Liputan Khusus Endorsement
Membayar Selebgram untuk Endorse Produk Jualan, Seberapa Efektifkah?
Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 08 Apr 2016 10:52 WIB
Jakarta
-
Tidak sedikit online shop yang rela mengeluarkan bujet lebih untuk membayar selebgram (selebriti Instagram) atau selebriti yang memiliki banyak followers. Tujuannya hanya satu, untuk meningkatkan daya tarik calon pembeli hingga akhirnya mereka membeli barang yang dijualnya.
Jumlah yang dikeluarkan untuk membayar biaya endorsement itupun tidak sedikit. Terkadang satu online shop harus merogoh kocek mulai dari Rp 75 ribu hingga Rp 25 juta untuk mempromosikan barang dagangannya melalui sang selebgram tersebut. Lantas sebenarnya, seberapa efektifkah melakukan endorsement berbayar?
Dituturkan oleh seorang pemilik online shop yang menjual jegging, Novy, membayar seorang selebriti atau selebgram untuk mempromosikan 'lapak' toko virtual tersebut sebenarnya tidak terlalu efektif. Karena biasanya mereka hanya mencari foto yang bagus untuk menambah koleksi foto-foto.
"Biasanya online shop hanya mencari untuk referensi foto dan testimonial. Endorse selebgram sekarang sudah tidak lagi mengharapkan banyak followers, karena ada beberapa selebgram yang followersnya beli," aku Novy saat dihubungi Wolipop, Senin (4/4/2016).
Pendapat lain datang dari Sarah. Ia mengelola online shop yang menjual celana berbahan katun. Sarah menilai keefektifan endorse berbayar tersebut tergantung kepada seberapa aktif pengikut yang dimiliki.
"Dan juga apakah followers yang si selebgram itu punya sesuai dengan segmen produk kami. Karena kalau hanya followersnya banyak saja, tidak menjamin endorsement pasti efektif," tutur Sarah ketika dihubungi Wolipop, Selasa (5/4/2016).
Wanita yang menjadi admin di online shop @deadly_gorgeous itu menambahkan, biasanya ada beberapa foto dari hasil endorsement yang baru terasa pengaruhnya setelah foto tersebut digunakan untuk keperlukan promosi iklan antar sesama online shop. Hasilnya, omzet penjualan pun juga ikut meningkat.
"Sebenarnya kami lebih menyukai endorse ke orang-orang yang belum terlalu populer karena prosedurnya tidak rumit. Kami memang semaksimal mungkin tidak endorse yang bujetnya terlalu tinggi karena efektifitasnya tidak bisa dipastikan. Jadi kami tetap harus atur bujet untuk endorse," lanjutnya lagi.
Agensi endorsment yang biasa menangani selebriti dan selebgram, Iconic Sister mengungkapkan, efektif atau tidaknya hasil dari endorse yang di dapatkan tiap online shop berbeda-beda. Berdasarkan pengalamannya, online shop satu dengan yang lainnya belum tentu mendapatkan respon yang sama walaupun jenis produk yang dijualnya sama.
"Kami maupun selebriti tersebut memberikan salah satu fasilitas yakni request caption Instagram. Jadi online shop bisa memberikan caption yang diinginkan sehingga bisa menjadi salah satu daya tarik yang menyebabkan respon bervariasi," tutur perwakilan dari Iconic Sister, Zera, saat diwawancara Wolipop via e-mail, Rabu (6/4/2016).
Menurutnya, terkadang pengaruh dari cara online shop berjualan di Instagramnya sendiri kurang menarik. Sehingga ketika selebriti atau selebgram mengunggah foto endorse secara otomatis banyak yang akan follow online shop tersebut jika akunnya dikunci. Sedangkan untuk online shop yang tidak dikunci, follower selebgram itu bisa langsung melihat produk yang dijual di toko virtualnya.
"Oleh karena itu online shop wajib memiliki daya tarik tersendiri di Instagramnya, dalam hal ini dari segi foto dan harga. Tapi sejauh ini dengan mengendorse sudah pasti akan meningkatkan baik dari segi penjualan maupun followers karena online shop akan lebih dikenal dan makin dipercaya karena sudah pernah dipromosikan oleh selebriti atau selebgram," jelas Zera yang mendirikan Iconic Sister sejak 2015 ini.
Akan tetapi, jika endorse ini belum efektif, salah satu keuntungan dan keunggulannya adalah online shop tersebut bisa menggunakan foto selebriti atau selebgram selebgram yang menggunakan produk online shop itu sebagai katalog produk nya. Dari pengalamannya, penjualan semakin meningkat dengan menggunakan foto endorse selebriti populer sebagai katalog. (itn/itn)
Jumlah yang dikeluarkan untuk membayar biaya endorsement itupun tidak sedikit. Terkadang satu online shop harus merogoh kocek mulai dari Rp 75 ribu hingga Rp 25 juta untuk mempromosikan barang dagangannya melalui sang selebgram tersebut. Lantas sebenarnya, seberapa efektifkah melakukan endorsement berbayar?
Dituturkan oleh seorang pemilik online shop yang menjual jegging, Novy, membayar seorang selebriti atau selebgram untuk mempromosikan 'lapak' toko virtual tersebut sebenarnya tidak terlalu efektif. Karena biasanya mereka hanya mencari foto yang bagus untuk menambah koleksi foto-foto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendapat lain datang dari Sarah. Ia mengelola online shop yang menjual celana berbahan katun. Sarah menilai keefektifan endorse berbayar tersebut tergantung kepada seberapa aktif pengikut yang dimiliki.
"Dan juga apakah followers yang si selebgram itu punya sesuai dengan segmen produk kami. Karena kalau hanya followersnya banyak saja, tidak menjamin endorsement pasti efektif," tutur Sarah ketika dihubungi Wolipop, Selasa (5/4/2016).
Wanita yang menjadi admin di online shop @deadly_gorgeous itu menambahkan, biasanya ada beberapa foto dari hasil endorsement yang baru terasa pengaruhnya setelah foto tersebut digunakan untuk keperlukan promosi iklan antar sesama online shop. Hasilnya, omzet penjualan pun juga ikut meningkat.
"Sebenarnya kami lebih menyukai endorse ke orang-orang yang belum terlalu populer karena prosedurnya tidak rumit. Kami memang semaksimal mungkin tidak endorse yang bujetnya terlalu tinggi karena efektifitasnya tidak bisa dipastikan. Jadi kami tetap harus atur bujet untuk endorse," lanjutnya lagi.
Agensi endorsment yang biasa menangani selebriti dan selebgram, Iconic Sister mengungkapkan, efektif atau tidaknya hasil dari endorse yang di dapatkan tiap online shop berbeda-beda. Berdasarkan pengalamannya, online shop satu dengan yang lainnya belum tentu mendapatkan respon yang sama walaupun jenis produk yang dijualnya sama.
"Kami maupun selebriti tersebut memberikan salah satu fasilitas yakni request caption Instagram. Jadi online shop bisa memberikan caption yang diinginkan sehingga bisa menjadi salah satu daya tarik yang menyebabkan respon bervariasi," tutur perwakilan dari Iconic Sister, Zera, saat diwawancara Wolipop via e-mail, Rabu (6/4/2016).
Menurutnya, terkadang pengaruh dari cara online shop berjualan di Instagramnya sendiri kurang menarik. Sehingga ketika selebriti atau selebgram mengunggah foto endorse secara otomatis banyak yang akan follow online shop tersebut jika akunnya dikunci. Sedangkan untuk online shop yang tidak dikunci, follower selebgram itu bisa langsung melihat produk yang dijual di toko virtualnya.
"Oleh karena itu online shop wajib memiliki daya tarik tersendiri di Instagramnya, dalam hal ini dari segi foto dan harga. Tapi sejauh ini dengan mengendorse sudah pasti akan meningkatkan baik dari segi penjualan maupun followers karena online shop akan lebih dikenal dan makin dipercaya karena sudah pernah dipromosikan oleh selebriti atau selebgram," jelas Zera yang mendirikan Iconic Sister sejak 2015 ini.
Akan tetapi, jika endorse ini belum efektif, salah satu keuntungan dan keunggulannya adalah online shop tersebut bisa menggunakan foto selebriti atau selebgram selebgram yang menggunakan produk online shop itu sebagai katalog produk nya. Dari pengalamannya, penjualan semakin meningkat dengan menggunakan foto endorse selebriti populer sebagai katalog. (itn/itn)
Home & Living
Pandaoma Mesin Cuci Mini Portable, Solusi Cuci Praktis buat Hidup yang Lebih Ringkas!
Olahraga
Cukup Satu Alat! Latihan Lebih Variatif di Rumah dengan B-STRONG BS-10 yang Adjustable dan Multifungsi
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Rambut Lembut & Berkilau dengan Perawatan Premium dari Jepang!
Perawatan dan Kecantikan
Airbot Aria HyperStyler, Satu Alat, Banyak Gaya Rambut Tanpa Ribet!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
7 Potret Siraman Anak Tommy Soeharto, Tata Cahyani Curi Atensi Berkebaya Floral
2
Foto: Transformasi Bradley Cooper Jadi Lebih Muda, Bikin Pangling Dikira Oplas
3
Most Popular: Viral Pengantin Paling Tak Bahagia, Muka Suram di Pernikahan
4
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
5
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
MOST COMMENTED











































