Liputan Khusus

Hallo Effect, Kesan Pertama yang Bisa Buat Pelamar Sukses Diterima Kerja

- wolipop Jumat, 08 Feb 2013 16:00 WIB
Dok. Thinkstock
Jakarta - Wawancara merupakan salah satu tahapan penting dalam proses melamar kerja. Saat wawancara ini pelamar harus mewaspadai hallo dan horn effect. Jika beruntung terkena hallo effect, Anda bisa sukses diterima kerja.

Hallo effect merupakan penilaian positif seseorang berdasarkan pendapat pribadinya yang dilakukan secara sepintas. Ini biasanya dipengaruhi kesan pertama ketika bertemu pelamar yang dinilainya. Kebalikan dari hallo effect adalah horn effect yang merupakan penilaian negatif.

"Kalau first impression sudah nggak suka, pakaian nggak rapih, bau rokok, tidak bersih, sedikit banyak mempengaruhi user," jelas praktisi di bidang Human Resources, Kurnia Fitra Utama saat berbincang dengan wolipop Kamis (7/2/2013).

Hallo atau horn effect ini harus diwaspadai pelamar kerja. "Karena kita nggak bisa mengontrol pandangan interviewer," tambah Fitra yang merupakan lulusan master di bidang Human Resources Management dari Universitas Melbourne, Australia itu.

Untuk menimilasir terkena horn effect, sangat penting bagi pelamar kerja mempersiapkan diri dengan baik. Mulailah dengan mengenakan pakaian yang sesuai dengan perusahaan dituju. Selain itu kerjakanlah PR Anda. Ketahui seperti apa perusahaan yang Anda lamar, agar ketika ditanya pelamar terkesan menguasai materi.

"Sebaiknya pelamar juga bisa menangkap ekspektasi user. Dalam 5-10 menit pertama bisa menangkap oo begini maunya," jelas Fitra. Ketika pelamar bisa membaca ekspektasi user, bukan tidak mungkin hallo effect terjadi sehingga penilaian positif pun didapat.

(eny/rma)