Pelayan Cantik Bisa Dapat Uang Tip Lebih Banyak, Ini Alasannya Menurut Studi
Hestianingsih - wolipop
Minggu, 19 Mar 2017 18:15 WIB
Jakarta
-
Pelayan cantik Ansita Lela Karlita alias Ita kini ramai diperbincangkan publik, sejak sosoknya viral di social media. Keberadaan Ita pun mendatangkan keuntungan tersendiri bagi warung Mak Yah, tempat di mana wanita berusia 23 tahun ini bekerja sehari-harinya.
Ada yang datang karena penasaran dengan paras cantik Ita, ada pula yang datang ke warung makan ini karena memang masakannya enak dan sudah menjadi pelanggan tetap. Pramusaji atau pelayan berparas cantik, memang nyatanya bisa menarik orang untuk datang ke tempat tersebut. Bahkan pada beberapa kasus, pelayan yang dianggap berpenampilan menarik bisa mendapatkan tip atau bonus lebih banyak dari pengunjung.
Budaya di Indonesia memang tidak terlalu mengenal pemberian tip. Tapi hasil studi ini cukup kompatibel jika ingin dikaitkan dengan fenomena pramusaji cantik Ita yang bisa dibilang berhasil menarik daya beli konsumen.
Hasil studi yang diterbitkan dalam Journal of Economic Psychology menemukan bahwa pramusaji yang dinilai berparas menarik oleh pelanggannya, cenderung mendapatkan bonus tambahan atau tip lebih banyak. Dalam penelitian yang dilakukan selama setahun itu terungkap, pelayan yang berwajah cantik atau tampan bisa mendapatkan penghasilan hingga USD 1.261 atau sekitar Rp 16,8 juta per tahun hanya dari tip saja, jika dibandingkan dengan pelayan yang terlihat lebih bersahaja namun parasnya terbilang biasa.
Menariknya, wanita yang lebih banyak memberikan tip kepada pramusaji berpenampilan menarik ketimbang pria. Seperti dikutip dari Business Insider, orang-orang berwajah rupawan memang cenderung lebih persuasif tanpa orang sadari.
Pria dan wanita berpenampilan menarik juga terlihat lebih bisa dipercaya, dan menghasilkan uang rata-rata 12 persen lebih banyak ketimbang orang berwajah yang disebut 'standar' atau 'biasa saja'.
Penelitian ini diprakarsai oleh Matt Parrett dari Food and Drug Administration. Matt melakukan 501 survei yang melibatkan para tamu restoran. Partisipan diberi pertanyaan berapa banyak mereka memberikan tip dan bagaimana tingkat daya tarik dari pramusaji di restoran yang mereka datangi.
Matt dan asistennya kemudian menganalisa berbagai data yang terkumpul, dan dihasilkanlah sejumlah pola. Menurutnya, memang benar pramusaji berparas menarik mengumpulkan uang tip lebih banyak. Yang unik dari hasil penelitian ini adalah, pramusaji wanita justru mendapatkan tip lebih banyak dari pelanggan sesama wanita. Menurut Matt, hal ini bisa jadi dikarenakan wanita umumnya lebih 'diskriminatif' soal penampilan daripada pria.
"Saya melihat ada tiga penjelasan di sini; stereotipe, meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan negosiasi yang lebih baik, dan diskriminasi berdasarkan selera," ujar Matt.
Dia juga menjelaskan, alasan lainnya bisa juga karena wanita cenderung lebih menghargai wanita lain yang mau menyisihkan waktu lebih untuk merawat dirinya. Istilah singkatnya, sebuah 'empati' terhadap sesama wanita.
"Mungkin wanita menghargai wanita lain yang telah bekerja lebih keras untuk membuat dirinya terlihat lebih baik. Sesuatu yang sesama wanita tahu dan perhatikan juga dalam hidupnya," tuturnya.
Jadi, perlukah restoran atau bisnis komersil yang lain mempekerjakan setidaknya satu, atau dua pramusaji berpenampilan menarik sebagai 'penglaris'? (hst/hst)
Ada yang datang karena penasaran dengan paras cantik Ita, ada pula yang datang ke warung makan ini karena memang masakannya enak dan sudah menjadi pelanggan tetap. Pramusaji atau pelayan berparas cantik, memang nyatanya bisa menarik orang untuk datang ke tempat tersebut. Bahkan pada beberapa kasus, pelayan yang dianggap berpenampilan menarik bisa mendapatkan tip atau bonus lebih banyak dari pengunjung.
Budaya di Indonesia memang tidak terlalu mengenal pemberian tip. Tapi hasil studi ini cukup kompatibel jika ingin dikaitkan dengan fenomena pramusaji cantik Ita yang bisa dibilang berhasil menarik daya beli konsumen.
Foto: Thinkstock |
Hasil studi yang diterbitkan dalam Journal of Economic Psychology menemukan bahwa pramusaji yang dinilai berparas menarik oleh pelanggannya, cenderung mendapatkan bonus tambahan atau tip lebih banyak. Dalam penelitian yang dilakukan selama setahun itu terungkap, pelayan yang berwajah cantik atau tampan bisa mendapatkan penghasilan hingga USD 1.261 atau sekitar Rp 16,8 juta per tahun hanya dari tip saja, jika dibandingkan dengan pelayan yang terlihat lebih bersahaja namun parasnya terbilang biasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria dan wanita berpenampilan menarik juga terlihat lebih bisa dipercaya, dan menghasilkan uang rata-rata 12 persen lebih banyak ketimbang orang berwajah yang disebut 'standar' atau 'biasa saja'.
Penelitian ini diprakarsai oleh Matt Parrett dari Food and Drug Administration. Matt melakukan 501 survei yang melibatkan para tamu restoran. Partisipan diberi pertanyaan berapa banyak mereka memberikan tip dan bagaimana tingkat daya tarik dari pramusaji di restoran yang mereka datangi.
Matt dan asistennya kemudian menganalisa berbagai data yang terkumpul, dan dihasilkanlah sejumlah pola. Menurutnya, memang benar pramusaji berparas menarik mengumpulkan uang tip lebih banyak. Yang unik dari hasil penelitian ini adalah, pramusaji wanita justru mendapatkan tip lebih banyak dari pelanggan sesama wanita. Menurut Matt, hal ini bisa jadi dikarenakan wanita umumnya lebih 'diskriminatif' soal penampilan daripada pria.
Foto: Thinkstock |
"Saya melihat ada tiga penjelasan di sini; stereotipe, meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan negosiasi yang lebih baik, dan diskriminasi berdasarkan selera," ujar Matt.
Dia juga menjelaskan, alasan lainnya bisa juga karena wanita cenderung lebih menghargai wanita lain yang mau menyisihkan waktu lebih untuk merawat dirinya. Istilah singkatnya, sebuah 'empati' terhadap sesama wanita.
"Mungkin wanita menghargai wanita lain yang telah bekerja lebih keras untuk membuat dirinya terlihat lebih baik. Sesuatu yang sesama wanita tahu dan perhatikan juga dalam hidupnya," tuturnya.
Jadi, perlukah restoran atau bisnis komersil yang lain mempekerjakan setidaknya satu, atau dua pramusaji berpenampilan menarik sebagai 'penglaris'? (hst/hst)
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lebih Fresh dalam 15 Menit, Rahasia Glow Alami dengan SKINFOOD Food Mask!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Bebas Jerawat Saat Lebaran dengan Numbuzin No.1 Pantothenic B5 Active Soothing Cream, Skincare Favorit dari Korea!
Elektronik & Gadget
Lari, Gowes, atau Workout? Tetap Dengar Sekitar dengan JOVITECH Wireless BC61 Bone Conduction Runfree Earphone!
Perawatan dan Kecantikan
Review Cushion Lokal Favorit untuk Makeup Lebaran yang Flawless dan Tahan Seharian!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
8 Amalan Lailatul Qadar yang Bisa Dilakukan Wanita Saat Haid
2
Gaya Effortless Sherina Munaf di Acara One Piece Live Action, Banjir Pujian
3
Pramugari Ungkap Kelakuan Miliuner di Superyacht: Cincin Kawin Hanya Dekorasi
4
Gaya Fuji & Felicya Angelista Kompak Tampil Bak Artis Bollywood Pakai Lehenga
5
Potret Gaya Paula Verhoeven Bercadar Saat Umrah di Bulan Ramadhan
MOST COMMENTED












































Foto: Thinkstock
Foto: Thinkstock