Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

20 Women of The Year

Resep Sukses Najwa Shihab Buat Narasumber Blak-blakan Hingga Menangis

wolipop
Selasa, 30 Des 2014 11:34 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Julius/Wolipop
Jakarta -

Cerdas dan lugas, itulah sosok Najwa Shihab yang sukses menyedot perhatian publik saat Pemilu selama setahun ini lewat acara yang dibawakannya 'Mata Najwa'. Tak dapat dipungkiri, Najwalah menjadi salah satu orang yang membuat acara itu menarik selain kehadiran para tokoh politik sebagai bintang tamunya. Di balik kesuksesan itu ada jalan berliku yang dilalui wanita cantik tersebut bersama para kru Mata Najwa.

Najwa Shihab sudah lima tahun bersama Mata Najwa. Selain sebagai pembawa acara, dia juga menjadi pemilik program dan produser acara yang tayang di Metro TV itu. Bagi Najwa kesuksesan yang diraihnya bersama timnya adalah sebuah investasi jangka panjang.

"Sebelum Pemilu kita sudah concern soal demokrasi, upaya penegakan hukum, anti korupsi. Jadi kerja keras selama lima tahun yang menjadikan Mata Najwa seperti sekarang ini," ujarnya saat berbincang dengan Wolipop di kantor Metro TV, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, belum lama ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kehadiran para narasumber penting di Mata Najwa tak lain juga buah investasi Najwa sebagai wartawan selama 14 tahun. Dia ingat bagaimana dulu dirinya ditugaskan meliput di berbagai tempat seperti Aceh (untuk bencana tsunami), Polda Metro, Istana Negara dan kantor PDIP. Dia bisa berjam-jam berada di tempat-tempat tersebut menunggu pernyataan narasumber. Baginya menunggu narasumber bicara itu adalah sebuah investasi waktu untuk seorang wartawan.

"Kemauan kita untuk menunggu itu investasi waktu. Menunjukkan upaya kerja keras kita. Saya dulu nggak akan pulang sebelum dapat quote. Mungkin memang dulu belum terlihat hasilnya, tapi itu yang membentuk kita jadi wartawan yang kuat," ucap wanita 37 tahun itu.

Najwa bisa memetik hasil dari investasinya sekarang ini. Lihat saja bagaimana dia mampu membuat narasumbernya di Mata Najwa bicara blak-blakan, marah atau bahkan menangis. Untuk mendapatkan hal itu dibutuhkan pendekatan dan kepercayaan yang tak bisa didapat hanya dalam perkenalan sekejap.

"Jejaring itu investasi. Hubungan dengan narasumber itu untuk wartawan sesuatu yang mahal. Saya diuntungkan dengan perjalanan karier cukup lama dan nama besar institusi tempat saya bekerja. Dan satu lagi, persistensi, jangan pernah mau terima tidak dari narasumber, kejar terus sampai dapat," katanya mengungkapkan resep suksesnya membuat narasumber bicara terbuka di Mata Najwa.

Apa yang dikatakannya di atas juga disampaikannya pada para krunya di acara televisi yang sudah banyak meraih penghargaan itu. Dia ingat bagaimana dirinya pernah memarahi krunya yang pulang dengan tangan hampa saat diminta mewawancarai Syahrini. Mantan teman duet Anang Hermansyah itu memang tidak mudah untuk diwawancara secara eksklusif. Dia pun meminta krunya untuk kembali mencoba dan tidak boleh pulang tanpa mendapat pernyataan dari pencetus gerakan 'maju mundur cantik' itu.

Lima tahun menjadi pembawa acara 'Mata Najwa' ada banyak pengalaman berkesan didapat putri Quraish Shihab ini. Najwa menjadi orang pertama yang mewawancarai Jokowi setelah resmi dilantik sebagai Presiden RI. Jutaan mata melihat wawancaranya dengan orang nomer satu di Indonesia itu yang dilakukan di depan Istana Negara.

Selain wawancara Jokowi, ada tayangan Mata Najwa lainnya yang lebih membekas di hati lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia itu. Dia ingat bagaimana dirinya berusaha keras menahan air mata saat mewawancara seorang wanita penderita AIDS yang tertular virus HIV dari suaminya. Hingga sang suami meninggal, pria tersebut tidak pernah sekalipun memberitahu bahwa dirinya terkena AIDS. Akibatnya si wanita mendapat stigma buruk dari keluarga dan masyarakat.

Menghadirkan tayangan yang menginspirasi tidak mengherankan jika Najwa dan acaranya Mata Najwa kerap mendapat berbagai penghargaan. Bagi ibu dari seorang anak remaja ini, penghargaan yang didapat tersebut menjadi penyemangat untuk dia dan timnya agar bekerja lebih baik lagi.

"Karena pekerjaan ini menantang, naik-turunnya juga banyak, time-consuming, mind-consuming. Dengan adanya penghargaan artinya kerja keras kita diakui orang dan rasanya itu tidak bisa terbeli, rasanya luar biasa," kata Najwa yang mendapat penghargaan TV Personality of The Year dari Wolipop.

Najwa Shihab terpilih sebagai TV Personality of The Year, salah satu kategori di program Wolipop.com, 20 Women of The Year. Selain Najwa, 19 nama lainnya yang masuk dalam daftar 20 Women of The Year - Wolipop.com bisa dibaca di sini.

(eny/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads