Tantangan Anak Muda Indonesia Capai Puncak Karier Menurut Para Leader
Rahmi Anjani - wolipop
Rabu, 28 Mar 2018 16:37 WIB
Jakarta
-
Untuk bisa mencapai karier cemerlang yang diimpikan, anak-anak muda perlu menyiapkan diri sejak awal. Disarankan untuk memilih pekerjaan pertama dengan tepat agar ke depannya perjalanan karier sudah berada di jalurnya. Diharapkan pula anak muda Indonesia dapat mengembangkan kemampuan seperti bahasa asing. Menurut para leader, bahasa asing masih menjadi tantangan anak muda Indonesia mencapai puncak karier.
Hal tersebut disampaikan para pemimpin peruahaan dalam talkshow LinkedIn Dream Jobs beberapa waktu lalu. Menurut Managing Director GrabPay Indonesia, Ongki Kurniawan bahasa kerap menjadi penghalang anak muda Indonesia mengembangkan kariernya. Apalagi jika ingin bekerja di perusahaan internasional atau multinasional.
Baca Juga: Ini yang Perlu Disiapkan Fresh Graduate Saat Cari Kerja
"Sayangnya bahasa masih menjadi penghalang. Belum banyak yang pintar berbahasa Inggris padahal bahasa Inggris penting untuk berkomunikasi, baik dengan pihak lain di luar negeri atau pun untuk mempelajari sesuatu di internet. Kuasai bahasa asing dan percaya diri," ungkap Ongki dalam acara yang digelar di EV Hive D.Lab, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
"Selain itu, bentuk kepribadian dengan baik. Sekarang banyak yang ingin serba instan. Padahal kamu harus berjuang dahulu untuk bisa punya pengetahuan dan insting. Jangan takut gagal. Di media sosial kadang orang tidak memperlihatkan kegagalan," tambahnya.
Jaraslov Gaisler yang merupakan Chief Executive Officer di Home Credit Indonesia pun berpendapat serupa. Pria asal Ceko tersebut juga melihat belum banyak anak muda Indonesia menguasai bahasa Inggris. Ia sendiri bisa berbahasa tersebut karena dulu mempelajarinya. Selain itu, menurutnya keinginan untuk belajar juga penting.
Baca Juga: 7 Pekerjaan Ini Cocok Buat Kamu yang Suka Jalan-jalan Gratis
"Kalau ingin berkarier di perusahaan multinasional atau global, bahasa penting, tak hanya bahasa Inggris. Dan orang sering tidak sabar (dalam mengejar karier) makanya kamu harus belajar sabar dan belajar dari kesalahan," tutur Jaraslov.
Namun berbeda dengan Olivier Legrand yang merupakan Managing Director APAC LinkedIn. Menurutnya setiap orang punya tantangan yang berbeda. Ia pun lebih menyarankan agar anak muda Indonesia mencari apa yang mereka benar-benar kuasai. "Saranku adalah kembangkan keahlian sejak pekerjaan pertama. Lalu temukan kemampuan yang akan mendukung keahlian tersebut. Fokuslah pada bidang-bidang yang ingin didalami," kata Olivier. (ami/ami)
Hal tersebut disampaikan para pemimpin peruahaan dalam talkshow LinkedIn Dream Jobs beberapa waktu lalu. Menurut Managing Director GrabPay Indonesia, Ongki Kurniawan bahasa kerap menjadi penghalang anak muda Indonesia mengembangkan kariernya. Apalagi jika ingin bekerja di perusahaan internasional atau multinasional.
Baca Juga: Ini yang Perlu Disiapkan Fresh Graduate Saat Cari Kerja
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu, bentuk kepribadian dengan baik. Sekarang banyak yang ingin serba instan. Padahal kamu harus berjuang dahulu untuk bisa punya pengetahuan dan insting. Jangan takut gagal. Di media sosial kadang orang tidak memperlihatkan kegagalan," tambahnya.
Jaraslov Gaisler yang merupakan Chief Executive Officer di Home Credit Indonesia pun berpendapat serupa. Pria asal Ceko tersebut juga melihat belum banyak anak muda Indonesia menguasai bahasa Inggris. Ia sendiri bisa berbahasa tersebut karena dulu mempelajarinya. Selain itu, menurutnya keinginan untuk belajar juga penting.
Baca Juga: 7 Pekerjaan Ini Cocok Buat Kamu yang Suka Jalan-jalan Gratis
"Kalau ingin berkarier di perusahaan multinasional atau global, bahasa penting, tak hanya bahasa Inggris. Dan orang sering tidak sabar (dalam mengejar karier) makanya kamu harus belajar sabar dan belajar dari kesalahan," tutur Jaraslov.
Namun berbeda dengan Olivier Legrand yang merupakan Managing Director APAC LinkedIn. Menurutnya setiap orang punya tantangan yang berbeda. Ia pun lebih menyarankan agar anak muda Indonesia mencari apa yang mereka benar-benar kuasai. "Saranku adalah kembangkan keahlian sejak pekerjaan pertama. Lalu temukan kemampuan yang akan mendukung keahlian tersebut. Fokuslah pada bidang-bidang yang ingin didalami," kata Olivier. (ami/ami)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
8 Tren Rambut Pendek 2026, Cocok Jadi Referensi Potong Rambut Awal Tahun
2
Ramalan Zodiak 5 Januari: Taurus Jaga Emosi, Gemini Manfaatkan Momentum
3
Rebutan Uang Duka, Konflik Menantu dan Mertua Berujung Tragis
4
8 Foto Alyssa Daguise Liburan ke London, Bumil Tampil Stylish Pakai Coat Bulu
5
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
MOST COMMENTED











































