Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

4 'Aturan Tak Tertulis' di Kantor yang Tak Perlu Terus Diikuti

wolipop
Kamis, 23 Okt 2014 08:20 WIB
...
Dok. Thinkstock
Jakarta -

Setiap lingkungan umumnya memiliki aturan tak tertulis tersendiri. Disebut tak tertulis karena memang aturan-aturan itu bukan merupakan pernyataan resmi namun dipahami dan dilakukan hampir semua orang. Di tempat kerja pun, aturan tak tertulis banyak ditemukan. Misalnya saja, jika sudah datang telat, seorang karyawan akan pulang lebih malam. Atau selalu berusaha tiba di kantor sebelum bos datang.

Aturan-aturan seperti itu sebenarnya tidak relevan dengan pernilaian karir yang sesungguhnya, yakni performa kerja. Sehingga aturan itu sebaiknya tidak perlu diikuti lagi. Apa saja aturan tak tertulis lain yang tak perlu dilakukan? Berikut empat contohnya yang dihimpun dari berbagai sumber:

1. Datang Telat, Pulang Paling Malam
Sebagian karyawan merasa tak enak ketika datang terlambat. Alhasil mereka pun memperlambat pula jam pulangnya menjadi lebih malam. Sebenarnya hal ini tak perlu dilakukan. Jika memang pekerjaan telah selesai, tak masalah jika Anda pulang di jam seperti biasa. Asalkan performa kerja tetap baik, rekan-rekan atau atasan pun umumnya tak akan keberatan. Mereka juga belum tentu memusingkan waktu kedatangan dan kepulangan Anda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Datang Sebelum Bos dan Pulang Setelah Bos
Masih terkait jam masuk dan pulang, salah satu kebiasaan yang tak perlu diikuti adalah menyesuaikan waktu kedatangan dan kepulangan Anda dengan bos. Yakni dengan datang sebelum dia datang dan pulang setelah dia. Kecuali Anda memiliki atasan yang kaku dan bossy, tak perlu bersikap seperti ini. Jika ingin terlihat sebagai orang yang berdikasi atau rajin, buktikan saja dengan performa kerja. Hal tersebut rasanya akan lebih berhasil untuk merebut hati atasan daripada hanya dengan datang lebih pagi pulang lebih malam darinya, tapi kinerja tak produktif.

3. Jangan Ambil Semua Jatah Cuti Sekaligus
Hampir setiap pekerja menghindari menghabiskan seluruh jatah cuti sekaligus. Umumnya mereka takut kehabisan cuti di kemudian hari untuk momen-momen yang lebih penting. Namun tak jarang sebagian pekerja yang bersikap berjaga-jaga seperti ini pada akhirnya kelebihan jatah cuti di akhir tahun.

Ketika ingin mengambil cuti panjang, terutama untuk liburan, tak usah banyak pikir panjang. Selagi masih ada kesempatan dan dana, tak ada salahnya mengambil sekaligus semua jatah cuti Anda. Karena liburan juga bisa berakibat positif pada perkembangan karir. Yakni membuat pikiran lebih fresh sehingga inovasi baru bisa mudah muncul. Namun pada beberapa perusahaan biasanya memberlakukan pengambilan cuti maksimal. Misalnya hanya boleh diambil tidak lebih dari enam hari sekaligus. Untuk hal itu, sebaiknya tetap dipatuhi.

4. Harus Selalu Aktif dalam Meeting
Salah satu cara dapat terlihat 'pintar' di tempat kerja mungkin adalah dengan selalu menyuarakan pendapat dan ide dalam rapat. Namun tidak jika ide dan pendapat tersebut sebenarnya tidak terlalu penting. Tapi jangan pula terlalu diam karena takut jawaban salah. Pastikan saja Anda memberi respon positif dan membawa percakapan mengalir kepada ide-ide yang inovatif. Hal tersebut dapat membuat Anda tetap terlihat memberi kontribusi meski tak memiliki ide yang jenius.

(ami/hst)
...
Hide Ads