk mengembakan usahanya ini.
(eny/eny)