Liputan Khusus Kecanduan Kartu Kredit
Pentingnya Kecerdasan Finansial Agar Tidak Terjerat Kartu Kredit
Penggunaan kartu kredit pada zaman sekarang bukan lagi merupakan hal yang istimewa. Berbondong-bondong orang menggunakan kartu kredit dengan alasan kemudahan serta banyak keuntungan yang bisa didapat. Maka tak heran, banyak pula penerbit kartu kredit yang menawarkan produknya dengan berbagai keuntungan serta hadiah apabila nasabah ingin menggunakannya. Selain itu, banyak pula jenis kartu kredit yang ditawarkan dengan berbagai limit atau plafon kredit yang dapat disesuaikan dengan penggunanya.
Fenomena kartu kredit ini membuat banyak orang yang menggunakan lebih dari dua kartu kredit karena ingin mengambil keuntungan yang ditawarkan pada setiap penawaran. Dengan keuntungan cicilan 0% atau angsuran gratis selama satu bulan biasanya membuat orang-orang lebih banyak menggunakan kartu kredit. Namun apabila kita tidak membatasi diri kita dalam penggunaan kartu kredit, kita dapat 'terperangkap' ketika ada pihak bank yang menawarkan kartu kredit dengan limit lebih besar.
Dalam bincang-bincangnya di kantor Zelts Consulting di bilangan Menteng, Dwita Ariani selaku perencana keuangan independen sejak tahun 2008 ini turut membagi tips agar tidak tergoda dengan promo kartu kredit yang menawarkan pagu kredit yang besar. "Sebenarnya kita harus punya kesadaran diri dulu. Harus punya kecerdasan finansial. Kita harus paham bahwa kartu kredit itu bukan uang kita tetapi adalah hutang yang harus dibayar. Itu sih penting ya menurut saya, karena sekarang banyak orang yang memperoleh kartu kredit dengan gampang. Banyak bank yang berlomba-lomba menawarkan kartu kreditnya. Karena sumber penerimaan penerbit kartu kredit ya itu bunganya." Jelas Wanita kelahiran 1981 ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(fer/fer)











































