Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Dibully di Kantor? Hadapi dengan Cara Efektif Ini

Dona Rema - wolipop
Rabu, 03 Apr 2013 18:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Bully terjadi tidak hanya di sekolah saja, melainkan juga di kantor. Demi meraih kemenangan atau bisa tampil lebih menonjol di tempat kerja, banyak orang yang melakukan bully terhadap bawahannya, maupun sesama rekan kerja. Apakah Anda pernah atau sedang mengalaminya? Untuk bisa menghadapinya, sebaiknya lakukan enam cara efektif berikut ini, seperti dirangkum dari Savvy Sugar.

1. Dokumentasikan
Ketika Anda mengalami bully di tempat kerja, sebaiknya dokumentasikanlah. Catat waktu, tanggal dan peristiwa yang dialami. Lalu ketahuilah apakah saat itu ada saksi atau tidak yang melihatnya.

2. Jangan Lemah
Saat Anda merasa dibully oleh bos atau rekan kerja senior di kantor, sebaiknya jangan menunjukkan bahwa Anda lemah. Sebab, itu hanya akan memberikan peluang pada mereka untuk terus mengintimidasi Anda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

3. Ceritakan Pada Orang Terpercaya
Untuk mengatasi bully ini, sebaiknya Anda carilah orang terdekat dan terpercaya. Ceritalah padanya tentang masalah yang Anda hadapi. Cara ini bisa membantu meringankan beban Anda. Dengan begitu Anda bisa lebih kuat melalui masa-masa penuh tekanan tersebut. Biasanya orang terdekat juga akan membantu mencari solusinya.

4. Bicara dengan Si Tukang Bully
Akan leboih baik lagi bila Anda langsung berbicara pada atasan atau rekan kerja yang membully Anda. Tanyakanlah pada mereka maksud dan tujuannya mereka melakukan tindakan tersebut. Dengan melakukan cara ini, maka mereka akan tahu bahwa Anda bukanlah sosok pengecut yang dapat diperlakukan sesuka hati mereka.

5. Bicarakan dengan HRD
Apabila Anda tidak bisa memecahkan masalah ini secara personal, maka Anda bisa membicarakannya dengan pihak HRD. Bawalah semua bukti yang sudah Anda dokumentasikan tersebut. Beritahu pihak HRD tentang tindakan rekan kerja yang telah membully Anda.

6. Cari Pekerjaan Baru
Apabila semua usaha sudah dijalani dan gagal, pertimbangkanlah untuk mencari pekerjaan baru. Tanya kepada diri sendiri, apakah pekerjaan itu lebih penting dan berharga untuk dijalani ketimbang dengan kesehatan emosional Anda.

(rma/rma)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads