Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Intimate Interview

Shareefa Daanish Coba Profesi Baru, Kerja Kantoran Urus Restoran

wolipop
Rabu, 30 Okt 2013 13:48 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Denny Tjan
Jakarta - Model sekaligus aktris Shareefa Daanish belakangan ini jarang terlihat di layar kaca. Ternyata Daanish kini memiliki profesi lain di luar dunia entertainment. Tidak terjun ke dunia bisnis tapi justru bekerja kantoran. Apa alasan wanita 31 tahun itu vakum sementara di dunia entertainment dan lebih memilih menjadi wanita karier?

"Saya lebih pengen punya waktu kerja yang teratur setiap hari. Waktu itu juga sudah pacaran yang serius sama suamiku dan sudah ada rencana kedepannya. Cuma pengen hidup lebih teratur, kalau syuting kan nggak tentu waktunya," papar Daanish kepada Wolipop awal Oktober kemarin di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.

Daanish mengaku sedang menikmati pekerjaan barunya sebagai Event Sales Manager di Potato Head Garage, Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan. Sebelum dipercaya menjadi Event Sales Manager, ia lebih dulu menjadi Public Relation (PR) di restoran steak itu. Ia sudah bekerja selama kurang lebih enam bulan dari pertama pembukaan resto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesempatan tersebut awalnya ditawari oleh teman suaminya. Tanpa ragu, Daanish mengambil peluang itu kemudian melakukan interview dengan pihak Potato Head Garage. Tidak lama setelah proses penyeleksian, ia pun diterima menjadi seorang PR.

Keputusannya kerja kantoran juga disetujui oleh sang kekasih, Farri 'The Sigit', yang kini telah menjadi suami Daanish. Ia pun merasa nyaman dan senang menjalani profesinya kali ini. Daanish menuturkan, pekerjaannya sekarang merupakan bekal masa depan untuk mewujudkan mimpinya membuat restoran.

Ya, selain akting ia memiliki passion lain yaitu membangun bisnis Food and Beverage (F&B). Wanita lulusan Universitas Parahyangan Bandung ini ingin mempunyai restoran cake and bakery. Jika belum bisa dalam bentuk usaha besar, ia juga berniat menjalani bisnis kecil-kecilan seperti membuka katering rumahan.

Semua itu masih dalam tahap rencana karena Daanish merasa belum cukup matang menjalani bisnis tersebut. Ia merasa masih harus banyak belajar terutama dari kegagalannya saat membuka rumah makan di Banjarmasin di 2011 lalu. Jika sudah memiliki pondasi cukup kuat, baru ia terjun ke dunia bisnis.

Meskipun sudah memiliki pekerjaan tetap dan rencana membangun bisnis, tapi Daanish mengaku masih rindu main film. Ia juga masih mau menerima tawaran syuting asalkan tidak Nbentrok dengan jam kerjanya, kecuali film yang ditawarkan benar-benar sesuai dengan harapan.

"Kalau ditanya rindu, iyalah pasti itukan passion saya. Tapi sekarang saya bertanggung jawab dengan pekerjaan saya. Saya mau syuting kalau filmnya benar-benar bagus, saya suka ceritanya, karakternya menantang, baru saya mempertimbangkan terus bekerja atau kembali akting," ujar wanita berambut pendek lulusan Universitas Parahyangan itu.

Saat melakukan pemotretan fashion untuk Wolipop, Daanish tampak tenang dan santai memakai crop-top putih yang dipadukan dengan jaket jeans serta celana cutbray. Tidak terlihat ekspresi lelah atau stres di wajah wanita dengan berat 48 kilogram itu. Ia juga kelihatan senang dan penuh suka-cita ketika berbagi cerita mengenai pekerjaan barunya.


(aln/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads