Pertamakalinya, Politisi Susui Bayi Sambil Berpidato di Ruang Parlemen
Rahmi Anjani - wolipop
Kamis, 22 Jun 2017 16:00 WIB
Jakarta
-
Larissa Waters beberapa waktu lalu mencetak sejarah di Australia saat menyusui anak dalam ruang parlemen. Senator yang harus segara kembali bekerja pasca melahirkan itu membawa serta bayinya, Alia Joy Waters, dalam rapat pemungutan suara pada Mei lalu. Ia tampak tak ragu memberi ASI ketika Alia merasa lapar di sela-sela rapat. Alia pun menjadi bayi pertama yang pernah dibawa dan disusui dalam parlemen Australia.
Aksi Larissa ini sontak mendapat banyak pujian meski ada pula yang berkomentar sumbang. Dan kini, wanita 40 tahun tersebut kembali membuat sejarah. Ia kembali terlihat menyusui dalam ruang parlemen namun kali ini sambil memberi pidato.
Menjadi ibu sekaligus senator ternyata bisa dilakukan secara bersamaan. Larissa membuktikannya ketika ia menyusui anak ketika memberikan mosi terkait penyakit paru-paru yang tampaknya tengah menjadi masalah di Australia.
"Penyakit paru-paru hitam kembali mewabah di kalangan penambang batu bata di Queensland dan Alia sedang lapar," ungkap Larissa kepada Buzzfeed mengenai alasan di balik aksinya yang kembali viral ini.
"Wanita selalu bekerja dan mengurus anak-anak, entah pekerjaan itu dibayar di tempat kerja atau tidak dibayar di rumah. Aku harap ini membantu menormalisasi menyusui dan menghilangkan sisa stigma dari menyusui anak ketika bayi lapar," kata Larissa.
Sebelumnya, Australia melarang ibu membawa bayinya ke ruang parlemen. Namun mulai tahun lalu, pemerintah legislatif melakukan pemungutan suara untuk mengubah aturan tersebut dan mengizinkan ibu merawat bayinya di dalam ruang parlemen.
Aksi Larissa ini sontak mendapat banyak pujian meski ada pula yang berkomentar sumbang. Dan kini, wanita 40 tahun tersebut kembali membuat sejarah. Ia kembali terlihat menyusui dalam ruang parlemen namun kali ini sambil memberi pidato.
Menjadi ibu sekaligus senator ternyata bisa dilakukan secara bersamaan. Larissa membuktikannya ketika ia menyusui anak ketika memberikan mosi terkait penyakit paru-paru yang tampaknya tengah menjadi masalah di Australia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanpa ragu, Larissa berdiri dan menyampaikan opininya sambil menggendong Alia yang tengah minum ASI. Untuk alasan kesopanan, anggota parlemen dari partai Australian Greens tersebut tamoak menutupi bagian atas dada dengan handuk putih.Greens Senator @larissawaters just became the first woman in Australian parliament to give a speech while breast feeding. pic.twitter.com/lvmZ8C32GN
— BuzzFeedOz Politics (@BuzzFeedOzPol) June 22, 2017
"Penyakit paru-paru hitam kembali mewabah di kalangan penambang batu bata di Queensland dan Alia sedang lapar," ungkap Larissa kepada Buzzfeed mengenai alasan di balik aksinya yang kembali viral ini.
Senator Larissa Waters pun berharap jika tindakannya menyusui anak dalam rapat parlemen bisa memberi pesan pada wanita muda bahwa wanita juga berhak berada di tempat yang penuh kekuasaan seperti parlemen.Greens Senator Larissa Waters putting forward a motion on Black Lung while breastfeeding in the Senate #auspol pic.twitter.com/k7RgBy4yqp
— Lukas Coch (@cochl) June 22, 2017
"Wanita selalu bekerja dan mengurus anak-anak, entah pekerjaan itu dibayar di tempat kerja atau tidak dibayar di rumah. Aku harap ini membantu menormalisasi menyusui dan menghilangkan sisa stigma dari menyusui anak ketika bayi lapar," kata Larissa.
Sebelumnya, Australia melarang ibu membawa bayinya ke ruang parlemen. Namun mulai tahun lalu, pemerintah legislatif melakukan pemungutan suara untuk mengubah aturan tersebut dan mengizinkan ibu merawat bayinya di dalam ruang parlemen.
(ami/ami)I think this is what ppl mean when they talk abt a flexible boss. @RichardDiNatale with @larissawaters new staffer. @ellinghausen pic. pic.twitter.com/e5mrMT5p1p
— Stephanie Peatling (@srpeatling) June 22, 2017










































