Liputan Khusus Profesi Make-up Artist
Ingin Jadi Make-up Artist Profesional? Ini Dia Kunci Utamanya
Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 27 Sep 2013 16:33 WIB
Jakarta
-
Sebagian pria atau wanita yang menyukai dunia kecantikan tidak jarang bercita-cita ingin menjadi make-up artist profesional. Jangan beranggapan menjadi seorang panata rias itu mudah, butuh kerja keras untuk mewujudkannya. Bagi Anda yang sudah bertekad menjadi seorang make-up artist, ini dia lima kunci utama seperti yang diungkapkan oleh tiga penata rias terkemuka Indonesia. Simak uraiannya.
1. Semangat dan Kemauan
Bubah Alfian, salah satu make-up artist ternama Indonesia, menyarankan agar tetap semangat mengejar impian. Mengepakkan sayap sebagai penata rias juga butuh semangat dan kemauan tinggi bila mau maju. "Selalu semangat, berdoa yang paling penting, menyayangi teman-teman, keluarga, dan sahabat, karena mereka yang mendoakan kita. Saya juga percaya siapapun bisa make-up kalau dia ada semangat," tutur Bubah kepada Wolipop di Plaza Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2013).
2. Mencintai Pekerjaan
Bubah juga menyarankan agar selalu bekerja dengan hati. Hal serupa diungkapkan oleh make-up artist ternama yang dikenal di kalangan selebriti Indonesia, Ryan Ogilvy. "Fokus, melakukan kesenangan sama pekerjaan kita, dan yang terpenting cinta sama pekerjaan, itu saja," ujar Ryan ketika berbincang dengan Wolipop di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (23/9/2013).
3. Ulet dan Tekun
Make-up artist ternama lainnya, Marlene Hariman, menyarankan agar selalu ulet dan tekun. Jangan mudah patah semangat dalam menjalani pekerjaan walaupun merasa lelah. Tetap ulet dan tekun bila ingin karier semakin berkembang.
4. Sekolah
Bila Anda merasa 'awam' dengan dunia rias wajah, ketiga penata rias tersebut memberikan saran sebaiknya sekolah make-up. Sekolah memberikan Anda pengenalan serta dasar-dasar dalam merias wajah. Selain sekolah, Anda juga bisa mengikuti kelas-kelas yang diadakan oleh para make-up artist terkemuka.
5. Tidak pernah berhenti belajar
Ryan menuturkan, sampai saat ini ia masih belajar baik melalui pengalaman yang didapatnya, tutorial di youtube, atau majalah-majalah. Belajar akan membuat Anda semakin berkembang. Hal itu pula yang dilakukan oleh Bubah. Pria 27 tahun itu mengaku tidak pernah berhenti belajar walaupun jam terbangnya sudah semakin tinggi.
(ays/fer)
1. Semangat dan Kemauan
Bubah Alfian, salah satu make-up artist ternama Indonesia, menyarankan agar tetap semangat mengejar impian. Mengepakkan sayap sebagai penata rias juga butuh semangat dan kemauan tinggi bila mau maju. "Selalu semangat, berdoa yang paling penting, menyayangi teman-teman, keluarga, dan sahabat, karena mereka yang mendoakan kita. Saya juga percaya siapapun bisa make-up kalau dia ada semangat," tutur Bubah kepada Wolipop di Plaza Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2013).
2. Mencintai Pekerjaan
Bubah juga menyarankan agar selalu bekerja dengan hati. Hal serupa diungkapkan oleh make-up artist ternama yang dikenal di kalangan selebriti Indonesia, Ryan Ogilvy. "Fokus, melakukan kesenangan sama pekerjaan kita, dan yang terpenting cinta sama pekerjaan, itu saja," ujar Ryan ketika berbincang dengan Wolipop di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (23/9/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Make-up artist ternama lainnya, Marlene Hariman, menyarankan agar selalu ulet dan tekun. Jangan mudah patah semangat dalam menjalani pekerjaan walaupun merasa lelah. Tetap ulet dan tekun bila ingin karier semakin berkembang.
4. Sekolah
Bila Anda merasa 'awam' dengan dunia rias wajah, ketiga penata rias tersebut memberikan saran sebaiknya sekolah make-up. Sekolah memberikan Anda pengenalan serta dasar-dasar dalam merias wajah. Selain sekolah, Anda juga bisa mengikuti kelas-kelas yang diadakan oleh para make-up artist terkemuka.
5. Tidak pernah berhenti belajar
Ryan menuturkan, sampai saat ini ia masih belajar baik melalui pengalaman yang didapatnya, tutorial di youtube, atau majalah-majalah. Belajar akan membuat Anda semakin berkembang. Hal itu pula yang dilakukan oleh Bubah. Pria 27 tahun itu mengaku tidak pernah berhenti belajar walaupun jam terbangnya sudah semakin tinggi.
(ays/fer)











































