5 Tips Keuangan untuk Orang di Usia 20-an
Rahmi Anjani - wolipop
Kamis, 31 Mar 2016 10:31 WIB
Jakarta
-
Masih berusia muda bukan berarti belum perlu mengelola keuangan dengan matang. Cermat mengatur keuangan di usia 20-an bisa membuat Anda lebih mapan di masa depan. Namun jangan berpikir Anda harus selalu berhemat dan tak bisa bersenang-senang. Tetaplah menikmati masa muda namun terapkan lima tips keuangan ini sebisa mungkin agar terhindari dari problema finansial di masa depan.
1. Menabung untuk Pensiun
Tak banyak orang berusia muda yang terpikir untuk mulai mengumpulkan dana pensiun. Terlebih mereka yang masih berpenghasilan rendah atau punya sejumlah hutang. Meski begitu, menabung untuk hari tua penting dilakukan sedini mungkin selagi Anda belum punya banyak tanggungan atau pengeluaran. Tak perlu menyisihkan terlalu banyak jika keuangan belum memungkinkan. Paling tidak Anda sudah menyicil sedikit uang agar masa tua lebih tenang.
2. Pengeluaran Sesuai Keuangan
Orang di usia 20-an biasanya baru mulai bekerja dan menerima gaji. Wajar jika mereka ingin membelanjakan penghasilan untuk barang-barang atau gaya hidup yang dahulunya diimpikan. Meski begitu, hindari menghabiskan terlalu banyak uang hanya untuk bersenang-senang. Jika Anda bisa berhemat saat muda, kebiasaan tersebut akan terbawa hingga usia matang.
3. Hindari Hutang Kartu Kredit
Penggunaan kartu kredit memang tidak dilarang. Namun hindari memanfaatkannya secara berlebihan yang membuat Anda banyak berhutang. Hutang di masa muda bisa 'menghantui' ketika Anda ingin membeli rumah, mobil, atau membangun keluarga di masa yang akan datang. Karenanya, gunakan kartu kredit untuk hal-hal mendesak atau untuk menghasilkan keuntungan.
4. Asuransi
Merasa masih muda dan sehat, orang di usia 20-an juga jarang memikirkan asuransi. Padahal mereka juga bisa sakit atau mengalami peristiwa kurang menyenangkan lain. Jika Anda memiliki penghasilan cukup, tak ada salahnya untuk membeli asuransi sesuai dengan kebutuhan atau prioritas hidup.
5. Kuatkan Dana Darurat
Usia 20-an juga merupakan momen yang tepat untuk mengumpulkan dana darurat. Dana darurat tersebut dibutuhkan sebagai cadangan jika sewaktu-waktu ada pengeluaran mendadak atau terjadi PHK. Menabung di waktu muda wajid dilakukan karena lebih mudah dari pada setelah berkeluarga dan memiliki anak. (ami/ami)
1. Menabung untuk Pensiun
Tak banyak orang berusia muda yang terpikir untuk mulai mengumpulkan dana pensiun. Terlebih mereka yang masih berpenghasilan rendah atau punya sejumlah hutang. Meski begitu, menabung untuk hari tua penting dilakukan sedini mungkin selagi Anda belum punya banyak tanggungan atau pengeluaran. Tak perlu menyisihkan terlalu banyak jika keuangan belum memungkinkan. Paling tidak Anda sudah menyicil sedikit uang agar masa tua lebih tenang.
2. Pengeluaran Sesuai Keuangan
Orang di usia 20-an biasanya baru mulai bekerja dan menerima gaji. Wajar jika mereka ingin membelanjakan penghasilan untuk barang-barang atau gaya hidup yang dahulunya diimpikan. Meski begitu, hindari menghabiskan terlalu banyak uang hanya untuk bersenang-senang. Jika Anda bisa berhemat saat muda, kebiasaan tersebut akan terbawa hingga usia matang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penggunaan kartu kredit memang tidak dilarang. Namun hindari memanfaatkannya secara berlebihan yang membuat Anda banyak berhutang. Hutang di masa muda bisa 'menghantui' ketika Anda ingin membeli rumah, mobil, atau membangun keluarga di masa yang akan datang. Karenanya, gunakan kartu kredit untuk hal-hal mendesak atau untuk menghasilkan keuntungan.
4. Asuransi
Merasa masih muda dan sehat, orang di usia 20-an juga jarang memikirkan asuransi. Padahal mereka juga bisa sakit atau mengalami peristiwa kurang menyenangkan lain. Jika Anda memiliki penghasilan cukup, tak ada salahnya untuk membeli asuransi sesuai dengan kebutuhan atau prioritas hidup.
5. Kuatkan Dana Darurat
Usia 20-an juga merupakan momen yang tepat untuk mengumpulkan dana darurat. Dana darurat tersebut dibutuhkan sebagai cadangan jika sewaktu-waktu ada pengeluaran mendadak atau terjadi PHK. Menabung di waktu muda wajid dilakukan karena lebih mudah dari pada setelah berkeluarga dan memiliki anak. (ami/ami)
Hobi dan Mainan
Sering Ikut Event, Seminar, atau Kerja Kantoran? 3 ID Card Holder Ini Bikin Kartu Aman dan Tetap Rapi
Makanan & Minuman
Anak Susah Makan? Bantu Lengkapi Gizi Anak dengan PediaSure Vanila
Hobbies & Activities
LOJEL Voja Cabin 21 Inch, Pilihan Koper Anti Ribet untuk Short Trip
Pakaian Pria
Adidas D.O.N Issue 5, Sepatu Basket Pria yang Ringan dan Stylish
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Trans First Luxury Buka di METRO Gandaria City, Tempat Jual-Beli Barang Branded
2
Gaya Musim Dingin Bumil Amanda Manopo Baby Moon Keliling Eropa Bareng Suami
3
Wajah 'Old Money' Jadi Tren Operasi Plastik, Seperti Apa?
4
Influencer Tarot Didenda Rp 170 Miliar Usai Tuduh Profesor Terlibat Pembunuhan
5
Dapat Kejutan Ultah, Gaya Mahalini Berdaster-Pakai Roll Rambut Curi Atensi
MOST COMMENTED











































