Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Bisnis Lingerie

Langkah-langkah Penting Jika Ingin Memulai Bisnis Lingerie

wolipop
Rabu, 11 Feb 2015 16:39 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Lingerie merupakan busana yang dikenakan di bawah pakaian luaran sehingga kerap tak terlihat. Tapi kenapa banyak produsen pakaian dalam yang menciptakan lingerie dengan berbagai macam model dan aksen, bahkan memiliki tren tersendiri? Brand lingerie seperti Victoria's Secret, Agent Provocateur hingga La Senza pun rutin menghadirkan tren fashion terbaru untuk spring/summer maupun fall/winter.

Meskipun tak tampak dari luar, banyak wanita percaya dengan mengenakan lingerie cantik dan berkualitas tinggi, mereka akan merasa lebih percaya diri bahkan ketika hanya memakai gaun minimalis. Lingerie yang bagus juga membuat wanita merasa nyaman, seksi dan romantis dari dalam. Maka tak heran jika bisnis lingerie pun cukup menjanjikan seperti halnya produk fashion pada umumnya.

Tidak hanya brand khusus lingerie, brand pakaian high-street pun tertarik merilis koleksi busana dalaman ini sebagai produknya. Topshop misalnya, memiliki lini lingerie dengan berbagai variasi model. Mulai dari yang playful dengan print tokoh kartun, polkadot dan floral hingga feminin berdetail lace juga pita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam situs resminya, Topshop menjelaskan bahwa koleksi lingerie-nya terdiri atas bra dengan motif-motif atraktif, panties yang bisa disesuaikan menurut model bra juga set lingerie dengan warna-warna cerah. Ada pula bralet, high-waist panties serta lingerie one piece.

Brand high-street lainnya, New Look pun merilis lini khusus lingerie. Koleksinya lebih romantis, yang didominasi aksen lace serta motif floral hingga yang provokatif seperti motif kecupan bibir, bentuk hati juga garis. Sepertinya New Look menyasar wanita berkepribadian dewasa dan feminin sebagai target pasarnya.

Bisnis lingerie kini juga menarik minat pengusaha lokal. Belum lama ini muncul Lolalola, online store yang khusus memasarkan lingerie dan pakaian dalam dari brand lokal maupun internasional. Situs belanja online ini menyediakan berbagai jenis lingerie mulai dari model babydoll, kamisol, bra dan panty hingga mantel tidur. Kehadiran Victoria's Secret dan Agent Provocateur, menjadi inspirasi terbentuknya online store khusus lingerie ini.

"Setiap orang membutuhkan fashion, tidak hanya yang terlihat di luar, namun juga di dalam," jelas Donna Lesmana, co-founder dan CEO Lolalola dalam rilis pers yang diterima Wolipop.

Tertarik memulai bisnis penjualan lingerie? Berikut langkah awal mewujudkannya yang dirangkum Wolipop dari berbagai sumber:

1. Riset
Mulailah mencari tahu tentang kompetitor dengan banyak mengunjungi pusat perbelanjaan, department store juga toko online baik yang berskala kecil maupun besar. Periksalah skala penentuan harga dan jeli melihat celah potensial. Lingerie untuk wanita hamil, ukuran plus-size dan bra khusus pasca mastektomi adalah beberapa contoh sektor lingerie yang belum banyak terjamah pasar secara massal.

2. Izin
Setelah menentukan target pasar dan sektor bisnis, legalkan usaha Anda dengan mengajukan izin. Anda memerlukan lisensi untuk berbisnis, surat izin usaha, identifikasi pajak dan lisensi sebagai retailer, baru bisa mulai menjalankan usaha. Anda mungkin juga membutuhkan izin khusus untuk menjual lingerie di pameran dagang atau melalui online shop.

3. Inventaris
Mulailah menghubungi pedagang grosir, desainer serta pabrik untuk membeli inventaris agar usaha lingerie Anda dapat berjalan. Beli produk dengan berbagai jenis dan ukuran untuk memenuhi permintaan konsumen. Biasanya tipe konsumen terbagi menjadi dua; konservatif dan eksperimental. Konservatif lebih menyukai desain yang klasik sementara eksperimental umumnya tertarik dengan hal-hal baru dan eksentrik. Barang-barang yang Anda jual harus bisa memenuhi perbedaan selera konsumen tersebut. Jangan hanya lingerie, tapi beli juga benda pelengkapnya seperti stocking, suspender, jubah atau kamisol.

4. Promosi
Salah satu cara efektif dalam memasarkan produk adalah lewat internet. Buatlah situs khusus dan kelola secara aktif. Update foto-foto produk terbaru secara berkala, berikan referensi tren lingerie, umumkan program diskon yang akan datang atau berikan insentif pada pembeli setia. Sebelumnya, Anda bisa mempromosikan bisnis lewat jejaring sosial seperti Instagram atau Twitter. Setelah bisnis berjalan, jaga kesetiaan konsumen dengan menawarkan jasa ukur payudara gratis, konsultasi soal lingerie dan kirimkan newsletter atau katalog setiap bulannya.

5. Lokasi
Tentukan lokasi bisnis Anda. Jika memulai dengan bisnis rumahan, Anda memerlukan beberapa kotak untuk menyimpan barang sample maupun barang jual dan tentunya ruangan khusus yang cukup besar. Sebaiknya tidak menyatukan 'kantor' Anda dengan ruangan lainnya di rumah karena bisa membingungkan dalam menyortir barang.

Apabila berniat membuka toko retail, maka Anda perlu menyewa tempat minimal untuk 12 bulan ke depan dengan jaminan deposito demi keamanan finansial. Bisa juga dengan membuka kios yang biasa ditempatkan di selasar mal atau pusat perbelanjaan karena biaya sewa relatif lebih murah. Hanya saja mungkin akan sedikit menyulitkan bagi pembeli yang ingin mencoba ukuran lingerie yang Anda jual.

Cara paling efektif adalah dengan membuka online shop. Artinya Anda harus mengeluarkan biaya untuk hosting, desain web, registrasi domain hingga merekrut desainer grafis. Maintain online shop cenderung lebih mudah ketimbang membuka toko konvensional. Apapun metode penjualannya, pastinya harus sesuai budget dan spekulasi yang telah dipikirkan masak-masak.

(hst/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads