Intimate Interview
Rachel Maryam: 'Haram' Menyakiti Anak Secara Fisik
wolipop
Jumat, 19 Jul 2013 08:00 WIB
Jakarta
-
Tahun 2006 silam, aktris cantik Rachel Maryam telah dikaruniai satu putra bernama Muhammad Kale Mata Angin. Kini buah hati tercintanya sudah berusia 7 tahun. Bagaimanakah Rachel merawat dan mendidik putra tersayangnya itu?
"Komunikasi yang penting. Kita juga harus mengikuti dinamika anak. Adakalanya kita jadi teman, guru, serta ibu yang memanjakannya, tapi adakalanya mungkin jadi ibu yang galak," jelas Rachel saat berbincang dengan Wolipop di Martha Tilaar Salon & Day Spa, Cikini, Jakarta Pusat.
Meskipun terkadang Rachel menjadi ibu yang galak, tapi baginya merupakan sesuatu yang 'haram' bila memarahi atau menyakiti sang buah hati secara fisik. Ia hanya memberikan hukuman pada Kale.
"Kalau dia nakal ya kita kasih grounded. Hukumannya biasanya aku gak mau bicara. Aku bilang, i don't wanna talk with you unless you say sorry. Itu sudah
membuat dia tersiksa banget karena dia anaknya cukup manja. Saya juga suka bilang say sorry is a magic word," jelas bintang 'Arisan' itu.
Tak hanya memberikan hukuman, Rachel pun selalu memberi reward pada Kale di saat-saat tertentu. Bahkan saat hari libur atau weekend, wanita yang sudah dua tahun berhijab itu juga memanfaatkan waktu luangnya untuk memanjakan Kale.
"Reward-nya aku kasih pujian kaya bilang terima kasih, belaian, dicium. Dengan dia bersikap baik kita jadi tambah sayang sama dia kan. Lalu ada reward-reward lain seperti mainan," papar Rachel.
"Kalau lagi libur semua, tanya ke anak maunya ngapain, kadang-kadang kita berenang, nonton, jalan-jalan ke mal, atau pijat. Akunya kan suka banget dipijat. Jadi bisa tuh kita berjejer bertiga, ibu, bapak, anak. Jadi kalau weekend tanya anak dulu kan karena dia senin - jumat sekolah dan les, jadi weekend-nya memanjakan dia," tambah wanita kelahiran 20 April 1980 itu.
Ketika ditanyakan oleh Wolipop apakah harapan atau keinginan Rachel untuk anaknya, wanita bertubuh mungil itu mengaku hanya ingin Kale menjadi orang yang baik. Iapun ingin agar Kale bisa mencapai cita-citanya.
(rma/fer)
"Komunikasi yang penting. Kita juga harus mengikuti dinamika anak. Adakalanya kita jadi teman, guru, serta ibu yang memanjakannya, tapi adakalanya mungkin jadi ibu yang galak," jelas Rachel saat berbincang dengan Wolipop di Martha Tilaar Salon & Day Spa, Cikini, Jakarta Pusat.
Meskipun terkadang Rachel menjadi ibu yang galak, tapi baginya merupakan sesuatu yang 'haram' bila memarahi atau menyakiti sang buah hati secara fisik. Ia hanya memberikan hukuman pada Kale.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
membuat dia tersiksa banget karena dia anaknya cukup manja. Saya juga suka bilang say sorry is a magic word," jelas bintang 'Arisan' itu.
Tak hanya memberikan hukuman, Rachel pun selalu memberi reward pada Kale di saat-saat tertentu. Bahkan saat hari libur atau weekend, wanita yang sudah dua tahun berhijab itu juga memanfaatkan waktu luangnya untuk memanjakan Kale.
"Reward-nya aku kasih pujian kaya bilang terima kasih, belaian, dicium. Dengan dia bersikap baik kita jadi tambah sayang sama dia kan. Lalu ada reward-reward lain seperti mainan," papar Rachel.
"Kalau lagi libur semua, tanya ke anak maunya ngapain, kadang-kadang kita berenang, nonton, jalan-jalan ke mal, atau pijat. Akunya kan suka banget dipijat. Jadi bisa tuh kita berjejer bertiga, ibu, bapak, anak. Jadi kalau weekend tanya anak dulu kan karena dia senin - jumat sekolah dan les, jadi weekend-nya memanjakan dia," tambah wanita kelahiran 20 April 1980 itu.
Ketika ditanyakan oleh Wolipop apakah harapan atau keinginan Rachel untuk anaknya, wanita bertubuh mungil itu mengaku hanya ingin Kale menjadi orang yang baik. Iapun ingin agar Kale bisa mencapai cita-citanya.
(rma/fer)











































