Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Mengenal Pebisnis Sophia Amoruso 'Girl Boss' yang Berkunjung ke Jakarta

Alissa Safiera - wolipop
Senin, 01 Mei 2017 18:16 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Alissa Safiera/Wolipop
Jakarta - Nama Sophia Amoruso sudah sangat dikenal di antara para penikmat mode dunia. Mulai dari Nasty Gal hingga buku Girl Boss, membawa ia masuk dalam daftar teratas wanita terkaya versi Forbes tahun 2016. Siapa sangka, semua dimulai hanya lewat laman situs jual berli Ebay ketika usianya 22 tahun.

From hero to zero, Sophia Amaruso memulai bisnis besarnya dari bawah. Amoruso muda telah belajar untuk menghidupi dirinya sendiri sejak orangtuanya kehilangan pekerjaan, temasuk berjualan limun di usia 9 tahun. ,Sebelum usianya menginjak 22 tahun ia juga sempat mencoba 10 pekerjaan berbeda, dari pramusaji restoran Subway, bekerja di toko buku sampai toko musik.

Di usia 22 tahun, Amoruso mulai berjualan baju vintage lewat Ebay, dengan akun 'Nasty Gal Vintage' yang lalu menjadi perusahaan besarnya. Ia tahu di mana menemukan jaket Chanel US$ 8 yang lalu dia jual US$ 1.000 di situs belanja dunia tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nasty Gal Vintage di usia 22 tahun adalah saat aku memulai bisnis. Aku menjual barang vintage dan mendapat uang lebih dari yang selama ini pernah aku dapatkan," ungkap Amoruso saat datang ke Indonesia, untuk Resonation 2017, Jumat (28/4/2017).

Dari Ebay, ia mulai mempromosikan labelnya ke MySpace hingga Facebook. Saat ini, wanita kelahiran 1984 itu tahu benar target pasarnya adalah wanita dengan selera fashion vintage yang unik. Perkembangan bisnis ini pun terbilang sangat cepat hingga akhirnya ia memutuskan membuat situs penjualan barang vintage miliknya sendiri dengan nama Nasty Gal.

"Aku menyadari aku sulit melihat masa depan brandku di Ebay, lalu aku mulai membuat situsku sendiri. Semua barang langsung terjual habis, seperti mimpi buruk tapi sangat menyenangkan, dari sana aku tahu aku sedang membangun sesuatu yang besar," ujarnya.

Resmi diluncurkan pada tahun 2008, Nasty Gal membuat Amoruso mendapat penghasilan bersih hingga US$ 280 juta, dan membawanya masuk dalam daftar Wanita Terkaya Amerika oleh Forbes Magazine.

Situs New York Times menjulukinya 'Cinderella of Tech', sementara Inc. Magazine memasukan namanya di daftar 30 under 30. Juga di tahun yang sama, Business Insider melabeli Amoruso sebagai CEO terseksi yang pernah ada. "Amoruso membuat feminis menjadi keren lagi," klaim Business Insider saat itu.

Berkaca dari pengalamannya menjadi seorang wanita pebisnis yang sukses di Amerika, Amoruso kemudian membuat buku dengan judul Girl Boss. Kisahnya kini juga diabadikan menjadi serial televisi oleh Netflix dengan judul yang sama seperti bukunya. Selain nama buku, Girl Boss juga menjadi nama yayasan pendanaan bagi wanita yang berkarya di bidang desain, fashion, musik dan lainnya, yang ia dirikan di tahun 2014.

"Aku adalah orang yang sangat memakai logika. Mempelajari keuangan sebenarnya bukan hal yang alami untukku tapi aku mencoba memahaminya dan masih belajar. Inilah caraku untuk bertanggungjawab atas yang aku lakukn," ujarnya. (asf/eny)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads