Begini Cara Menlu Retno Marsudi Seimbangkan Kehidupan Karier dan Keluarga
Rahmi Anjani - wolipop
Selasa, 29 Mar 2016 13:21 WIB
Jakarta
-
Menjadi seorang wanita tidak seharusnya menghalangi perkembangan karier seseorang. Keluarga dan pekerjaan bisa berjalan beriringan jika wanita bisa berkomitmen untuk mengusahakan keduanya. Hal tersebut pula yang dilakukan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Suadi selama 30 tahun belakangan.
Menlu wanita pertama di Indonesia tersebut membagi sekelumit perjalanan kariernya di acara The 5th Citi Indonesia International Women's Day. Ibu dua anak itu mengaku memang sempat menghadapi sejumlah tantangan dalam bekerja di Kementrian Luar Negeri sejak menjadi diplomat. Misalnya harus menghabiskan banyak waktu untuk bekerja sehingga mengontrol anak-anak dari 'kejauhan'.
Menurut Retno, ia memang salah satu dari sedikit wanita yang bisa bertahan dan menyeimbangkan karier dan keluarga. Lalu apa rahasianya?
"Kita coba bangun team work dengan suami dan memberikan pemahaman kepada anak-anak karena kita tidak mungkin hadir 24 jam. Saya memberikan pemahaman pada anak bahwa hidupmu adalah milikmu. Kami sepakat tidak mendikte anak-anak harus seperti apa," ungkap Retno di Plaza Bapindo, Selasa, (29/3/2016).
Menurutnya cara tersebut berhasil membuat kedua anak laki-laki Retno menjadi lebih mandiri, disiplin, dan tidak pernah bertengkar. Keluarga yang solid itu lah yang membuatnya merasa bangga dan tenang dalam bekerja.
Retno pun merasa cukup beruntung karena memiliki anggota keluarga wanita yang dapat dijadikannya panutan dalam berkarier, terutama dari sang ibu. Ia bercerita jika semangat ibu membuatnya bangkit ketika merasa lelah dengan pekerjaan.
"Kalau capai, saya melihat ibu dan langsung bangkit. Di usinya yang ke 76 tahun, dia masih mengajar senam jantung untuk manula, melakukan penyuluhan di posyandu, mengurus RT, dan terima pesanan catering. Suasana keluarga seperti itu yang membangkitkan saya untuk jadi wanita kuat dan mencoba untuk berbagi," kata Retno.
Sebagai wanita yang tergolong sukses mencapai posisi tinggi dalam karier tanpa meninggalkan keluarga, Retno pun memberikan tipsnya. "Tidak ada batasan untuk kita mencapai sesuatu, yang penting kerja keras. Dari pengalaman saya, doa dan tirakad perannya sangat besar. Selalu pakai energi positif. Kalau tidak dengan kondisi Indonesia yang majemuk, perbedaan yang akan muncul. Pakai energi positif untuk kuatkan diri sendiri dan Indonesia yang lebih baik," katanya lagi. (ami/ami)
Menlu wanita pertama di Indonesia tersebut membagi sekelumit perjalanan kariernya di acara The 5th Citi Indonesia International Women's Day. Ibu dua anak itu mengaku memang sempat menghadapi sejumlah tantangan dalam bekerja di Kementrian Luar Negeri sejak menjadi diplomat. Misalnya harus menghabiskan banyak waktu untuk bekerja sehingga mengontrol anak-anak dari 'kejauhan'.
Menurut Retno, ia memang salah satu dari sedikit wanita yang bisa bertahan dan menyeimbangkan karier dan keluarga. Lalu apa rahasianya?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya cara tersebut berhasil membuat kedua anak laki-laki Retno menjadi lebih mandiri, disiplin, dan tidak pernah bertengkar. Keluarga yang solid itu lah yang membuatnya merasa bangga dan tenang dalam bekerja.
Retno pun merasa cukup beruntung karena memiliki anggota keluarga wanita yang dapat dijadikannya panutan dalam berkarier, terutama dari sang ibu. Ia bercerita jika semangat ibu membuatnya bangkit ketika merasa lelah dengan pekerjaan.
"Kalau capai, saya melihat ibu dan langsung bangkit. Di usinya yang ke 76 tahun, dia masih mengajar senam jantung untuk manula, melakukan penyuluhan di posyandu, mengurus RT, dan terima pesanan catering. Suasana keluarga seperti itu yang membangkitkan saya untuk jadi wanita kuat dan mencoba untuk berbagi," kata Retno.
Sebagai wanita yang tergolong sukses mencapai posisi tinggi dalam karier tanpa meninggalkan keluarga, Retno pun memberikan tipsnya. "Tidak ada batasan untuk kita mencapai sesuatu, yang penting kerja keras. Dari pengalaman saya, doa dan tirakad perannya sangat besar. Selalu pakai energi positif. Kalau tidak dengan kondisi Indonesia yang majemuk, perbedaan yang akan muncul. Pakai energi positif untuk kuatkan diri sendiri dan Indonesia yang lebih baik," katanya lagi. (ami/ami)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Rebutan Uang Duka, Konflik Menantu dan Mertua Berujung Tragis
2
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
3
8 Foto Alyssa Daguise Liburan ke London, Bumil Tampil Stylish Pakai Coat Bulu
4
Bikin Baper! Aksi Lamar Kekasih di Waterfront Danau Toba Ini Viral
5
Niat Cantik Berujung Maut, Ibu 2 Anak Meninggal Usai Oplas Bokong & Perut
MOST COMMENTED











































