ADVERTISEMENT

Liputan Khusus Bos Menyebalkan

Mengenal 7 Tipe Bos yang Menyebalkan

Intan Kemala Sari - wolipop Jumat, 11 Sep 2015 09:37 WIB
Dok. Thinkstock
Jakarta - Memiliki atasan yang baik dan pengertian adalah impian dari setiap karyawan. Namun nyatanya, tidak semua atasan bersikap seperti itu. Ada beberapa atasan yang justru menyebalkan karena perilaku dan sifat-sifatnya. Berikut tujuh tipe atasan menyebalkan yang perlu diketahui:

1. Tidak Memiliki Visi Misi
Dituturkan oleh penasihat karier Handi Kurniawan, salah satu atasan yang menyebalkan adalah yang tidak mempunyai visi dalam bekerja. "Dia tidak tahu bisnis ini mau diarahkan kemana, yang ada nanti anak buahnya bingung karena tidak tahu harus mengerjakan apa. Jadi tidak jelas dan menyulitkan," ujarnya saat dihubungi Wolipop, Senin, (7/9/2015).

Handi mengungkapkan, ada pula atasan yang memiliki visi tetapi tidak bisa mengarahkan anak buahnya. Menurutnya, seorang atasan tidak hanya kerja sendiri dan 'cuci tangan' atas pekerjaan yang dilakukan anak buahnya. Ia harus bisa membawa anak buah dalam mengarahkan pekerjaan sehingga perusahaan memiliki tujuan yang jelas.

2. Tidak Tanggung Jawab
Dalam dunia pekerjaan, akan ada banyak keputusan yang harus diambil. Semakin tinggi jabatan seseorang, tanggung jawab yang diemban semakin besar. Jika seorang atasan tidak bisa mengambil keputusan, hal itu akan berpengaruh kepada anak buah yang dipimpin.

"Kalau bos tidak bisa ambil keputusan, itu tentunya menyebalkan untuk organisasi dan berpengaruh kepada karyawan lainnya. Misalnya dia tahu keputusan itu tepat, tapi dia tidak berani mengambil keputusan karena tidak mau ambil risiko. Atasan seperti itu tidak tanggung jawab," ujar lulusan S-2 administrasi bisnis University of Western Australia itu.

Baca juga: 50 Inspirasi Model Kebaya

3. Tidak Memberikan Kesempatan untuk Anak Buah
Tipe atasan lain yang menyebalkan menurut Handi adalah yang tidak memberikan anak buah kesempatan untuk belajar dalam semua hal. Misalnya, tidak memberikan tugas yang menantang, tidak memberikan nasihat atau saran pada pekerjaan anak buah. Hal itu membuat para karyawan tidak mengetahui apakah pekerjaan yang dilakukannya itu sudah tepat atau belum.

4. Tidak Mengajak Anak Buah untuk Pintar
Ditambahkan oleh pembicara dan motivator kepemimpinan Ainy Fauziyah, atasan tidak mengajak anak buahnya untuk pintar bisa dikategorikan sebagai atasan yang menyebalkan. Ia berpendapat, setiap atasan pasti ada saatnya untuk membimbing, mengarahkan, dan memotivasi anak buah.

"Jadi kalau anak buah tidak paham, sebagai atasan dia harus tanya dimana letak tidak pahamnya. Kita akan punya anak buah yang hebat ketika kita sebagai atasan tahu bagaimana caranya mendampingi dan memotivasi mereka," tutur Ainy pada Wolipop, Selasa, (8/9/2015).

5. Selalu Menuntut Anak Buah
Atasan yang selalu menuntut anak buah untuk mendengarkan dirinya, namun ia tidak pernah mendengarkan pendapat dan keluhan anak buah terkadang membuat kita geram dan berpikir sikapnya cukup menyebalkan. Bertindak semaunya seperti itu adalah salah satu contoh sifat atasan yang menyebalkan.

6. Berkata Kasar
Tidak hanya dalam bentuk perbuatan, atasan juga bisa saja bersikap menyebalkan dengan mengeluarkan kata-kata kasar. Ainy dan Handi sepakat mengatakan, jika bos terlalu kasar secara verbal, lama-kelamaan anak buah menjadi sakit hati dan merasa tertekan bekerja di kantor.

"Sebenarnya bos 'keras' itu tidak apa-apa, yang penting tegas dan jangan sampai menyakitkan hati. Sebagai seorang karyawan saja rasanya tidak pantas berkata kasar, apalagi seorang atasan," kata Ainy

7. Cari Muka
Motivator 46 tahun itu menambahkan, atasan yang menyebalkan juga mengaku-ngaku pekerjaan anak buah sebagai pekerjaannya. Ia seolah ingin 'cari muka' di depan para petinggi lainnya.

"Bos yang baik itu ketika anak buah mengerjakan pekerjaan, seharusnya dipuji, kalau salah dikoreksi. Bukan lantas mengaku-ngaku itu hasil pekerjaan demi dipuji oleh atasannya," tutupnya.

(itn/aln)