Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Intimate Interview

Shareefa Daanish, Pernah Kepleset Hingga Cedera Saat Jadi Model & Aktris

Arina Yulistara - wolipop
Senin, 28 Okt 2013 15:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Denny Tjan
Jakarta -
Setiap pekerjaan tentu memiliki risiko tersendiri, termasuk menjadi entertainer seperti model dan aktris. Kedua profesi ini pernah digeluti oleh wanita cantik dan ramah asal Bandung, Shareefa Daanish. Wanita 31 tahun itu mengaku pernah kepleset ketika jalan di catwalk hingga cedera saat menjalani syuting.

Saat diwawancarai Wolipop sebelum melakukan sesi pemotretan di kawasan Kota Tua, Daanish memakai crop-top putih serta celana dengan potongan cutbray. Ia tampak cantik dan bersemangat di hari itu. Meskipun cuaca panas dan berdebu, Daanish tetap terlihat santai duduk di luar gedung Kota Tua untuk dirias wajahnya.

Sambil membetulkan letak duduknya, wanita dengan tinggi 166 cm itu pun sedikit berbagi pengalamannya dengan Wolipop. Selama ia berkarier di dunia entertainment sejak kuliah, banyak sekali pengalaman menarik yang didapatnya. Salah satunya ketika pertama kali menjadi model. Daanish bercerita, sekitar 2002 lalu, wanita lulusan Fakultas Administrasi Universitas Parahyangan Bandung itu menerima tawaran teman sekampusnya untuk menjadi model.

Kemudian Daanish bertemu dengan desainer sekaligus koreografer, Malik Moestaram. Sejak saat itulah ia mencoba mengepakkan sayapnya di dunia modeling. Suka-duka pun mampu ia lewati ketika awal terjun sebagai model yang membawakan rancangan para desainer Indonesia. Kepleset atau bersenggolan dengan model lain saat berjalan di catwalk merupakan hal yang kerap terjadi.

"Alhamdulillah tidak sampai jatuh tapi kalau kepleset pernah. Biasanya karena sepatunya terlalu tinggi atau size-nya kebesaran," tutur Daanish sebelum melakukan sesi pemotretan dengan Wolipop awal Oktober kemarin di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.

Di tengah perjalannnya menjadi model, Daanish ditawari akting untuk sebuah iklan di tahun 2003. Ternyata beberapa kali mengikuti casting membuat wanita yang lahir di London itu ketagihan. Ia merasa menemukan passion-nya lebih ke akting daripada model. Menurutnya, akting merupakan pekerjaan yang ia inginkan walau sebenarnya tidak pernah bercita-cita menjadi aktris ketika kecil.

Meskipun merasa mampu menjalani akting dengan baik, semua pekerjaan tentu memiliki duka tersendiri. Salah satu duka yang diingat Daanish adalah ketika syuting film 'Rumah Dara' di 2010. Saat diminta melakoni adegan bela diri, ia sempat cedera kemudian syuting harus ditunda. Selain tidak pernah mengikuti latihan bela diri, kondisinya sedang tidak maksimal.

Istri dari Farri 'The Sigit' ini juga menuturkan opininya. Proses pembuatan film di Indonesia masih kurang terorganisir dengan baik, terutama jam kerjanya. Terkadang syuting dilakukan dari pagi ke pagi sehingga membuat tubuh begitu lelah dan acting menjadi kurang maksimal.

"Jadi saat kita sudah capek dan nggak konsentrasi terkadang masih tetap dipaksakan syuting. Padahal menurut saya, untuk akting itu diperlukan kerileksan dan konsentrasi yang cukup tinggi. Kalau badan kita nggak optimal kita nggak bisa dapatin hasil yang optimal juga, apalagi kalau diri sendiri sebenarnya ingin memberikan yang maksimal," ujar wanita yang kini memilih berkarier di dunia bisnis tersebut.

Ya, Daanish saat ini sedang sibuk dengan pekerjaan barunya sebagai wanita karier. Ia bekerja di salah satu restoran steak, Potato Head Garage. Meski demikian, wanita yang hobi memasak ini juga masih menerima tawaran seperti akting atau sebagai model foto jika permintaan itu di luar jam kerjanya.

(ays/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads