Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tips Mudah Memulai Bisnis dari 4 Pengusaha Wanita Indonesia

wolipop
Senin, 27 Apr 2015 11:08 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Intan/Wolipop
Jakarta -

Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, kini banyak wanita yang mulai menggeluti dunia bisnis. Mereka seolah tidak takut untuk memulai usaha dan siap bersaing dengan para kompetitor. Tetapi sayangnya, masih banyak yang masih belum mengetahui bagaimana cara membangun bisnis yang mudah sehingga seringkali seseorang menyerah di tengah jalan.

Pada acara Kartini Movement yang digelar di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (26/4/2015), beberapa pembicara yang merupakan pebisnis di bidangnya masing-masing turut berbagi tips dalam memulai bisnis. Seperti apa?

1. Ayu Dyah Pasha
Pilihlah bisnis yang sesuai dengan minat atau kegemaran. Dituturkan oleh Ayu Dyah Pasha, aktris yang kini terjun di bidang jasa event organizer, tidak mudah untuk memulai bisnis. Diperlukan proses yang panjang dan siap menerima segala risikonya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tetapi jika tetap menjaga konsistensi karena bisnis yang digeluti sesuai dengan passion, kalau kita tekun dan mau berusaha saya rasa bisnis kita akan tetap bisa berjalan. Intinya tetap konsisten," ujar Ayu.

Ayu yang juga menjabat sebagai ketua Ikatan Pecinta Batik Nusantara (IPBN) ini menambahkan, memiliki kepribadian yang kuat bisa menjadi salah satu kunci utama untuk membangun bisnis. Dengan kuatnya kepribadian, seseorang tidak akan dipandang sebelah mata dan diremehkan oleh rekan bisnis.

2. Caesa Ciptami
Untuk memulai bisnis diperlukan ide-ide segar yang harus segera dilakukan. Salah satu alumni Purna Paskibraka Indonesia (PPI) DKI Jakarta tahun 2000, Caesa Ciptami memaparkan, keberanian dalam bertindak adalah modal utama untuk merealisasikan bisnis.

"Daripada kita melakukan bisnis yang muluk-muluk, mendingan cari bisnis yang realistis dan berdasarkan kebutuhan. Jangan terlalu lama berpikir menentukan mau bisnis apa, nanti keduluan sama yang lain," ujar pemilik kerajinan tangan Little Miss Crafty itu pada acara yang sama.

Mencari tahu selera pasar penting dilakukan sebelum memulai bisnis. Meski hal ini memerlukan waktu, tak ada salahnya untuk melakukan riset kecil terhadap apa yang tengah diminati oleh pasar saat ini. Menurut Caesa, penting sekali untuk mengetahui selera pasar, karena belum tentu semua orang suka dengan apa yang ditawarkan.

3. Karina Salim
Karina Salim, aktris yang juga berbisnis salon kecantikan Sucre Wax Bar mengatakan, menggeluti bisnis hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan. Karena dari situlah kesempatan untuk berkembang bisa ditemukan di mana-mana. Hal ini dirasakannya dulu saat membantu mengelola barber shop pria milik kakaknya. Dari situ pulalah ia berpikiran untuk membuat salon waxing khusus untuk wanita.

4. Dewi Arimbi Soeharto Alamsjah
Memulai bisnis juga rentan akan risiko yang menghadang. Maka dari itu belajar dari pengalaman adalah guru yang paling baik. Dewi Arimbi yang memiliki bisnis di bidang properti mengatakan, memulai bisnis sejatinya adalah perpaduan akal dan hati. Karena tanpanya, bisnis yang dijalani tidak akan berjalan lancar dan yang orang yang melakukannya pun tidak nyaman.

(int/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads