Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kisah Putri Thailand Calon Pewaris Takhta Koma 3 Tahun, Kondisinya Memburuk

Kiki Oktaviani - wolipop
Kamis, 21 Mei 2026 21:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ROYAL GRAND PALACE, BANGKOK, THAILAND - 2017/10/27: Her Royal Highness Princess Bajrakitiyabha join a procession to transfer His Majesty the late King Bhumibol Adulyadejs royal relics and ashes from the royal crematorium in Sanam Luang to the Grand Palace, Bangkok, on October 27th, 2017. (Photo by Panupong Changchai/Pacific Press/LightRocket via Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Keluarga kerajaan Thailand memberi kabar terbaru mengenai kondisi Putri Bajrakitiyabha Mahidol atau yang dikenal sebagai Putri Bha. Putri 47 tahun itu disebut mengalami penurunan kondisi kesehatan setelah hampir tiga tahun koma akibat gangguan jantung.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis kerajaan Thailand, tim dokter menemukan infeksi serius pada beberapa organ tubuh sang putri, termasuk infeksi aliran darah yang membuat kondisinya semakin kritis.

Kondisi Putri Thailand Memburuk

Pihak istana menyebut dokter kini memberikan antibiotik serta obat untuk menjaga tekanan darah Putri Bha tetap stabil. Selain itu, fungsi paru-paru dan ginjal sang putri saat ini masih bergantung pada bantuan alat medis dan pengobatan intensif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dokter menemukan infeksi serius pada aliran darah sehingga memberikan antibiotik dan obat untuk menstabilkan tekanan darah," demikian isi pernyataan kerajaan Thailand.

Pingsan Saat Melatih Anjing

Putri Bajrakitiyabha dari Thailand

Foto: Instagram

Putri Bha pertama kali kolaps pada Desember 2022 saat menghadiri pelatihan anjing militer di Nakhon Ratchasima, Thailand. Saat itu ia sedang melatih anjingnya untuk kompetisi Thailand Working Dog Championship yang diselenggarakan Angkatan Darat Thailand.

Pihak istana mengungkap sang putri tiba-tiba kehilangan kesadaran akibat gangguan jantung. Ia sempat mendapat pertolongan pertama di rumah sakit setempat sebelum diterbangkan dengan helikopter ke King Chulalongkorn Memorial Hospital di Bangkok. Sejak saat itu, Putri Bha belum pernah muncul di publik dan menjalani perawatan intensif secara tertutup.

Sosok Putri Berprestasi dan Aktif di PBB

Princess Bajrakitiyabha of Thailand delivers a speech on September 14, 2009, on the opening day of the 12th United Nations (UN) Human Rights Council session at UN offices in Geneva. The session will last until October 2, 2009 with the situation in the Palestinian territories on the agenda.  AFP PHOTO / FABRICE COFFRINI (Photo credit should read FABRICE COFFRINI/AFP via Getty Images)

Foto: Getty Images

Putri Bha merupakan putri sulung Raja Thailand Maha Vajiralongkorn atau Raja Rama X dari pernikahannya dengan Soamsawali Kitiyakara. Ia dikenal sebagai salah satu anggota keluarga kerajaan paling aktif dan berprestasi.

Sebelum sakit, Princess Bha menempuh pendidikan hukum dan hubungan internasional di Thailand serta Amerika Serikat. Ia juga pernah bekerja untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dan menjadi duta besar Thailand untuk Austria, Slovakia, dan Slovenia.

Tak hanya itu, ia aktif memperjuangkan hak perempuan narapidana. Upayanya membantu mendorong lahirnya aturan PBB tahun 2010 yang dikenal sebagai "Bangkok Rules", pedoman perlakuan terhadap tahanan perempuan dan alternatif hukuman non-penjara bagi wanita yang melanggar hukum.

Kandidat Kuat Pewaris Takhta

BANGKOK, THAILAND - 2020/11/01: Thailands King Maha Vajiralongkorn and Queen Suthida, and  Princess Bajrakitiyabha (L) arrive at The Grand Palace in Bangkok.
People dressed in yellow flocked to Bangkoks Sanam Luang and the Temple of the Emerald Buddha to demonstrate their loyalty to His Majesty the King. (Photo by Chaiwat Subprasom/SOPA Images/LightRocket via Getty Images)

Foto: Getty Images

Sebelum jatuh sakit, Putri Bha disebut sebagai salah satu kandidat kuat penerus takhta kerajaan Thailand. Meski tradisi kerajaan lebih mengutamakan pewaris laki-laki, ia dinilai memiliki pengalaman diplomatik dan kemampuan kepemimpinan yang menonjol. Hingga kini Raja Rama X belum mengumumkan secara resmi siapa penerus takhta kerajaan Thailand.
(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads