Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Yang Perlu Dilakukan Ketika Bimbang Pilih Karir Impian Atau Gaji Tetap

wolipop
Rabu, 13 Agu 2014 07:35 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Tak semua orang bisa beruntung memiliki pekerjaan sesuai dengan impian. Beberapa karyawan harus menghadapi kenyataan bahwa dia tak mampu menggapai karir yang diinginkan. Ada juga yang memilih pekerjaan dengan gaji yang lebih besar dan tetap karena lebih menjanjikan. Mereka pun menjadi bimbang dan merasa terbebani. Dalam situasi seperti ini, inilah empat hal yang perlu dilakukan seperti dikutip dari CNNMoney:

1. Jangan Buru-buru Berhenti Kerja
Orang yang bekerja di bidang yang tak dia sukai pasti merasa tak betah dan ingin segera keluar perusahaan. Namun janganlah terlalu terburu-buru memutuskan untuk berhenti kerja. Jika kesempatan mendapatkan karir impian belum juga datang, manfaatkan waktu untuk membangun rencana. Gunakan waktu transisi tersebut untuk mempertajam kemampuan dan memperluas kontak.

2. Pilih Keduanya
Bingung memilih antara karir impian atau karir dengan gaji yang tetap atau besar? Memilih keduanya bukan hal yang mustahil. Cari saja pekerjaan yang memungkin Anda untuk menggeluti dua bidang tersebut. Misalnya, sekarang Anda bekerja di bagian keuangan namun sebenarnya mengimpikan berkarir di dunia fashion. Anda bisa bekerja sebagai akuntan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang fashion.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

3. Matangkan Rencana
Demi menghasilkan perpindahan karir yang sukses, persiapan yang matang perlu dilakukan. Beberapa hal yang perlu disiapkan seperti mencari pekerjaan paruh waktu sementara dan menabung sebagai dana penunjang saat tengah mencari kerja. Hal ini penting dilakukan agar Anda memiliki cukup bekal sehingga tak mudah menyerah dan memutuskan untuk kembali pada pekerjaan lama.

4. Tunggu Satu Tahun
Tidak ada yang menjamin bahwa karir impian tersebut akan berjalan sukses. Untuk itu, berilah batas waktu maksimal pengejaran karir itu. Ahli manajemen, Brand Kash menyarankan bahwa satu tahun adalah waktu yang pas untuk masa percobaan. Jika dalam setahun Anda merasa tak cocok atau tidak menemukan 'kebahagian', kembali ke karir yang lama masih belum terlalu jauh untuk dikejar.

(ami/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads