Liputan Khusus Pengusaha Muda
Menggeluti Dunia Bisnis Sejak Remaja, Bisakah?
Intan Kemala Sari - wolipop
Sabtu, 23 Jan 2016 13:38 WIB
Jakarta
-
Banyak anak muda yang senang melakukan berbagai kegiatan untuk mengisi waktu luangnya dan mengeksplor hal-hal positif di sekelilingnya. Salah satu cara yang bisa dilakukan misalnya saja dengan mulai mencoba untuk berbisnis dalam skala kecil.
Sayangnya, banyak yang masih beranggapan bahwa bisnis adalah hal yang kurang tepat dilakukan orang para kaum muda, terlebih lagi jika usia mereka masih belasan tahun dan dianggap belum mampu menjalankan segala seluk-beluk dalam dunia bisnis. Lantas sebenarnya, bisakah bisnis tersebut dilakukan sejak usia belia?
Tentu saja bisa. Putri Tanjung misalnya yang sudah memulai bisnis dengan membuka jasa event organizer sejak masih remaja, di usianya yang ke-15. Meski begitu, dibutuhkan komitmen agar bisnis bisa berkembang.
"Di usia yang masih muda kita harus bertanggung jawab terhadap banyak hal dan harus bisa mengatur waktu. Apalagi penghasilannya juga tidak tetap, kita harus bisa berjuang lebih untuk menghadapi tantangan dan kompetitor," tutur wanita yang kini berusia 19 tahun itu kepada Wolipop beberapa waktu lalu.
Putri mengenang pengalamannya saat dirinya pernah ditolak oleh sponsor dan diremehkan oleh banyak pihak karena usianya yang masih sangat muda. Namun hal tersebut tidak mematahkan semangatnya untuk terus berbisnis sekaligus berkreasi menciptkan hal-hal positif yang bermanfaat bagi dirinya dan teman-teman seusianya.
Wanita yang pernah menyelenggarakan berbagai acara seperti seminar dan festival musik ini melanjutkan, sebenarnya kesempatan berbisnis di usia muda sangatlah terbuka lebar. Tetapi sayangnya, banyak anak muda yang kreatif tetapi gampang menyerah dan ingin segala sesuatunya serba instan.
"Sedangkan membuat usaha butuh proses yang sangat lama dan mengalami banyak jatuh bangun. Aku yakin anak muda Indonesia bisa berbisnis, asal kita punya niat, kerja keras, mau susah, dan minat," tegasnya.
Meski sudah serius menekuni bisnisnya yang bernama Creativepreneur Event Creator, Putri menilai seharusnya para anak muda tersebut tidak melupakan kewajibannya untuk menuntut ilmu. Yang terpenting adalah mengetahui nilai-nilai serta hal apa saja yang bisa diprioritaskan lebih dulu.
"Yang paling penting adalah tahu mana yang harus jadi prioritas. Tentu buat aku sekolah tetap yang utama, jadi sesibuk apapun tidak boleh mengganggu sekolah," tandasnya sebelum mengakhiri perbincangan. (int/kik)
Sayangnya, banyak yang masih beranggapan bahwa bisnis adalah hal yang kurang tepat dilakukan orang para kaum muda, terlebih lagi jika usia mereka masih belasan tahun dan dianggap belum mampu menjalankan segala seluk-beluk dalam dunia bisnis. Lantas sebenarnya, bisakah bisnis tersebut dilakukan sejak usia belia?
Tentu saja bisa. Putri Tanjung misalnya yang sudah memulai bisnis dengan membuka jasa event organizer sejak masih remaja, di usianya yang ke-15. Meski begitu, dibutuhkan komitmen agar bisnis bisa berkembang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putri mengenang pengalamannya saat dirinya pernah ditolak oleh sponsor dan diremehkan oleh banyak pihak karena usianya yang masih sangat muda. Namun hal tersebut tidak mematahkan semangatnya untuk terus berbisnis sekaligus berkreasi menciptkan hal-hal positif yang bermanfaat bagi dirinya dan teman-teman seusianya.
Wanita yang pernah menyelenggarakan berbagai acara seperti seminar dan festival musik ini melanjutkan, sebenarnya kesempatan berbisnis di usia muda sangatlah terbuka lebar. Tetapi sayangnya, banyak anak muda yang kreatif tetapi gampang menyerah dan ingin segala sesuatunya serba instan.
"Sedangkan membuat usaha butuh proses yang sangat lama dan mengalami banyak jatuh bangun. Aku yakin anak muda Indonesia bisa berbisnis, asal kita punya niat, kerja keras, mau susah, dan minat," tegasnya.
Meski sudah serius menekuni bisnisnya yang bernama Creativepreneur Event Creator, Putri menilai seharusnya para anak muda tersebut tidak melupakan kewajibannya untuk menuntut ilmu. Yang terpenting adalah mengetahui nilai-nilai serta hal apa saja yang bisa diprioritaskan lebih dulu.
"Yang paling penting adalah tahu mana yang harus jadi prioritas. Tentu buat aku sekolah tetap yang utama, jadi sesibuk apapun tidak boleh mengganggu sekolah," tandasnya sebelum mengakhiri perbincangan. (int/kik)
Elektronik & Gadget
Bikin Konten Makin Glow Up dengan MIXIO Ring Light 33cm + Light Stand Tripod 2M yang Wajib Kamu Punya!
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Cerah, Wangi Mewah, dan Fresh Seharian dengan Shower Gel Favorit!
Elektronik & Gadget
Review 3 TWS Terbaru yang Lagi Hype dan Jadi Favorit Banyak Orang!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Halus, Cerah, dan Glowing Alami dengan THE BATH BOX - Almond Dolce Body Scrub Paste!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Viral Pria Jahit Sendiri 30 Baju Lebaran, Penampilannya Ziarah Jadi Sorotan
2
Ramalan Zodiak 29 Maret: Cancer Jangan Pasif, Leo Lebih Perhatian
3
Potret Pernikahan Gita Bhebhita 'Agak Laen 2', Cantik dengan Gaun Kebaya
4
Sosok Miliuner Wanita yang Beri Mahar ke Suami Rp 112 M, Dulu Pekerja Salon
5
Gaya Nicole Scherzinger Disebut Mirip Kim Kardashian, Pacar Baru Lewis Hamilton
MOST COMMENTED











































