Urutan Lahir dan Pengaruhnya pada Kesuksesan Karier, Anak Tengah Jadi CEO
Kamu anak keberapa? Tahukah kamu kalau urutan lahir bisa mempengaruhi kesuksesan karier? Bahas di sini, yuk.
Selama ini, urutan kelahiran dalam keluarga sering dikaitkan dengan pembentukan karakter seseorang. Namun temuan terbaru menunjukkan bahwa posisi anak sulung, tengah, bungsu, atau tunggal tidak hanya membentuk kepribadian, tapi juga berpotensi memengaruhi arah karier di masa depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah riset yang dilaporkan oleh The Independent mengungkap adanya hubungan antara urutan kelahiran dan pilihan profesi. Penelitian ini digagas oleh perusahaan Disney dalam rangka memperingati Hari Saudara Nasional yang jatuh setiap 10 April sekaligus merayakan ikatan kakak-beradik Elsa dan Anna dari film Frozen.
Penelitian tersebut dipimpin oleh psikolog Emma Kenny yang bersama timnya menganalisis lebih dari 500 orang sukses dari 11 bidang pekerjaan berbeda. Dengan pendekatan statistik, mereka berusaha menemukan pola signifikan terkait posisi kelahiran dan kesuksesan karier.
"Penelitian yang dilakukan selama sebulan terakhir telah menunjukkan bahwa urutan kelahiran merupakan faktor yang signifikan dalam menentukan jenis pekerjaan antara saudara kandung," ujar Kenny.
Mari bahas mengenai urutan lahir dan pengaruhnya terhadap kesuksesan karier:
Anak Sulung Menonjol di Bidang Ilmiah
Sudah setengah abad sejak Neil Armstrong mendarat di bulan pada 20 Juli 1969. Berikut kumpulan foto dan deretan fakta menarik terkait misi Apollo 11. Yuk, simak Foto: Reuters |
Anak sulung lebih sering ditemukan dalam profesi yang menuntut ketelitian dan tanggung jawab tinggi. Penelitian ini menemukan banyak astronot berasal dari anak pertama, seperti Buzz Aldrin dan Neil Armstrong.
Selain itu, anak sulung juga kerap berkarier sebagai ilmuwan atau insinyur. Nama-nama besar, seperti Stephen Hawking dan Tim Berners-Lee menjadi contoh nyata.
Anak Tengah Dominan Jadi CEO
Bill Gates. Foto: Gates Notes |
Salah satu temuan paling mencolok adalah kecenderungan anak tengah yang lebih besar untuk menduduki posisi strategis. Data menunjukkan bahwa anak yang lahir di urutan tengah memiliki peluang 30% lebih tinggi untuk menjadi CEO dibanding saudara mereka.
Para peneliti menduga hal ini berkaitan dengan dinamika dalam keluarga. Anak tengah sering kali harus berjuang mendapatkan perhatian sehingga mengembangkan sifat kompetitif, kemampuan beradaptasi, dan kecakapan diplomasi.
Karakter tersebut dinilai sangat relevan dalam dunia kepemimpinan dan manajemen. Sejumlah tokoh dunia yang termasuk dalam kategori ini antara lain Mark Zuckerberg, Alan Sugar, serta Bill Gates.
Tak hanya di dunia bisnis, anak tengah juga tercatat 41% lebih berpeluang menjadi atlet Olimpiade yang menunjukkan daya saing dan ketahanan mental kuat.
Anak Bungsu Berbakat di Dunia Seni
Foto: Instagram
Sebagai contoh, komposer legendaris seperti Johann Sebastian Bach dan Wolfgang Amadeus Mozart. Para peneliti menilai, sifat emosional yang lebih halus dan idealisme tinggi menjadi faktor pendorong kreativitas mereka.
Anak Tunggal Cenderung Jadi Seniman
Foto: a
Menariknya, penelitian ini juga menegaskan bahwa jumlah anggota keluarga tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pilihan karier seseorang. Dengan kata lain, posisi dalam urutan kelahiran lebih berperan dibandingkan besar kecilnya keluarga.
Temuan ini membuka perspektif baru bahwa dinamika dalam keluarga dapat membentuk jalur karier secara tidak langsung. Meski bukan satu-satunya penentu, urutan kelahiran tampaknya menjadi salah satu faktor menarik yang patut diperhitungkan dalam memahami perjalanan hidup seseorang.















































