Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Cegah Kantung Bolong Pasca Kenaikan Harga BBM dengan 3 Cara Ini

wolipop
Selasa, 18 Nov 2014 18:34 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai dirasakan masyarakat Indonesia, sejak Selasa (18/11/2014). Tak hanya meresahkan sebagian pengguna kendaraan, ikut melonjaknya sejumlah kebutuhan‎ juga menghantui para ibu rumah tangga. Tak sedikit dari mereka yang mulai berpikir keras untuk menyeimbangkan pemasukan yang masih stabil dengan pengeluaran yang sedikit membengkak.

Ada kenaikan harga atau tidak sebagai pihak yang ‎bertugas mengelola keuangan, para istri serta ibu rumah tangga memang dituntut untuk cermat dalam berbelanja. Karena jika tidak, mereka bisa kehabisan dana di akhir bulan atau tidak ada sisa uang untuk ditabungkan. Lalu bagaimana caranya agar kondisi finansial tetap stabil pasca naiknya harga BBM? Berikut tipsnya yang bisa Anda ikuti:

1. Berhemat
Bagi Anda yang merasa kondisi keuangan akan cukup ketat karena adanya kenaikan harga BBM, berhemat sudah pasti menjadi jalan keluarnya. Karena kenaikan harga kebutuhan tak bisa dihindari, kita lah yang harus melakukan pengontrolan diri. Beberapa keperluan wajib seperti bermacam-macam iuran mungkin tidak bisa dikurangi. Namun pasti ada sejumlah pengeluaran konsumtif yang masih bisa dikikis. Misalnya saja dana rekreasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penghematannya bisa bermacam-macam. Misalnya kita biasanya weekend selalu makan di luar, bulan ini mungkin jangan dulu. Ata‎u hindari membelikan mainan anak yang kurang penting. Kadang orangtua cenderung memanjakan anak dengan memberi sesuatu yang dia cepat bosan," ujar trainer keuangan I Nyoman Widya Kusuma saat acara Prudential Financial Literacy di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (18/11/2014).

2. Mencari Tambahan Pemasukan
Jika tidak ingin melakukan penghematan ketat, Anda harus siap menggandakan pendapatan. Hal ini memang tergolong tidak mudah namun demi terpenuhinya kebutuhan keluarga, para ibu rumah tangga bisa mulai mempertimbangkannya. Misalnya dengan menerima pesanan kue kecil-kecilan, berjualan pulsa telepon, bisnis online shop dan lain-lain. Selain dapat membantu perekenomian keluarga, cara ini juga bisa sekaligus dijadikan momen untuk belajar berbisnis atau mengembangkan usaha.

3. Menaikkan Omzet
‎Tips berikut mungkin lebih tepat diterapkan pelaku usaha. Menurut Widya, demi mengatasi lonjakan harga, pengusaha ‎bisa berusaha menaikkan omzet penjualan. Hal ini tentu saja memerlukan usaha yang lebih giat serta ide-ide bisnis yang lebih segar.

"Mereka bisa menambah variasi produk, mungkin dengan memberikan ser‎vis lebih atau memperluas distribusi," saran Widya.

Kenaikan harga BBM seperti ini memang bukan terjadi untuk yang pertama kali. Widya yang merupakan Assistant Vice President Prudential Indonesia pun melihat jika hal ini bukan sesuatu yang harus terlalu diresahkan. Menurutnya, orang Indonesia adalah individu yang mudah beradaptasi dan sangat kreatif.

"Mungkin pertama mereka akan shock, tapi mereka bisa cepat menyesuaikan. Di Indonesia ‎juga tinggi ya tingkat kekeluargaannya. Jadi kalau ada kekurangan, anggota keluarga umumnya bisa membantu," tambah Widya yang didaulat menjadi trainer para ibu rumah tangga dan penggiat Usaha Kecil dan Menengah untuk berbagi tips mengelola uang.

(ami/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads