5 Tips Bisnis dari Orang Terkaya 2018 yang Geser Posisi Bill Gates
Rahmi Anjani - wolipop
Rabu, 25 Apr 2018 07:22 WIB
Jakarta
-
Jeff Bezos menjadi orang terkaya di dunia 2018 menggeser posisi Bill Gates. Ia adalah bos Amazon yang kekayaannya diperkirakan mencapai US$ 90,5 miliar atau Rp 1.203 triliunan.
Kesuksesan Jeff Bezos tentu tidak terjadi dalam semalam. Pengalaman dan prinsip hidup pria 54 tahun ini berperan besar dalam meningkatkan nilai saham Amazon yang membuatnya jadi orang terkaya di 2018.
Dalam surat tahunannya kepada para pemegang saham Amazon beberapa waktu lalu, Jeff mengungkap sejumlah hal yang mengindikasi kesuksesan Amazon. Berikut lima di antaranya yang bisa Anda jadikan inspirasi dalam berkarier maupun berbisnis.
1. Kesuksesan = Standar Tinggi
Dalam suratnya, Jeff Bezos mengatakan bahwa standar tinggi yang diberikan pada pelanggan adalah salah satu kunci kesuksesan Amazon. Menurut Jeff, standar tinggi pun tidak sulit dicapai karena mudah diajarkan dan ditularkan. Yang perlu dilakukan adalah menyiapkan sebuah tim dengan orang-orang yang memiliki standar dan etos kerja tinggi.
"Bawa satu orang baru pada tim dengan standar yang tinggi dan mereka akan cepat beradaptasi," ungkap Jeff.
"Ketika aku memulai Amazon aku memiliki standar tinggi pada penciptaan, pelayanan pelanggan, dan untungnya mempekerjakan orang. Tapi aku tidak punya standar tinggi pada proses operasinal, bagaimana menjaga agar masalah sudah teratasi tetap teratasi," tambahnya.
2. Cara Mencapai Standar Tinggi
Untuk menentukan dan meraih standar yang tinggi, perusahaan perlu memperhatikan sejumlah hal.
"Pertama kamu harus mengetahui apa yang bagus di wilayah tersebut. Kedua kamu harus punya ekspektasi realistis mengenai betapa sulitnya untuk mencapai hasil," kata Jeff.
Baca Juga: Bikin Kagum, Gaya 10 Orang Terkaya di Dunia yang Jauh dari Kemewahan
3. Tinggalkan Power Point
Fakta menarik lain yang terungkap dalam surat tahunan tersebut adalah Jeff Bezos tak suka memakai Power Point. Ia lebih suka menggunakan memo enam halaman untuk berbagi ide dan informasi. Sejumlah orang memang menemukan menulis dengan tangan justru membuat ide lebih mengalir.
"Memo yang baik ditulis dan diedit, dibagikan ke sejumlah kolega yang meminta pekerjaan mereka ditingkatkan, pinggirkan beberapa hari, dan edit lagi dengan pikiran yang lebih segar," ungkap Jeff.
4. Minta Bantuan
Demi mengembangkan perusahaan kadang diperlukan orang-orang baru atau seorang mentor. Dan diharapkan untuk bersabar dalam belajar ilmu dan pengalaman baru dari mereka.
"Di pelajaran pertama, coach memberi dia (teman Jeff) saran yang bagus. Dia bilang, 'kebanyakan orang berpikir mereka telah bekerja keras sehingga bisa menguasainya dalam dua minggu. Kenyataannya butuh enam bulan praktek dalam keseharian. Jika kamu pikir kamu bisa melakukannya dalam dua minggu akhirnya kamu akan berhenti'," tulis suami dari penulis MacKenzie Bezos tersebut.
Baca Juga: Bos Louis Vuitton Orang Terkaya di Industri Fashion, Kalahkan Mark Zuckerberg
5. Tidak Butuh Skill
Salah satu hal yang cukup mengejutkan dari surat Jeff adalah pernyataannya bahwa kemampuan tak terlalu dibutuhkan dalam meraih kesuksesan. Namun kemampuan untuk melihat standar yang tinggi lah yang lebih dibutuhkan.
"Pelatih bola tidak perlu harus bisa main bola dan seorang sutradara film tidak harus bisa berperan. Tapi mereka berdua harus bisa menyadari standar tinggi dan mengejar ekspektasi realistis," tambahnya. (ami/hst)
Kesuksesan Jeff Bezos tentu tidak terjadi dalam semalam. Pengalaman dan prinsip hidup pria 54 tahun ini berperan besar dalam meningkatkan nilai saham Amazon yang membuatnya jadi orang terkaya di 2018.
Dalam surat tahunannya kepada para pemegang saham Amazon beberapa waktu lalu, Jeff mengungkap sejumlah hal yang mengindikasi kesuksesan Amazon. Berikut lima di antaranya yang bisa Anda jadikan inspirasi dalam berkarier maupun berbisnis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tips Bisnis dari Orang Terkaya 2018. Foto: Thinkstock |
1. Kesuksesan = Standar Tinggi
Dalam suratnya, Jeff Bezos mengatakan bahwa standar tinggi yang diberikan pada pelanggan adalah salah satu kunci kesuksesan Amazon. Menurut Jeff, standar tinggi pun tidak sulit dicapai karena mudah diajarkan dan ditularkan. Yang perlu dilakukan adalah menyiapkan sebuah tim dengan orang-orang yang memiliki standar dan etos kerja tinggi.
"Bawa satu orang baru pada tim dengan standar yang tinggi dan mereka akan cepat beradaptasi," ungkap Jeff.
"Ketika aku memulai Amazon aku memiliki standar tinggi pada penciptaan, pelayanan pelanggan, dan untungnya mempekerjakan orang. Tapi aku tidak punya standar tinggi pada proses operasinal, bagaimana menjaga agar masalah sudah teratasi tetap teratasi," tambahnya.
2. Cara Mencapai Standar Tinggi
Untuk menentukan dan meraih standar yang tinggi, perusahaan perlu memperhatikan sejumlah hal.
"Pertama kamu harus mengetahui apa yang bagus di wilayah tersebut. Kedua kamu harus punya ekspektasi realistis mengenai betapa sulitnya untuk mencapai hasil," kata Jeff.
Baca Juga: Bikin Kagum, Gaya 10 Orang Terkaya di Dunia yang Jauh dari Kemewahan
Tips Bisnis dari Orang Terkaya 2018. Foto: Thinkstock |
3. Tinggalkan Power Point
Fakta menarik lain yang terungkap dalam surat tahunan tersebut adalah Jeff Bezos tak suka memakai Power Point. Ia lebih suka menggunakan memo enam halaman untuk berbagi ide dan informasi. Sejumlah orang memang menemukan menulis dengan tangan justru membuat ide lebih mengalir.
"Memo yang baik ditulis dan diedit, dibagikan ke sejumlah kolega yang meminta pekerjaan mereka ditingkatkan, pinggirkan beberapa hari, dan edit lagi dengan pikiran yang lebih segar," ungkap Jeff.
4. Minta Bantuan
Demi mengembangkan perusahaan kadang diperlukan orang-orang baru atau seorang mentor. Dan diharapkan untuk bersabar dalam belajar ilmu dan pengalaman baru dari mereka.
"Di pelajaran pertama, coach memberi dia (teman Jeff) saran yang bagus. Dia bilang, 'kebanyakan orang berpikir mereka telah bekerja keras sehingga bisa menguasainya dalam dua minggu. Kenyataannya butuh enam bulan praktek dalam keseharian. Jika kamu pikir kamu bisa melakukannya dalam dua minggu akhirnya kamu akan berhenti'," tulis suami dari penulis MacKenzie Bezos tersebut.
Tips Bisnis dari Orang Terkaya 2018. Foto: Thinkstock |
Baca Juga: Bos Louis Vuitton Orang Terkaya di Industri Fashion, Kalahkan Mark Zuckerberg
5. Tidak Butuh Skill
Salah satu hal yang cukup mengejutkan dari surat Jeff adalah pernyataannya bahwa kemampuan tak terlalu dibutuhkan dalam meraih kesuksesan. Namun kemampuan untuk melihat standar yang tinggi lah yang lebih dibutuhkan.
"Pelatih bola tidak perlu harus bisa main bola dan seorang sutradara film tidak harus bisa berperan. Tapi mereka berdua harus bisa menyadari standar tinggi dan mengejar ekspektasi realistis," tambahnya. (ami/hst)
Pakaian Pria
Investment Piece Under 500K! Rekomendasi Ikat Pinggang Pria yang Bikin Celana Lebih Rapi & Proporsional
Kesehatan
Sering Mobilisasi & Terpapar Polusi? Ini Pilihan Masker Medis yang Nyaman Dipakai Sehari-Hari!
Pakaian Pria
Lebih Suka Pakai Jam Digital? Ini Rekomendasi Jam Digital yang Utamakan Fungsi +Bonus Tampilan Keren
Pakaian Pria
Cari Jam Automatic yang Kepakai Terus? Parlent Gallant Vortex 42MM Bisa Jadi Pilihan!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Viral Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran, Ini Harganya di Tanah Abang
2
5 Drama Korea Romantis CEO Tampan Terbaru yang Bikin Baper
3
Ramalan Zodiak 10 Januari: Libra Lebih Teliti, Scorpio Masih Boros
4
Kendall Jenner Geram Dituding Operasi Plastik, Tegaskan Wajahnya Alami
5
Ramalan Zodiak Cinta 10 Januari: Pisces Lebih Tegas, Libra Singkirkan Ego
MOST COMMENTED












































Tips Bisnis dari Orang Terkaya 2018. Foto: Thinkstock
Tips Bisnis dari Orang Terkaya 2018. Foto: Thinkstock
Tips Bisnis dari Orang Terkaya 2018. Foto: Thinkstock