Gaya 'Couture' Naomi Osaka di French Open 2026, Terinspirasi Eiffel Tower
Hari ketiga Grand Slam tenis French Open 2026 diwarnai dengan momen fashion unik dari Naomi Osaka. Ia kembali muncul dengan pilihan gaya sarat statement yang sukses mengalihkan perhatian padanya.
Pada Selasa (26/5/2026), petenis berdarah Jepang-Haiti itu menghadapi Laura Siegemund dari Jerman di stadion Stade Roland Garros, Paris, Prancis. Saat memasuki arena, ia muncul dalam balutan outfit serba hitam yang terdiri dari atasan korset berhias manik-manik rumit dan rok maxi megar transparan berlipit, sembari menenteng tas besar yang berisi raket dan perlengkapan tenis lainnya.
Momen Naomi Osaka memasuki arena Roland Garros pada hari ketiga French Open 2026. (Foto: Robert Prange/Getty Images) |
Busana tersebut menjadi luaran baju tenis yang dipakai Naomi untuk bertanding. Ketika pemanasan, perempuan 28 tahun ini hanya melepas bagian atas. Rok panjang tetap menemaninya bergerak memukul bola.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adalah Kevin Germanier, perancang asal Swiss, yang merancangnya. Ternyata, ia membuatnya dengan menggunakan material dari pakaian lama Naomi.
"Setelah penampilannya di MET Gala yang luar biasa, penting untuk kembali tampil sama kuatnya di momen ini, memadukan couture dan olahraga," ujar Kevin kepada Vogue sembari merujuk pada gaya Naomi berbalut gaun putih penuh noda 'darah' rancangan Robert Wun di salah satu perhelatan fashion terakbar yang digelar pada 2026 awal Mei ini.
Saat pertandingan dimulai, Naomi melepas busana hitam tersebut sehingga memperlihatkan baju tenis keemasan yang terdiri dari rok beraksen ruffle dan atasan tanpa lengan model peplum dengan taburan payet.
Baju andalannya tersebut juga memiliki inspirasi tersendiri. Setelah memenangkan pertandingan dengan skor 6-3, 7-6, Naomi mengungkapkan bahwa ilham untuk baju tersebut datang dari keindahan Menara Eiffel pada malam hari.
Aksi Naomi Osaka melawan Laura Siegemund dengan baju tenis yang terinspirasi dari Menara Eiffel. (Foto: REUTERS/Benoit Tessier) |
"Ini sangat couture. Anda tahu Menara Eiffel saat malam hari yang berkilau, saya merasa sedikit seperti itu," katanya.
Naomi juga menegaskan bahwa dirinya menikmati mengeksplorasi fashion di lapangan dalam beberapa waktu terakhir, termasuk saat bersolek dengan outfit terinspirasi ubur-ubur di Australian Open.
Ia pun tak memungkiri bahwa penampilan tersebut merupakan salah satu strategi untuk menghibur audiens.
"Atlet juga bagian dari bisnis hiburan. Momen masuk ke lapangan Grand Slam adalah satu-satunya saat saya merasa seperti entertainer," ujar petenis yang saat ini menduduki ranking 16 dunia versi WTA itu.
Naomi Osaka memakai kostum 'ubur-ubur' di Australia Open 2026. (Foto: REUTERS/Jaimi Joy) |
Saking mencolok, Naomi sempat khawatir busananya terlalu reflektif di bawah sinar matahari dan berpotensi mendapat teguran wasit. Ia bahkan menyiapkan dua outfit cadangan dari Nike sebagai antisipasi. Beruntung, outfit-nya bebas peringatan.
Petenis yang dikenal cukup tertutup ini mengaku menjadikan fashion sebagai medium ekspresi dirinya. "Saya tidak banyak bicara, jadi saya berbicara lewat pakaian. Saya cukup dramatis soal gaya," tuturnya.
Naomi sendiri kembali ke dunia tenis pada 2024 setelah sempat vakum untuk melahirkan putrinya, Shai, dari mantan pasangannya, Cordae.
(dtg/dtg)















































